Kementerian PU Guyur Rp182,6 Miliar ke Bima, Genjot Irigasi hingga Tangkal Banjir

Avatar photo

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BIMA, ntbkita.com-Pemerintah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengantongi kucuran dana segar sekitar Rp182,6 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk tahun anggaran 2026. Dana jumbo ini mengalir berkat koordinasi intensif melalui Rapat Koordinasi Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah (PFID) Kementerian PU.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bima, Taufik, menegaskan arah prioritas pemanfaatan dana tersebut. Pihaknya mengarahkan anggaran untuk memperkuat fondasi ekonomi warga pedesaan.

“Alokasi ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur strategis, terutama irigasi pertanian, jalan daerah, dan pengendalian banjir,” kata Taufik di Bima, Jumat.

Prioritas Sektor Pengairan Pertanian

Sektor irigasi menyerap porsi terbesar, yakni Rp105,6 miliar pada tahap pertama lewat Sistem Informasi Program Usulan Irigasi (SIPURI). Langkah ini merujuk amanat Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi.

Baca Juga :  Putri Mahkota Swedia Lihat Pemulihan Gempa hingga Konservasi Laut dalam Kunjungan Dua Hari di NTB

Melalui anggaran tersebut, Dinas PUPR mengeksekusi tujuh embung dan membenahi jaringan irigasi di lima lokasi strategis. Mereka juga membangun Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di 17 titik sekaligus mematangkan rencana irigasi tahap kedua demi memperluas pasokan air sawah.

Akselerasi Jalan Daerah dan Pengendalian Banjir

Pada sektor konektivitas darat, program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) tahap pertama mengalokasikan pagu Rp25 miliar. Dana ini membiayai penanganan ruas jalan SP.3 Nangapria menuju SP.3 Seranae.

Tak hanya jalan, Dinas PUPR menggenjot proyek pengendali banjir. Pekerja di lapangan kini sedang menuntaskan normalisasi Sungai Pelaparado senilai Rp24 miliar serta Sungai Mpuri sebesar Rp14 miliar.

Sementara itu, proyek antisipasi banjir di Desa Pandai, Kecamatan Woha, senilai Rp14 miliar masih berada dalam meja proses lelang. Pemkab Bima bahkan telah mengusulkan tambahan anggaran Rp50 miliar untuk tahun anggaran 2027 guna menuntaskan masalah luapan air ini.

Baca Juga :  Persiapan MotoGP Mandalika 2026 Capai 80 Persen Pemprov NTB Perluas Ruang bagi UMKM

Perluasan Akses Air Bersih dan Sanitasi

Kabar baik juga menyentuh kebutuhan dasar warga. Kabupaten Bima bersama Kabupaten Lombok Utara sukses menjadi dua daerah di NTB yang merebut alokasi program penyediaan air minum dan sanitasi sebesar Rp3 miliar.

Taufik menjelaskan bahwa Pemkab Bima telah melayangkan surat resmi kepada Menteri Pekerjaan Umum untuk mengamankan tambahan pembiayaan tahun 2027. Mereka merapikan seluruh dokumen kesiapan teknis agar usulan baru tersebut lekas lolos verifikasi pusat.

Seluruh rangkaian proyek fisik ini bermuara pada misi memperkuat konektivitas antarwilayah dan memacu panen petani lokal. Penanganan menyeluruh ini sekaligus menekan ancaman banjir yang kerap mengganggu urat nadi ekonomi warga Bima.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Video Oknum TNI Ngamuk Bawa Sajam di Mataram, Ternyata Idap Skizofrenia Paranoid
Tembus 5 Besar SDGs Action Awards 2026, Pemprov NTB Buktikan Kekuatan Tata Kelola Data
Gagasan Museum Desa dari NTB Tembus Konferensi Permuseuman Dunia ICOM CECA 2026
Pemprov NTB Percepat Pencairan Dana Desa Berdaya, 131 Desa Belum Lengkapi Berkas
Angka Stunting Lombok Timur Turun Jadi 18,4 Persen pada Agustus 2026
Helikopter Evakuasi Pendaki Asal Belanda yang Alami Cedera Kaki di Gunung Rinjani
Antisipasi Kemarau, Kodim Lombok Tengah Bangun Lima Titik Sumur Bor
Pesawat Amfibi Siap Mengudara di NTB, Bendungan Batujai Jadi Lokasi Pendaratan Perdana

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:07 WITA

Kementerian PU Guyur Rp182,6 Miliar ke Bima, Genjot Irigasi hingga Tangkal Banjir

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:03 WITA

Viral Video Oknum TNI Ngamuk Bawa Sajam di Mataram, Ternyata Idap Skizofrenia Paranoid

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Tembus 5 Besar SDGs Action Awards 2026, Pemprov NTB Buktikan Kekuatan Tata Kelola Data

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:05 WITA

Gagasan Museum Desa dari NTB Tembus Konferensi Permuseuman Dunia ICOM CECA 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:12 WITA

Pemprov NTB Percepat Pencairan Dana Desa Berdaya, 131 Desa Belum Lengkapi Berkas

Berita Terbaru