Wabup Sumbawa Ingatkan Pejabat Jauhi Korupsi, Anggaran Harus Transparan

Avatar photo

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWA, ntbkita.com-Wakil Bupati Sumbawa Mohamad Ansori mengingatkan seluruh kepala perangkat daerah agar menjauhi praktik korupsi. Setiap program dan anggaran pemerintah harus dikelola secara transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.

Pesan itu disampaikan Ansori saat membuka Workshop Pengendalian Korupsi sebagai Bagian dari Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula H Madilaoe ADT, Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (8/7/2026).

Perkuat Pengendalian Korupsi

Workshop dihadiri para asisten Sekretariat Daerah, perwakilan BPKP Provinsi NTB, pimpinan perangkat daerah, dan peserta workshop. Kegiatan ini digelar untuk memperkuat komitmen Pemkab Sumbawa mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, transparan, dan berintegritas.

Sekretaris Inspektorat Kabupaten Sumbawa Yudi Patria Negara menyampaikan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kapasitas perangkat daerah. Terutama dalam membangun sistem pengendalian yang mampu mencegah penyimpangan.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Akui Punya Utang Budi kepada Rakyat NTB, Balas dengan Kerja Nyata

Penguatan SPIP juga diharapkan mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik.

Anggaran Harus Bertanggung Jawab

Ansori menyampaikan apresiasi kepada BPKP Provinsi NTB atas pendampingan dan penguatan yang diberikan kepada Pemkab Sumbawa. Ia menegaskan, seluruh kepala perangkat daerah harus memiliki komitmen sama dalam mencegah praktik korupsi.

“Seluruh kepala perangkat daerah harus memiliki komitmen yang sama untuk menjauhkan diri dari praktik korupsi serta memastikan setiap program dan anggaran dikelola secara transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab,” kata Ansori.

Menurut Ansori, komitmen pemerintah daerah tidak boleh berhenti pada pengendalian potensi korupsi. Pemkab Sumbawa juga harus mewujudkan birokrasi yang bebas dari praktik korupsi.

“Tata kelola pemerintahan yang baik merupakan fondasi penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas serta mempercepat terwujudnya visi Kabupaten Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera,” ujarnya.

Baca Juga :  Wamendagri Bima Arya Puji Kehebatan Negosiasi Gubernur NTB Lalu Iqbal dengan Pemerintah Pusat

BPKP Tekankan Good Governance

Perwakilan BPKP Provinsi NTB Priyo Kartono menjelaskan, good governance merupakan tata kelola penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik yang dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel, serta berkeadilan.

“Melalui penerapan prinsip-prinsip tersebut, setiap kebijakan dan keputusan pemerintah diharapkan benar-benar berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Priyo menambahkan, penerapan prinsip good governance penting agar setiap kebijakan pemerintah berpihak kepada kepentingan publik. Selain itu, mendukung pelayanan yang bersih dan akuntabel.

Menutup sambutannya, Ansori mengajak seluruh peserta menjadikan ilmu dan pengalaman dari workshop sebagai pedoman menjalankan tugas. Ia juga meminta komitmen bersama untuk terus menjaga integritas di lingkungan Pemkab Sumbawa demi pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Iqbal Minta Manajemen Risiko Jadi Dasar Keputusan Pemprov NTB
Tumpukan Sampah TPS Sandubaya Menyusut Jadi 2.000–3.000 Ton
Tempah Dedoro Mataram Tembus 1.249 Unit dan Kurangi Sampah ke TPA
Puluhan Ribu Nelayan NTB Terkendala Akses BBM Subsidi
Pemprov NTB dan Pemkot Mataram Bagikan Bendera Sambut HUT Ke-81 RI
Pemprov NTB Siapkan Talent Pool untuk Pengisian Jabatan ASN
Pemprov NTB Susun Pedoman Mediasi Sengketa Pernikahan Beda Agama
Kuota Elpiji 3 Kilogram KSB Turun, Pemkab Minta Tambahan ke Pusat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Gubernur Iqbal Minta Manajemen Risiko Jadi Dasar Keputusan Pemprov NTB

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:49 WITA

Tumpukan Sampah TPS Sandubaya Menyusut Jadi 2.000–3.000 Ton

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:52 WITA

Tempah Dedoro Mataram Tembus 1.249 Unit dan Kurangi Sampah ke TPA

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:30 WITA

Puluhan Ribu Nelayan NTB Terkendala Akses BBM Subsidi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:42 WITA

Pemprov NTB dan Pemkot Mataram Bagikan Bendera Sambut HUT Ke-81 RI

Berita Terbaru

Sudirsah Sujanto

Olahraga

Jelang PON 2028 Gubernur Iqbal Didorong Jadi Ketua KONI NTB

Sabtu, 8 Agu 2026 - 18:52 WITA