Program Desa Berdaya Pemprov NTB Gerakkan Ekonomi Desa

Avatar photo

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Program Desa Berdaya. (humas pemprov ntb)

Program Desa Berdaya. (humas pemprov ntb)

MATARAM-Pemprov NTB mendorong ekonomi desa lewat Program Desa Berdaya Tematik. Program ini memberi dukungan Rp 300 juta per desa untuk memperkuat sektor produktif berbasis potensi lokal.

Sejumlah kepala desa penerima manfaat di Lombok Timur menyambut program ini dengan antusias. Mereka menyampaikan dukungan itu dalam silaturahmi bersama Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB Dr. H. Ahsanul Halik, Sabtu (30/5).

Pemprov NTB menjalankan Program Desa Berdaya Tematik sebagai bagian dari komitmen memperkuat pembangunan dari desa. Program ini menyasar desa di luar kategori kemiskinan ekstrem tinggi.

Melalui bantuan Rp 300 juta per desa, Pemprov NTB mendorong desa mengembangkan sektor produktif sesuai karakter dan potensi wilayah masing-masing. Program ini juga memperkuat ketahanan pangan, membuka peluang usaha baru, mendukung pariwisata, serta menggerakkan pemberdayaan masyarakat.

Masbagik Utara Baru Fokus Ikan Nila

Kepala Desa Masbagik Utara Baru, Kecamatan Masbagik, Khaerul Ihsan, SH., MH., mengatakan, desanya akan memfokuskan bantuan pada pengembangan budi daya ikan nila. Selama ini, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) telah mengelola usaha itu.

Baca Juga :  Pemprov bersama KONI NTB Matangkan PORPROV XII Tahun 2026

Menurut Khaerul, pengembangan ikan nila sejalan dengan potensi unggulan desa di sektor pertanian dan perikanan. Hasil budi daya ikan nila nantinya tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar lokal dan usaha kuliner masyarakat.

Desa juga menyiapkan hasil budi daya ikan nila untuk mendukung pasokan bahan pangan bagi sejumlah Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kecamatan Masbagik.

Aka menegaskan, Program Desa Berdaya bukan sekadar bantuan keuangan. Menurut dia, program ini menjadi investasi pembangunan yang menempatkan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

Pemprov NTB ingin memastikan setiap rupiah memberi manfaat berkelanjutan. Program ini memperkuat sektor produktif desa, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendorong lahirnya desa yang mandiri dan berdaya saing.

”Yang terpenting adalah program ini dikelola dengan baik, jujur, transparan, dan melibatkan masyarakat. Ketika desa bergerak, ekonomi rakyat tumbuh. Ketika ekonomi desa tumbuh, kesejahteraan masyarakat akan meningkat. Inilah semangat Desa Berdaya yang diharapkan menjadi penggerak terwujudnya NTB Makmur Mendunia,” tegasnya.

Baca Juga :  KNPI NTB Dukung Direksi Baru GNE, Sebut Iwan Slenk Tepat Jadi Komisaris

Dorong Desa Mandiri

Aka menyampaikan apresiasi kepada kepala desa dan masyarakat yang menunjukkan komitmen untuk menyukseskan Program Desa Berdaya. Pemprov NTB akan terus mendampingi, mengevaluasi, dan memperkuat program agar manfaatnya semakin terasa bagi masyarakat.

Para kepala desa penerima program juga menyampaikan terima kasih kepada Pemprov NTB atas perhatian dan kepercayaan kepada desa. Mereka berharap Program Desa Berdaya terus berkembang dan semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta dinamika pembangunan daerah.

Pemprov NTB ingin Program Desa Berdaya menjadi fondasi lahirnya desa yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera. Dari desa yang kuat, ekonomi rakyat bisa tumbuh lebih tangguh. Cita-cita NTB Makmur Mendunia juga bisa berangkat dari desa-desa yang berdaya.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wisatawan Bisa Belanja Pakai QRIS di Pasar Kuta Mandalika
RSUP NTB Bersiap Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan
Gubernur NTB Gaungkan Pesan Perdamaian Dunia saat Hari Lahir Pancasila
Tergiur Tawaran Bangun Dapur MBG, Pengusaha di NTB Ditipu Rp 950 Juta
Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa akan Dibangun di Bima
Pemprov bersama KONI NTB Matangkan PORPROV XII Tahun 2026
Produk Lokal NTB Didorong Jadi Tulang Punggung MBG
WTP Berjamaah di NTB, BPK: Bukan Jaminan Bebas dari Penyimpangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 21:15 WITA

Wisatawan Bisa Belanja Pakai QRIS di Pasar Kuta Mandalika

Senin, 1 Juni 2026 - 20:50 WITA

RSUP NTB Bersiap Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Juni 2026 - 15:42 WITA

Gubernur NTB Gaungkan Pesan Perdamaian Dunia saat Hari Lahir Pancasila

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:34 WITA

Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa akan Dibangun di Bima

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:26 WITA

Program Desa Berdaya Pemprov NTB Gerakkan Ekonomi Desa

Berita Terbaru

Ilustrasi pembayaran nontunai. (generated by chatgpt)

Daerah

Wisatawan Bisa Belanja Pakai QRIS di Pasar Kuta Mandalika

Senin, 1 Jun 2026 - 21:15 WITA

Visitasi tim Kementerian Kesehatan ke RSUP NTB. (humas pemprov ntb)

Daerah

RSUP NTB Bersiap Jadi Rumah Sakit Pendidikan Unggulan

Senin, 1 Jun 2026 - 20:50 WITA

Skuad awal Timnas Portugasl di Piala Dunia 2026. (Ilustrasi AI)

Olahraga

Portugal Umumkan Skuad Piala Dunia 2026, Ronaldo Jadi Sorotan

Senin, 1 Jun 2026 - 19:21 WITA