MTQ XXXI di Praya Teguhkan Langkah NTB Menuju Serambi Al-Qur’an

Avatar photo

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB

MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB

LOMBOK TENGAH, ntbkita.com-Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat di Praya, Lombok Tengah, menghadirkan lebih dari sekadar perlombaan. Perhelatan ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan arah pembinaan Al-Qur’an di NTB.

MTQ XXXI juga memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman. Ajang ini sekaligus membangkitkan kembali semangat NTB untuk meraih prestasi di tingkat nasional dan internasional.

Sejak pawai ta’aruf hingga pembukaan resmi, MTQ XXXI menghadirkan kemeriahan sekaligus kebersamaan. Semangat itu tumbuh dari kecintaan masyarakat terhadap nilai-nilai Al-Qur’an.

Ribuan masyarakat memadati arena dengan penuh antusias. Tokoh agama, tokoh masyarakat, dan unsur lintas agama juga hadir membaur dalam suasana harmonis.

Pemandangan itu memperlihatkan syiar Islam di NTB berjalan beriringan dengan semangat toleransi dan saling menghormati. Kekuatan sosial ini ikut memperkokoh persatuan daerah.

Lombok Tengah Tunjukkan Kapasitas

Lombok Tengah sebagai tuan rumah menunjukkan kapasitas penyelenggaraan yang membanggakan. Di bawah kepemimpinan Bupati H. Lalu Pathul Bahri, penyelenggaraan MTQ berjalan dengan persiapan matang.

Banyak pihak menilai penyelenggaraan MTQ XXXI menghadirkan nuansa setara MTQ tingkat nasional. Arena utama yang megah, lokasi perlombaan yang representatif, pelayanan yang tertib, hingga Tarian Kolosal Rahmatan Lil ‘Alamin pada malam pembukaan menjadi bagian penting dari kemeriahan itu.

Semua unsur itu mencerminkan perpaduan antara syiar Islam, seni budaya, dan profesionalisme penyelenggaraan.

NTB Punya Modal Menuju Serambi Al-Qur’an

Makna terpenting dari MTQ ini tidak hanya terletak pada kemegahan panggung. Nilai yang lebih besar lahir dari optimisme baru bahwa NTB memiliki modal sosial, budaya, dan spiritual yang kuat untuk menjadi pusat pembinaan Al-Qur’an.

Sekretaris Umum LPTQ Pusat Prof. Dr. H. Muchlis M. Hanafi memberi apresiasi terhadap tingginya kecintaan masyarakat NTB kepada Al-Qur’an. Apresiasi itu menjadi pengakuan bahwa budaya Qur’ani di daerah ini tumbuh subur dan memiliki prospek besar untuk terus berkembang.

Baca Juga :  Wali Kota Bima Siapkan Tambahan TPP untuk ASN Inovatif

Optimisme itu sejalan dengan visi Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal. Ia menempatkan MTQ sebagai bagian dari ikhtiar besar menjadikan NTB sebagai Serambi Al-Qur’an.

Gagasan itu bukan sekadar semboyan. Visi ini menjadi arah pembangunan karakter masyarakat melalui penguatan literasi Al-Qur’an, pembinaan qari dan qariah, serta penanaman nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih jauh, visi itu diharapkan mampu mengembalikan kejayaan NTB sebagai daerah yang diperhitungkan dalam ajang MTQ tingkat nasional. NTB juga diharapkan melahirkan insan Qur’ani yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Pembinaan Tidak Berhenti pada Lomba

MTQ XXXI perlu dipandang sebagai bagian dari ekosistem pembinaan yang berkelanjutan. Perlombaan hanya menjadi satu mata rantai dari proses panjang menemukan bakat, membina kemampuan, mengasah mental, dan menyiapkan generasi terbaik untuk membawa nama baik daerah.

Keberhasilan sejati tidak berhenti pada penobatan juara. Keberhasilan itu terlihat dari lahirnya sistem pembinaan yang terus melahirkan prestasi dari waktu ke waktu.

Selama pelaksanaan, MTQ berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan. Beberapa dinamika muncul, seperti keberatan terhadap hasil penilaian, persoalan substansi soal, maupun kendala teknis.

