Belum Masuk Dapodik, 26 Kepsek NTB Tak Bisa Kelola BOS

Avatar photo

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, ntbkita.com-Sebanyak 26 kepala SMA, SMK, dan SLB negeri di NTB belum tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Kendala administrasi itu menghambat mereka menjalankan sejumlah kewenangan sekolah.

Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri melantik 26 kepala sekolah itu pada Senin (26/1/2026). Namun, proses peralihan regulasi pengangkatan kepala sekolah menghambat pencatatan mereka hingga pertengahan Juli.

Kondisi itu membuat para kepala sekolah belum dapat mengelola anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Mereka juga belum dapat bertransaksi melalui Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPLah).

Kendala serupa turut menghambat penilaian kinerja dan penandatanganan ijazah elektronik.

Regulasi Baru Hambat Sinkronisasi Data

Dari 26 kepala sekolah, sebanyak 18 orang mengikuti seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS). Delapan orang lainnya berasal dari pergeseran jabatan.

Baca Juga :  UMMAT Wisuda 997 Lulusan, 226 Raih Cumlaude dan Total Alumni Tembus 29.011

Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) NTB Bowo Susatyo mengatakan, perubahan regulasi memicu persoalan administrasi itu.

Menurutnya, sebanyak 20 kepala sekolah harus mengikuti proses dalam sistem baru. Sebanyak 11 orang sudah memperoleh persetujuan teknis.

Sembilan orang lainnya masih melengkapi data melalui aplikasi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (KSPS). Aplikasi itu terhubung dengan sistem e-Mutasi Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Guru harus mengisi data melalui aplikasi KSPS yang terintegrasi langsung dengan e-Mutasi BKN. Sistem ini berbeda dengan sebelumnya yang masih dilakukan secara manual. Karena saat itu sedang masa transisi, sertifikasi mereka belum bisa dibayarkan meskipun sudah dilantik,” ungkap Bowo.

Baca Juga :  Unram–Massey University Perluas Kerja Sama, Siapkan Riset Pangan dan Joint Master

Sertifikasi Kepala Sekolah Belum Cair

Bowo menegaskan, seluruh kepala sekolah sah menjalankan tugas secara administratif. Namun, sistem kepegawaian belum menuntaskan proses legalisasi.

Kendala itu berdampak pada pembayaran tunjangan sertifikasi.

“Praktis memang belum legal secara sistem sehingga sertifikasinya belum bisa dibayarkan. Tetapi prosesnya terus kami selesaikan,” ujarnya.

Dikpora NTB terus berkoordinasi untuk mempercepat sinkronisasi data. Pemerintah berharap seluruh kepala sekolah segera masuk Dapodik dan kembali menjalankan seluruh kewenangan tanpa kendala.

“Mudah-mudahan secepatnya selesai sehingga sertifikasi mereka bisa segera dibayarkan. Kepala sekolah yang dilantik kemarin tetap legal, hanya saja prosesnya berbenturan dengan regulasi baru,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Dompu Pacu Izin Lahan 8 Hektare Milik Pemprov NTB Demi Sekolah Rakyat
Jawab Masalah 7.000 Anak Putus Sekolah, Lombok Barat Siapkan Sekolah Rakyat 8,6 Hektare
Putus Rantai Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Sumbawa Gratiskan Penuh Siswa Sekolah Rakyat Berasrama
Unram–Massey University Perluas Kerja Sama, Siapkan Riset Pangan dan Joint Master
UMMAT Wisuda 997 Lulusan, 226 Raih Cumlaude dan Total Alumni Tembus 29.011
Kemensos Salurkan Bantuan untuk 35 Anak Yatim dan Keluarga Kurang Mampu di Narmada
Ditlantas Polda NTB Ingatkan Pelajar Jangan Berkendara sebelum Punya SIM
ICMRI UMMAT 2026 Jadi Panggung Peneliti Muda dari 35 Perguruan Tinggi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:12 WITA

Pemkab Dompu Pacu Izin Lahan 8 Hektare Milik Pemprov NTB Demi Sekolah Rakyat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:37 WITA

Jawab Masalah 7.000 Anak Putus Sekolah, Lombok Barat Siapkan Sekolah Rakyat 8,6 Hektare

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:07 WITA

Putus Rantai Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Sumbawa Gratiskan Penuh Siswa Sekolah Rakyat Berasrama

Jumat, 18 September 2026 - 17:23 WITA

Unram–Massey University Perluas Kerja Sama, Siapkan Riset Pangan dan Joint Master

Jumat, 18 September 2026 - 17:03 WITA

UMMAT Wisuda 997 Lulusan, 226 Raih Cumlaude dan Total Alumni Tembus 29.011

Berita Terbaru