Dekranasda NTB Ingin Riset Tenun Lombok Perkuat Daya Saing Perajin

Avatar photo

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

peluncuran dan bedah buku Two Islands, One Thread: Lombok and Bali Textiles from the Michael Abbott Collections di BaleKita, Mataram, Kamis (29/10/2026).

peluncuran dan bedah buku Two Islands, One Thread: Lombok and Bali Textiles from the Michael Abbott Collections di BaleKita, Mataram, Kamis (29/10/2026).

MATARAM, ntbkita.com-Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Nusa Tenggara Barat Hj. Sinta M. Iqbal mendorong pemanfaatan hasil penelitian tenun Lombok untuk memperkuat identitas produk dan daya saing perajin. Ia menilai dokumentasi ilmiah dapat menjadi modal pengembangan kerajinan sekaligus membuka peluang pasar internasional.

Sinta menyampaikan hal itu dalam peluncuran dan bedah buku Two Islands, One Thread: Lombok and Bali Textiles from the Michael Abbott Collections di BaleKita, Mataram, Kamis (29/10/2026).

Buku itu mendokumentasikan ratusan motif kain tradisional Lombok, termasuk hubungan sejarah dan budaya tekstil Lombok dengan Bali. Menurut Sinta, hasil penelitian tersebut memperlihatkan kekayaan wastra NTB yang tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga menyimpan pengetahuan dan sejarah masyarakat.

“Tenun NTB memiliki kekayaan sejarah dan nilai budaya yang luar biasa. Di balik motif-motif yang kita lihat, ternyata tersimpan cerita tentang hubungan antarbangsa yang sudah terjalin sejak lama. Ini menunjukkan bahwa warisan budaya kita memiliki nilai yang sangat penting untuk diperkenalkan kepada dunia,” ujarnya.

Riset 3,5 Tahun Libatkan Delapan Penulis NTB

Buku setebal 572 halaman itu merupakan hasil penelitian selama sekitar 3,5 tahun. Proses penyusunannya melibatkan kolektor tekstil Michael Abbott, Dr. James Bennett, serta tim peneliti lintas negara.

Sebanyak delapan penulis asal NTB turut mengambil bagian dalam penelitian dan penyusunan buku. Keterlibatan mereka menghadirkan pengetahuan dan perspektif lokal dalam dokumentasi sejarah serta kekayaan tekstil daerah.

Baca Juga :  Putri Mahkota Victoria Kagumi Songket Sasak, Dengarkan Kisah Perajin Bangkit Pascagempa

Sinta menilai penelitian semacam ini penting untuk menjaga pengetahuan mengenai motif, teknik pembuatan, dan nilai budaya yang diwariskan antargenerasi.

Menurut dia, kekayaan tenun tradisional tidak cukup hanya dikenal melalui bentuk dan keindahan kain. Masyarakat juga perlu memahami sejarah serta hubungan budaya yang melatarbelakangi setiap karya.

“Budaya lokal kita mempunyai cerita yang sangat luas. Tenun Lombok dan NTB secara keseluruhan tidak hanya memiliki keindahan visual, tetapi juga nilai historis yang perlu terus digali, didokumentasikan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” lanjutnya.

Dokumentasi Jadi Modal Pengembangan Produk

Selain menjaga warisan budaya, Sinta ingin hasil penelitian memberi manfaat bagi pengembangan usaha kerajinan di NTB.

Pengetahuan mengenai sejarah dan karakter motif dapat membantu perajin memperkuat identitas produk. Dokumentasi ilmiah juga menyediakan informasi yang dapat mereka gunakan untuk menjelaskan kekhasan setiap karya kepada konsumen.

Menurut Sinta, penguatan identitas menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya tarik tenun di tengah persaingan pasar.

Karena itu, upaya pengembangan wastra perlu mencakup peningkatan kualitas produk, pembaruan desain, serta penguatan keterampilan dan kapasitas usaha perajin.

Dekranasda NTB juga menaruh perhatian pada perlindungan motif tradisional. Langkah ini penting agar pengembangan produk tetap menjaga hubungan antara motif, komunitas pembuat, dan daerah asalnya.

Baca Juga :  Pemprov NTB Ajukan Perubahan APBD 2026, Belanja Naik Rp 319 Miliar

Di sisi lain, perluasan akses pemasaran menjadi kebutuhan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kerajinan. Sinta menilai pengenalan tenun ke pasar yang lebih luas perlu berjalan bersama penguatan kemampuan produksi dan pengelolaan usaha.

Dengan begitu, peluang pengembangan pasar tidak hanya berhenti pada promosi kekayaan budaya, tetapi juga memberi ruang bagi perajin untuk meningkatkan nilai ekonomi produknya.

Perluas Pengenalan Tenun NTB ke Dunia

Peluncuran Two Islands, One Thread di Mataram berlangsung setelah buku itu lebih dahulu diperkenalkan di Adelaide, Australia.

Bagi Dekranasda NTB, pengenalan buku di tingkat internasional membuka peluang untuk memperluas pengetahuan masyarakat dunia mengenai kekayaan tenun Lombok dan hubungan budayanya dengan Bali.

Sinta berharap dokumentasi ilmiah dapat mendukung upaya memperkenalkan wastra NTB tanpa menghilangkan identitas dan nilai sejarahnya.

Karena itu, pengembangan industri kerajinan tidak hanya memerlukan promosi, tetapi juga upaya menjaga mutu, keaslian, dan karakter produk.

Dekranasda NTB ingin mempertemukan kepentingan pelestarian budaya dengan penguatan ekonomi perajin. Hasil penelitian diharapkan menjadi salah satu pijakan dalam mengembangkan kerajinan yang memiliki identitas kuat dan mampu menjangkau pasar lebih luas.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PUPR NTB Mulai Perbaiki Jalan Penujak–Montong Ajan, Sasar Ruas 6,5 Kilometer
Sebanyak 754 Hektare Kebun Mete di Dompu Masuk Program Peremajaan Kementan
BRIDA NTB dan Kementerian Hukum Siapkan Pendampingan Kekayaan Intelektual
Peringatan Sumpah Pemuda ke-98 di NTB, Pemuda Berprestasi Terima Penghargaan
KPK Jadikan NTB Satu Data Referensi Pengembangan Sistem Analitik Pemberantasan Korupsi
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Santri of The Year 2026
Kementerian PU Guyur Rp182,6 Miliar ke Bima, Genjot Irigasi hingga Tangkal Banjir
Proyek Bypass Lembar-Kayangan Senilai Rp3,5 Triliun Masih Tuntaskan Amdal dan DED

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:04 WITA

PUPR NTB Mulai Perbaiki Jalan Penujak–Montong Ajan, Sasar Ruas 6,5 Kilometer

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:13 WITA

Sebanyak 754 Hektare Kebun Mete di Dompu Masuk Program Peremajaan Kementan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:08 WITA

BRIDA NTB dan Kementerian Hukum Siapkan Pendampingan Kekayaan Intelektual

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Peringatan Sumpah Pemuda ke-98 di NTB, Pemuda Berprestasi Terima Penghargaan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:49 WITA

KPK Jadikan NTB Satu Data Referensi Pengembangan Sistem Analitik Pemberantasan Korupsi

Berita Terbaru