Nelayan Hilang di Teluk Awang Ditemukan Meninggal

Avatar photo

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Nelayan yang menghilang ditemukan meninggal dunia. (SAR Mataram)

Nelayan yang menghilang ditemukan meninggal dunia. (SAR Mataram)

LOMBOK TENGAH, ntbkita.com-Pencarian hari keempat terhadap nelayan yang hilang di perairan Teluk Awang, Lombok Tengah, berakhir duka. Tim SAR gabungan menemukan Darmawan, 46 tahun, asal Desa Nampar Selatan, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, dalam keadaan meninggal dunia.

Koordinator Unit Siaga SAR Mandalika Gede Eka Suarjana mengatakan, korban ditemukan mengambang sekitar 10 meter dari lokasi perkiraan awal korban terjatuh.

“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” kata Gede Eka Suarjana di Lombok Tengah, Kamis.

Tim SAR gabungan kemudian mengevakuasi jasad korban ke rumah duka di Desa Batu Nampar, Lombok Timur. Jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.

“Korban sudah dievakuasi oleh tim SAR gabungan menuju rumah duka di Desa Batu Nampar, Lombok Timur, untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya.

Baca Juga :  Kejari Lombok Tengah Kejar Aset Koruptor Bandara Lombok Hingga Bali, Tiga Properti Segera Dilelang untuk Pulihkan Kerugian Negara

Darmawan dilaporkan hilang setelah berangkat melaut sendirian pada Senin (25/5) sekitar pukul 16.30 WITA. Sekitar tiga jam kemudian atau pukul 19.30 WITA, warga setempat menemukan sampan milik korban mengapung dalam kondisi kosong.

Warga sempat melakukan pencarian mandiri pada malam itu. Namun, mereka hanya menemukan pakaian korban di area keramba. Tali sampan juga ditemukan dalam keadaan terputus.

“Mereka hanya menemukan pakaian korban di area keramba, sementara tali sampan dalam keadaan terputus. Kuat dugaan korban terjatuh ke laut akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi saat berupaya mengamankan perahunya,” katanya.

Kantor SAR Mataram melalui Unit Siaga SAR Mandalika menerima laporan kejadian itu. Tim kemudian menerjunkan personel dan peralatan pendukung ke lokasi untuk melakukan pencarian sejak Selasa (26/5/2026).

Baca Juga :  Program Desa Berdaya Pemprov NTB Gerakkan Ekonomi Desa

“Pencarian difokuskan pada penyisiran di sekitar lokasi penemuan sampan serta area perairan sekitarnya,” katanya.

Operasi SAR melibatkan Unit Siaga SAR Mandalika, Pos TNI AL Teluk Awang, Pos Polair Mandalika Polda NTB, Tagana Lombok Tengah, Unit SAR Lombok Timur, PMI Lombok Timur, dan masyarakat nelayan setempat.

Tim SAR gabungan menyisir permukaan air, melakukan penyelaman, dan mencari di pesisir pantai. Pencarian berakhir setelah korban ditemukan pada hari keempat.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada saat melakukan aktivitas, sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapal Wisata Tenggelam di Bima, 45 Orang Berhasil Diselamatkan Tim SAR Gabungan
Kantor Desa Sampungu Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar
Nelayan Hilang di Perairan Teluk Awang, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
‎Seorang Pendaki Asal Sukabumi Meninggal Saat Hendak Mendaki Gunung Rinjani
Polsek Respons Cepat Usai Kebakaran, Talud Ambles, dan Longsor
Talut Ambrol Timpa Rumah Warga di Gunungsari, Polisi Langsung Turun Cek Lokasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:57 WITA

Kapal Wisata Tenggelam di Bima, 45 Orang Berhasil Diselamatkan Tim SAR Gabungan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:13 WITA

Kantor Desa Sampungu Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:59 WITA

Nelayan Hilang di Teluk Awang Ditemukan Meninggal

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:17 WITA

Nelayan Hilang di Perairan Teluk Awang, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:18 WITA

‎Seorang Pendaki Asal Sukabumi Meninggal Saat Hendak Mendaki Gunung Rinjani

Berita Terbaru

Daerah

BRIDA NTB Buka Sayembara Riset untuk Peneliti Muda

Jumat, 17 Jul 2026 - 20:38 WITA