Markas Yonif TP Disiapkan di Poto Tano, Pemkab KSB Matangkan Lahan

Avatar photo

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWA BARAT, ntbkita.com-Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mulai mematangkan rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP). Markas satuan baru TNI Angkatan Darat itu direncanakan dibangun di Desa Kokarlian, Kecamatan Poto Tano.

Pemkab KSB membahas sejumlah tahapan persiapan pembangunan. Mulai dari pengadaan lahan hingga kesiapan infrastruktur pendukung.

Lokasi Dinilai Strategis

Desa Kokarlian dipilih karena dinilai strategis. Poto Tano menjadi pintu gerbang KSB.

Lokasi itu juga sejalan dengan arah pembangunan daerah. Pemkab KSB menjadikan Poto Tano sebagai kawasan pengembangan hortikultura.

Yonif TP merupakan satuan baru TNI Angkatan Darat. Satuan ini mengemban fungsi pertahanan sekaligus mendukung pembangunan wilayah.

Baca Juga :  Kapolsek Gunungsari Ikuti Zoom Nasional Panen Jagung Serentak Kuartal II

Dukungan pembangunan itu dilakukan melalui penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, dan dorongan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati KSB Amar Nurmansyah mengatakan, keberadaan batalyon ini dapat mendukung optimalisasi sektor pertanian. Selain itu, kehadirannya diharapkan memperkuat ketahanan pangan di wilayah itu.

“Saat ini, rencana pembangunan masih berada pada tahap perencanaan dan persiapan pengadaan tanah,” kata Amar, Rabu (8/7).

Siapkan Administrasi Pertanahan

Pemkab KSB telah menyiapkan administrasi pertanahan. Termasuk kelengkapan surat pernyataan hibah untuk pembangunan jalan usaha tani.

Baca Juga :  Biro Hukum dan HAM NTB Sosialisasikan Perda Pencegahan Perkawinan Anak

Pemerintah juga menyiapkan infrastruktur jalan menuju lokasi pembangunan. Salah satu opsi yang dipertimbangkan yakni peningkatan status jalan menjadi jalan kabupaten.

“Aspek lingkungan juga menjadi perhatian,” jelasnya.

Pemkab KSB menyiapkan langkah untuk menjaga dua titik sumber mata air di kawasan pembangunan. Dua sumber mata air itu diharapkan tetap terpelihara dan dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan. Termasuk saat musim kemarau.

“Seluruh proses pengadaan lahan akan dilaksanakan sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Resmikan Bendungan Meninting, Panen Petani Bisa Tiga Kali Setahun
Kebakaran Hanguskan 1.956 Hektare Savana Tambora, Tim Gabungan Intensifkan Pemadaman
Imigrasi Bima Deportasi Anak WN Malaysia akibat Overstay Tujuh Bulan
Gedung Baru DPRD NTB Ditarget Mulai Dibangun Akhir 2026
Wabup Sumbawa Ingatkan Pejabat Jauhi Korupsi, Anggaran Harus Transparan
Dana Rp 5 Miliar Masuk Silpa, Jalan Batu Bolong–Nuraksa Mandek
PAPPRI NTB Diharapkan Gerakkan Ekosistem Musik Daerah
Sewa Mobil Listrik Dilaporkan ke Kejati, Gubernur Iqbal Buka Suara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:39 WITA

Presiden Prabowo Resmikan Bendungan Meninting, Panen Petani Bisa Tiga Kali Setahun

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:33 WITA

Kebakaran Hanguskan 1.956 Hektare Savana Tambora, Tim Gabungan Intensifkan Pemadaman

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:28 WITA

Imigrasi Bima Deportasi Anak WN Malaysia akibat Overstay Tujuh Bulan

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:36 WITA

Gedung Baru DPRD NTB Ditarget Mulai Dibangun Akhir 2026

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:18 WITA

Markas Yonif TP Disiapkan di Poto Tano, Pemkab KSB Matangkan Lahan

Berita Terbaru

Daerah

Gedung Baru DPRD NTB Ditarget Mulai Dibangun Akhir 2026

Jumat, 10 Jul 2026 - 15:36 WITA