Unram–Massey University Perluas Kerja Sama, Siapkan Riset Pangan dan Joint Master

Avatar photo

Jumat, 18 September 2026 - 17:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Unram Prof Sukardi

Rektor Unram Prof Sukardi

MATARAM, ntbkita.com-Universitas Mataram (Unram) dan Massey University, Selandia Baru, memperluas kerja sama melalui sejumlah program akademik dan penelitian. Kedua universitas menyiapkan lecture exchange, webinar, publikasi bersama, riset keamanan dan teknologi pangan, joint master, joint supervision, hingga mobilitas mahasiswa.

Kedua kampus membahas penguatan kerja sama itu dalam pertemuan di Massey University, Selandia Baru, 15 September 2026.

Selain bidang pendidikan, Unram dan Massey University juga akan mengembangkan proyek food security dan food safety. Kerja sama itu akan memanfaatkan pengalaman Unram melalui proyek Farm Systems and Capability for Agribusiness Activity (IFSCA), terutama untuk menjawab kebutuhan sistem pangan di Indonesia Timur.

Rektor Unram Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., mengatakan hubungan kedua universitas bukan kemitraan yang baru dimulai. Unram dan Massey University sebelumnya telah menjalankan joint research, joint publications, academic exchange, program Adjunct Professor, pendidikan, pengembangan kapasitas, serta pengabdian kepada masyarakat.

“Kolaborasi ini bukan sekadar pengaturan kelembagaan. Bagi kami, ini adalah jembatan akademik yang menghubungkan peneliti, dosen, mahasiswa, dan masyarakat,” ujar Prof. Sukardi.

Riset Food Safety dan Sistem Pangan

Pada tahap berikutnya, kedua kampus akan memberi perhatian pada food safety dan food technology. Bidang itu mencakup aspek keamanan, kualitas, keterjangkauan, serta ketertelusuran pangan.

“Yang penting adalah memastikan bahwa makanan aman, bergizi, terjangkau, dapat ditelusuri, dan didukung oleh sistem pangan yang andal,” ujarnya.

Massey University memiliki keahlian dalam food science, food safety, agriculture, nutrition, dan food systems. Sementara itu, Unram membawa sumber daya serta pengalaman regional, terutama perspektif dan kebutuhan Indonesia Timur.

Karena itu, ruang penelitian bersama cukup luas. Kedua kampus dapat mengembangkan riset food safety assurance, kualitas dan pengolahan pangan, traceability, supply-chain management, nutrisi, sumber pangan lokal, hingga sustainable food systems.

Baca Juga :  Kemensos Salurkan Bantuan untuk 35 Anak Yatim dan Keluarga Kurang Mampu di Narmada

Selain itu, pengalaman Unram melalui IFSCA akan menjadi salah satu pijakan dalam pengembangan riset. Program itu memberi pengalaman bagi Unram dalam memperkuat pemahaman dan kapasitas sistem pangan serta aktivitas agribisnis.

Kerja sama tersebut juga membuka ruang bagi kedua kampus untuk mempertemukan keahlian akademik dengan persoalan pangan yang mereka temui di lapangan, terutama pada konteks Indonesia Timur.

Siapkan Joint Master dan Lecture Exchange

Kerja sama Unram–Massey University juga menyasar pengalaman belajar mahasiswa lintas negara.

Kedua universitas akan mengembangkan lecture exchange melalui hybrid lecture dan online classes. Selain itu, mereka merencanakan Massey–Unram Webinar Series untuk memperluas interaksi akademik antara dosen, mahasiswa, dan peneliti kedua kampus.

Pada jenjang pascasarjana, Unram dan Massey University tengah mengeksplorasi joint master degree.

Salah satu skema yang mereka kaji berupa satu tahun studi di Unram dan satu tahun di Massey University. Kedua kampus selanjutnya akan menyusun mekanisme pengakuan mata kuliah untuk mendukung pelaksanaan skema itu.

Selain joint master, kerja sama akademik juga mencakup joint supervision, student exchange, short programmes, internship, dan student mobility.

