MATARAM, ntbkita.com-Partai Amanat Nasional (PAN) belum ingin membahas pengisian jabatan Wakil Bupati Lombok Barat. PAN memilih menunggu perkembangan situasi setelah KPK menetapkan Lalu Ahmad Zaini sebagai tersangka.
Korwil DPP PAN Bali-NTB H Muazzim Akbar menilai pembahasan jabatan itu masih terlalu dini. Ia menyampaikan sikap itu untuk merespons spekulasi mengenai kader PAN yang berpeluang mengisi posisi wakil bupati.
“Saya kira masih terlalu dini untuk kita bicara soal pengisian posisi wakil bupati Kabupaten Lombok Barat ke depan,” ujar Muazzim kepada wartawan, Jumat (24/7).
Tiga Partai Berhak Membahas
Muazzim mengatakan PAN tidak dapat menentukan calon wakil bupati secara sepihak. Tiga partai pengusung pasangan Lalu Ahmad Zaini-Nurul Adha memiliki hak untuk membahasnya.
Koalisi itu terdiri atas PAN, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Ketiga partai akan mengikuti mekanisme sesuai aturan. Koalisi nantinya mengusulkan sedikitnya dua nama calon kepada DPRD Lombok Barat.
DPRD kemudian menentukan satu calon melalui proses pemilihan. Muazzim mengatakan koalisi akan membahas nama calon setelah situasi kasus selesai.
Pelayanan Publik Jadi Prioritas
Anggota DPR RI dari Dapil NTB II Pulau Lombok itu menilai konsolidasi pemerintahan Lombok Barat lebih mendesak. Pemerintah daerah harus menjaga pelayanan masyarakat agar tetap berjalan.
PAN sebagai partai pengusung juga akan ikut mengawal jalannya pemerintahan. Muazzim berharap seluruh jajaran Pemkab Lombok Barat menjaga stabilitas dan memperbaiki tata kelola pemerintahan.
Ia juga meminta Gubernur NTB mengusulkan Wakil Bupati Lombok Barat untuk menjabat sebagai bupati definitif. Setelah itu, partai koalisi dapat membahas calon untuk mengisi posisi wakil bupati.










Komentar