Bulog NTB Salurkan 15.390 Ton Beras Bantuan Pangan

Avatar photo

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bantuan pangan.

Ilustrasi bantuan pangan.

MATARAM, ntbkita.com-Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) menyalurkan 15.390 ton beras bantuan pangan tahun 2026. Selain beras, Bulog NTB juga menyalurkan 3.078 liter minyak goreng kepada masyarakat di 10 kabupaten/kota.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog NTB Mara Kamin Siregar mengatakan, realisasi distribusi bantuan pangan hingga Juni mencapai sekitar 89 persen dari target pemerintah.

“Hingga Juni, realisasi distribusi tersebut telah mencapai sekitar 89 persen dari target yang ditetapkan pemerintah,” kata Mara Kamin Siregar.

Target Tuntas Pekan Depan

Mara mengatakan, Bulog NTB menargetkan seluruh distribusi bantuan pangan tuntas pada pekan depan. Dengan begitu, masyarakat berhak menerima bantuan lebih cepat.

Bulog NTB juga memastikan kualitas beras layak konsumsi. Beras bantuan pangan harus memenuhi standar mutu yang sudah pemerintah tetapkan.

Baca Juga :  BRIDA NTB Dorong Hilirisasi Riset dan Ekonomi Hijau

“Kami memastikan beras yang disalurkan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan sehingga layak dan aman untuk dikonsumsi,” ujar pria yang akrab disapa Bang Regar.

Bulog NTB terus menjaga stok pangan pemerintah. Bulog juga mengawal distribusi agar manfaat program bisa dirasakan masyarakat secara optimal.

Penerima Bantuan Pangan Naik

Program bantuan pangan alokasi Februari-Maret 2026 mengalami peningkatan jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP). Kenaikannya mencapai 64 persen dibandingkan alokasi sebelumnya.

Kabupaten Lombok Barat menjadi salah satu daerah dengan peningkatan penerima tertinggi. Kenaikannya mencapai 58 persen.

Menurut Bang Regar, penyaluran bantuan pangan menjadi instrumen penting pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat. Terutama saat harga kebutuhan pokok berfluktuasi di sejumlah daerah.

Baca Juga :  Pemprov NTB Ajak UMKM Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

“Penyaluran bantuan pangan dinilai menjadi instrumen penting pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok yang terjadi di sejumlah daerah,” ucap Bang Regar.

Ia mengatakan, masyarakat bisa mengakses komoditas pangan pokok dengan lebih mudah melalui program ini. Bantuan itu juga membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga.

Bulog bersama Pemprov NTB memprioritaskan distribusi bantuan ke wilayah dengan tingkat kebutuhan tinggi. Strategi itu bertujuan menjaga stabilitas harga pangan dan menekan potensi inflasi daerah.

Program bantuan pangan juga menjadi bagian dari jaring pengaman sosial. Pemerintah mengarahkan program ini untuk melindungi kelompok masyarakat rentan dari dampak kenaikan harga bahan pokok.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRIDA NTB Dorong Hilirisasi Riset dan Ekonomi Hijau
Bale Kita Diresmikan, Rumah Baru UMKM NTB
Usaha Cilok hingga Online Shop di Lombok Tengah Masuk Sensus Ekonomi
Minyakita Rp 15.500 per Liter Diserbu Warga Pakuan
Bank NTB Syariah Kembali Salurkan KUR Rp 40 Miliar
Kriya dan Wastra NTB Masuk Etalase UNIQLO
Gubernur Iqbal Ingin Udang NTB Diproses dan Diekspor dari Daerah Sendiri
658 Ribu Usaha Jadi Peta Baru Ekonomi NTB

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:42 WITA

Bale Kita Diresmikan, Rumah Baru UMKM NTB

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:25 WITA

Usaha Cilok hingga Online Shop di Lombok Tengah Masuk Sensus Ekonomi

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:14 WITA

Minyakita Rp 15.500 per Liter Diserbu Warga Pakuan

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:08 WITA

Bulog NTB Salurkan 15.390 Ton Beras Bantuan Pangan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:48 WITA

Bank NTB Syariah Kembali Salurkan KUR Rp 40 Miliar

Berita Terbaru

Daerah

Gedung Baru DPRD NTB Ditarget Mulai Dibangun Akhir 2026

Jumat, 10 Jul 2026 - 15:36 WITA