Program tersebut membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar dalam lingkungan akademik internasional, mengikuti penelitian, dan membangun jejaring lintas negara.

Sementara itu, dosen dan peneliti akan memperluas kerja sama melalui publikasi bersama pada jurnal internasional bereputasi, collaborative research proposals, konferensi internasional, serta penelitian bersama.

Baca Juga :  Putus Rantai Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Sumbawa Gratiskan Penuh Siswa Sekolah Rakyat Berasrama

Prof. Sukardi berharap kerja sama itu membuka lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa maupun akademisi di kedua universitas.

“Kami ingin melihat lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar, melakukan riset, dan memperoleh pengalaman akademik internasional di kedua institusi. Di tingkat peneliti dan fakultas, kami juga ingin mendorong lebih banyak publikasi bersama, proposal riset kolaboratif, konferensi internasional, dan proyek penelitian dengan dampak sosial yang terukur,” tegas Prof. Sukardi.

Kerja Sama Berkaitan dengan Empat SDGs

Unram juga mengaitkan pengembangan kerja sama dengan sejumlah Sustainable Development Goals (SDGs).

Pada SDG 2: Zero Hunger, kedua kampus akan memperkuat food security dan sistem pangan. Sementara pada SDG 3: Good Health and Well-being, kerja sama menyasar food safety dan kualitas pangan.

Selanjutnya, program pembelajaran lintas kampus, joint master, dan student mobility berkaitan dengan SDG 4: Quality Education. Adapun penguatan kemitraan internasional masuk dalam SDG 17: Partnerships for the Goals.

Pertemuan di Massey University juga menjadi dasar bagi kedua kampus untuk menyiapkan program prioritas pada tahap berikutnya. Program itu mencakup penguatan riset, perluasan mobilitas mahasiswa, serta peningkatan interaksi akademik antara Unram dan Massey University.

Dengan agenda tersebut, Unram dan Massey University melanjutkan kemitraan yang sebelumnya telah mencakup penelitian, publikasi, pertukaran akademik, dan pengembangan kapasitas menuju program yang lebih spesifik.

Fokus berikutnya mencakup riset food safety dan food security, joint research, joint master, lecture exchange, hingga student mobility. Kedua universitas akan mengembangkan agenda itu melalui program akademik dan penelitian yang melibatkan mahasiswa, dosen, serta peneliti dari kedua kampus.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

114 Siswa Lombok Barat Berangkat ke Sekolah Rakyat di Lombok Utara, Siap Jalani MPLS
Pemkab Dompu Pacu Izin Lahan 8 Hektare Milik Pemprov NTB Demi Sekolah Rakyat
Jawab Masalah 7.000 Anak Putus Sekolah, Lombok Barat Siapkan Sekolah Rakyat 8,6 Hektare
Putus Rantai Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Sumbawa Gratiskan Penuh Siswa Sekolah Rakyat Berasrama
UMMAT Wisuda 997 Lulusan, 226 Raih Cumlaude dan Total Alumni Tembus 29.011
Kemensos Salurkan Bantuan untuk 35 Anak Yatim dan Keluarga Kurang Mampu di Narmada
Ditlantas Polda NTB Ingatkan Pelajar Jangan Berkendara sebelum Punya SIM
ICMRI UMMAT 2026 Jadi Panggung Peneliti Muda dari 35 Perguruan Tinggi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 15:37 WITA

114 Siswa Lombok Barat Berangkat ke Sekolah Rakyat di Lombok Utara, Siap Jalani MPLS

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:12 WITA

Pemkab Dompu Pacu Izin Lahan 8 Hektare Milik Pemprov NTB Demi Sekolah Rakyat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:37 WITA

Jawab Masalah 7.000 Anak Putus Sekolah, Lombok Barat Siapkan Sekolah Rakyat 8,6 Hektare

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:07 WITA

Putus Rantai Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Sumbawa Gratiskan Penuh Siswa Sekolah Rakyat Berasrama

Jumat, 18 September 2026 - 17:23 WITA

Unram–Massey University Perluas Kerja Sama, Siapkan Riset Pangan dan Joint Master

Berita Terbaru