Ribuan Jamaah Sholati Jenazah Santri Asal Ampenan, Hafiz 30 Juz Wafat Saat Menuntut Ilmu

Avatar photo

Sabtu, 11 April 2026 - 06:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Situbondo | Lombok Fokus – Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan Islam. Seorang santri asal Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, M. Jaelani Akbar, meninggal dunia saat tengah menempuh pendidikan di Universitas Ibrahimy Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur.

 

Almarhum diketahui merupakan mahasiswa semester VI di salah satu fakultas di kampus tersebut. Kepergiannya menyisakan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga civitas akademika serta para santri yang mengenalnya.

 

Prosesi salat jenazah berlangsung khidmat dan dihadiri ribuan jamaah. Mereka tampak memadati area untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus mendoakan almarhum sebelum dipulangkan ke kampung halamannya di Ampenan.

Baca Juga :  NTB Perkuat Gerakan Stop Kekerasan Gender

 

Banyaknya jamaah yang hadir menjadi bukti kecintaan dan penghormatan terhadap sosok almarhum yang dikenal sebagai pribadi baik, rendah hati, dan tekun dalam menuntut ilmu.

Pihak keluarga pun diimbau untuk tetap tabah dan ikhlas menerima takdir. Para tokoh serta pengasuh pesantren menyampaikan bahwa wafatnya almarhum dalam keadaan menuntut ilmu merupakan sebuah kemuliaan.

 

Pengurus IKSAS Lombok Tengah, TGH. Mala Sar’i, yang turut membantu proses pengurusan jenazah, menyampaikan rasa duka mendalam atas kepergian almarhum.

Baca Juga :  Wakil Ketua II Baznas Lombok Tengah TGH. Lalu Mala Syar'i Serahkan Bantuan Zakat dan Infak di Praya Tengah

 

“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Kepergian beliau saat menuntut ilmu adalah kemuliaan,” ujarnya.

 

Diketahui, M. Jaelani Akbar merupakan seorang hafiz Al-Qur’an yang telah menyelesaikan hafalan 30 juz. Hal ini semakin memperkuat kesan mendalam atas sosoknya sebagai santri yang bersungguh-sungguh dalam menimba ilmu agama.

 

Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi keluarga, sahabat, dan dunia pesantren. Doa terus mengalir, semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gedung Baru DPRD NTB Ditarget Mulai Dibangun Akhir 2026
Markas Yonif TP Disiapkan di Poto Tano, Pemkab KSB Matangkan Lahan
Wabup Sumbawa Ingatkan Pejabat Jauhi Korupsi, Anggaran Harus Transparan
Dana Rp 5 Miliar Masuk Silpa, Jalan Batu Bolong–Nuraksa Mandek
PAPPRI NTB Diharapkan Gerakkan Ekosistem Musik Daerah
Sewa Mobil Listrik Dilaporkan ke Kejati, Gubernur Iqbal Buka Suara
Rokok Ilegal Serbu Lombok Timur, 60.804 Batang Disita
Astra Ajak Anak Muda NTB Terhubung dalam Aksi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:36 WITA

Gedung Baru DPRD NTB Ditarget Mulai Dibangun Akhir 2026

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:18 WITA

Markas Yonif TP Disiapkan di Poto Tano, Pemkab KSB Matangkan Lahan

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:23 WITA

Wabup Sumbawa Ingatkan Pejabat Jauhi Korupsi, Anggaran Harus Transparan

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:28 WITA

Dana Rp 5 Miliar Masuk Silpa, Jalan Batu Bolong–Nuraksa Mandek

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:34 WITA

PAPPRI NTB Diharapkan Gerakkan Ekosistem Musik Daerah

Berita Terbaru

Daerah

Gedung Baru DPRD NTB Ditarget Mulai Dibangun Akhir 2026

Jumat, 10 Jul 2026 - 15:36 WITA