Cegah Penyelundupan Manusia, Polres Loteng Gandeng AFP Edukasi Warga Pesisir

Avatar photo

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Lombok Tengah | Lombok Fokus – Polres Lombok Tengah bersama Australian Federal Police (AFP) dan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri menggelar sosialisasi pencegahan kejahatan transnasional, khususnya penyelundupan manusia (people smuggling), kepada masyarakat pesisir di Lombok Tengah, Selasa (12/5/2026).

 

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Divhubinter Polri, perwakilan AFP, Wakil Bupati Lombok Tengah, instansi pemerintah terkait, pejabat utama Polres Lombok Tengah, hingga puluhan warga pesisir.

 

Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto, S.I.K mengatakan, Lombok Tengah dipilih sebagai lokasi asistensi karena memiliki akses strategis berupa bandara internasional dan pelabuhan yang berpotensi dimanfaatkan sebagai jalur kejahatan lintas negara.

 

“Lombok Tengah memiliki akses vital berupa bandara dan pelabuhan, sehingga potensi wilayah kita dijadikan jalur kejahatan transnasional cukup besar. Karena itu, kegiatan asistensi bersama AFP dan Divhubinter Polri ini menjadi langkah preventif yang sangat penting,” ujar Eko dalam sambutannya.

Baca Juga :  Eks Kadispar NTB Diperiksa Kejati soal Dana Sponsor MXGP

 

Ia menegaskan, keterlibatan masyarakat pesisir menjadi kunci utama dalam mencegah praktik penyelundupan manusia yang kerap memanfaatkan jalur laut dan ketidaktahuan warga lokal.

 

“Kami ingin membangun sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat. Warga diharapkan tidak mudah tergiur bujuk rayu pihak-pihak yang mengajak terlibat dalam penyelundupan manusia,” katanya.

 

Menurut Kapolres, edukasi kepada masyarakat diperlukan agar wilayah Lombok Tengah tidak dijadikan tempat transit maupun titik keberangkatan aktivitas ilegal yang membahayakan keselamatan manusia.

 

Sementara itu, perwakilan AFP, Mr. Chad Aston, mengungkapkan tren penyelundupan manusia mengalami peningkatan cukup signifikan dalam setahun terakhir. Para pelaku, kata dia, kerap memanfaatkan nelayan lokal untuk membawa imigran ilegal menuju Australia.

Baca Juga :  Pemkot Bima Siapkan Bantuan Pemulangan Jenazah, Kerja Sama dengan RSUP NTB

 

“Para fasilitator hanya mengejar keuntungan pribadi tanpa mempedulikan keselamatan manusia maupun kerugian yang dialami nelayan lokal. Kami ingin memastikan masyarakat tidak terjebak dalam praktik ilegal ini,” tegas Chad Aston.

 

Tim Divhubinter Polri juga mengingatkan bahwa penyelundupan manusia merupakan kejahatan serius yang membutuhkan kerja sama lintas negara dalam penanganannya. Masyarakat diminta aktif melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di wilayah perairan.

 

Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat pesisir, kegiatan ditutup dengan penyerahan paket sembako dan merchandise kepada 50 warga yang mengikuti sosialisasi tersebut.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Dugaan Korupsi Motocross Lombok-Sumbawa Naik Penyidikan, Lalu Gita Diperiksa
Kejati NTB Telusuri Sewa Mobil Listrik Pemprov Rp 14,7 Miliar
Eks Kadispar NTB Diperiksa Kejati soal Dana Sponsor MXGP
535 Gram Sabu Gagal Beredar di Bima
Sekda NTB Abul Chair: Jangan Korbankan Alam atas Nama Pembangunan
Calon PMI Lotim Didorong Lebih Mandiri Urus Proses Migrasi
Rumah Reyot di Sumbawa Barat Kini Lebih Layak Dihuni
Administasi Anak di Sumbawa Barat Diperkuat Lewat Program Jawara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:44 WITA

Kasus Dugaan Korupsi Motocross Lombok-Sumbawa Naik Penyidikan, Lalu Gita Diperiksa

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:09 WITA

Kejati NTB Telusuri Sewa Mobil Listrik Pemprov Rp 14,7 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:56 WITA

Eks Kadispar NTB Diperiksa Kejati soal Dana Sponsor MXGP

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:49 WITA

535 Gram Sabu Gagal Beredar di Bima

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:30 WITA

Sekda NTB Abul Chair: Jangan Korbankan Alam atas Nama Pembangunan

Berita Terbaru

Ilustrasi

Hukum

Eks Kadispar NTB Diperiksa Kejati soal Dana Sponsor MXGP

Selasa, 30 Jun 2026 - 19:56 WITA

Hukum

535 Gram Sabu Gagal Beredar di Bima

Selasa, 23 Jun 2026 - 19:49 WITA