Pemprov NTB Dorong GTRA Percepat Penyelesaian Konflik Agraria

Avatar photo

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, ntbkita.com-Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Drs. H. Abul Chair membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi NTB Tahun 2026.

Sekda Abul Chair membuka kegiatan mewakili Gubernur NTB di Ruang Rapat Tambora, Kantor Gubernur NTB, Mataram, Rabu (15/7/2026).

Saat membacakan arahan gubernur, Abul Chair meminta semua pihak tidak memandang reforma agraria sebatas program sertifikasi tanah.

Menurutnya, reforma agraria juga mencakup penataan aset, akses, fungsi, dan permodalan bagi masyarakat. Langkah itu harus mampu menghadirkan keadilan, kepastian hukum, dan kesejahteraan masyarakat.

“Ketika disebut reforma agraria, jangan sampai yang terbayang di benak kita hanya masalah sertifikat. Sertifikasi itu hanya sebagian saja. Bagian yang tidak kalah pentingnya adalah penataan akses, penataan modal, serta penataan fungsi untuk memastikan adanya keadilan, kepastian hukum, dan muaranya adalah kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Kawal IGA 2026, Sekda NTB Minta Kepala OPD Pimpin Langsung Pelaporan Inovasi

GTRA Harus Percepat Penyelesaian Konflik

Abul Chair menilai persoalan agraria di tingkat nasional dan daerah sering memicu benturan kepentingan.

Konflik lahan dapat melibatkan masyarakat, perusahaan, pemerintah, maupun instansi lain. Karena itu, GTRA memegang peran penting dalam menginisiasi penyelesaian konflik pertanahan secara cepat dan tepat.

Sekda berharap Rakor GTRA Provinsi NTB Tahun 2026 tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Ia meminta seluruh pemangku kepentingan membangun komitmen bersama yang konkret.

“Saya berharap rapat hari ini tidak berhenti pada penyampaian materi atau penandatanganan berita acara semata. Yang lebih penting adalah lahirnya komitmen bersama untuk menyelesaikan berbagai persoalan agraria secara cepat, adil, dan kolaboratif. Kita hilangkan ego sektoral, karena yang kita kejar bukan siapa yang paling benar, tetapi bagaimana masyarakat mendapatkan kepastian dan manfaat nyata,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemprov NTB Matangkan Konversi BPR Jadi Syariah

Minta GTRA Bahas Penataan Gili Tramena

Abul Chair juga meminta forum menyumbangkan pemikiran untuk penataan kawasan destinasi wisata Gili Tramena. Kawasan itu meliputi Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air.

Menurutnya, pemerintah perlu segera menuntaskan penataan kawasan itu. Persoalan yang perlu mendapat perhatian mencakup kepastian status tanah, aset pelaku usaha, dan ruang bagi masyarakat setempat.

Forum juga perlu membahas status kawasan hutan yang sebagian telah masyarakat kuasai.

Abul Chair mengajak seluruh anggota GTRA mengutamakan semangat gotong royong dalam menjalankan reforma agraria.

Ia mengingatkan filosofi masyarakat NTB, yakni “berat sama dipikul, ringan sama dijinjing”.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mulai 20 Juli, Jalan Dakota Mataram Uji Coba Satu Arah
Pemkot Mataram Gandeng Dunia Usaha Wujudkan Kota Layak Anak
NTB Punya 820 Dapur MBG, Sejumlah Wilayah 3T Belum Terjangkau
Pemprov NTB Ajukan KUA-PPAS 2027, Fokus Kemiskinan hingga Agromaritim
Pemprov NTB Tanggung Biaya Perawatan Dua Santri Terbakar
Gubernur Iqbal Tawarkan Listrik Hijau NTB-NTT untuk Bali
Pemkot Mataram Fokuskan Dana Transfer Rp 821 Miliar untuk Tiga Program
Miq Iqbal Ajak Kafilah NTB Rebut Kembali Prestasi MTQ Nasional

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:45 WITA

Pemprov NTB Dorong GTRA Percepat Penyelesaian Konflik Agraria

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:04 WITA

Mulai 20 Juli, Jalan Dakota Mataram Uji Coba Satu Arah

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:54 WITA

Pemkot Mataram Gandeng Dunia Usaha Wujudkan Kota Layak Anak

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:28 WITA

Pemprov NTB Ajukan KUA-PPAS 2027, Fokus Kemiskinan hingga Agromaritim

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:10 WITA

Pemprov NTB Tanggung Biaya Perawatan Dua Santri Terbakar

Berita Terbaru

Ilustrasi

Daerah

Mulai 20 Juli, Jalan Dakota Mataram Uji Coba Satu Arah

Kamis, 16 Jul 2026 - 19:04 WITA

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka Jakarta, pada Rabu, 15 Juli 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo

Ekonomi

KDMP Bakal Salurkan Bansos dan Serap Hasil Panen

Kamis, 16 Jul 2026 - 17:19 WITA

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat memberikan keterangan pers kepada awak media usai melaksanakan rapat terbatas bersama Presiden Prabowo, pada Rabu, 15 Juli 2026, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Rusman

Ekonomi

Pemerintah Targetkan Sebulan Benahi Program MBG

Kamis, 16 Jul 2026 - 16:15 WITA

Daerah

Pemkot Mataram Gandeng Dunia Usaha Wujudkan Kota Layak Anak

Kamis, 16 Jul 2026 - 15:54 WITA