Dinamika seperti itu wajar dalam penyelenggaraan kegiatan berskala besar. Panitia dan dewan hakim menunjukkan sikap terbuka dengan memberi klarifikasi, melakukan evaluasi, dan memastikan setiap persoalan selesai berdasarkan pedoman yang berlaku.

Komitmen terhadap objektivitas dan integritas menjadi fondasi penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap marwah MTQ.

Baca Juga :  Nelayan Hilang di Perairan Teluk Awang, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Finalis Terbaik Lahir dari Kompetisi Sehat

Kini seluruh babak penyisihan telah rampung dan melahirkan para finalis terbaik dari berbagai cabang musabaqah. Kompetisi yang berlangsung sehat dan sportif menunjukkan semangat para kafilah dari sepuluh kabupaten dan kota di NTB.

Para kafilah tidak hanya mengejar kemenangan. Mereka juga membawa semangat memuliakan Al-Qur’an dan mempererat ukhuwah Islamiyah.

Keberhasilan MTQ XXXI juga menjadi bukti bahwa kolaborasi menjadi kekuatan utama. Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, LPTQ, dewan hakim, panitia, aparat keamanan, relawan, dan seluruh elemen masyarakat telah bekerja bersama menghadirkan penyelenggaraan yang tertib, nyaman, dan bermartabat.

Sinergi itu menjadi fondasi penting dalam membangun tradisi Qur’ani yang kokoh di Bumi Gora.

Menjelang babak final, harapan besar tertuju kepada dewan hakim. Mereka diharapkan terus mengedepankan profesionalisme, objektivitas, dan keadilan dalam setiap proses penilaian.

Dari proses yang kredibel, akan lahir para juara terbaik. Para juara itu tidak hanya layak mewakili NTB, tetapi juga memiliki kapasitas untuk bersaing dan mengharumkan nama daerah pada MTQ tingkat nasional.

Pada akhirnya, keberhasilan MTQ XXXI tidak hanya diukur dari kemegahan seremoni atau banyaknya piala yang diperebutkan. Nilai sejatinya terletak pada tumbuhnya kecintaan masyarakat kepada Al-Qur’an, menguatnya persaudaraan dalam keberagaman, serta terbangunnya komitmen bersama untuk melahirkan generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, dan berprestasi.

Jika semangat yang tumbuh di Praya terus dirawat melalui pembinaan berkelanjutan dan integritas yang terjaga, MTQ XXXI akan dikenang sebagai tonggak penting. Ajang ini meneguhkan langkah NTB menuju Serambi Al-Qur’an dan mengantarkan kembali kejayaannya di pentas nasional maupun dunia.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

WNA Australia Pemilik Penginapan di Dompu Dideportasi, Diduga Salahi Izin Tinggal
Pemprov NTB Dorong Maskapai Buka Rute Baru ke Australia dan Asia Tenggara
Kawal IGA 2026, Sekda NTB Minta Kepala OPD Pimpin Langsung Pelaporan Inovasi
Anak Anggota DPRD NTB Diduga Kelola Tujuh Dapur MBG di Bima
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Minta Kasus Dugaan Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Menteri PU Dorong Percepatan Sekolah Rakyat di Lombok Utara
Pemkot Mataram Matangkan Perwal untuk Tiga Perda Baru
Bupati Dompu Resmikan Rumah Produksi Rokok di Pekat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:11 WITA

WNA Australia Pemilik Penginapan di Dompu Dideportasi, Diduga Salahi Izin Tinggal

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:54 WITA

MTQ XXXI di Praya Teguhkan Langkah NTB Menuju Serambi Al-Qur’an

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:51 WITA

Pemprov NTB Dorong Maskapai Buka Rute Baru ke Australia dan Asia Tenggara

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:13 WITA

Kawal IGA 2026, Sekda NTB Minta Kepala OPD Pimpin Langsung Pelaporan Inovasi

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:19 WITA

Anak Anggota DPRD NTB Diduga Kelola Tujuh Dapur MBG di Bima

Berita Terbaru