Lombok Tengah Uji Program Pencegahan Perundungan di 12 Sekolah

Avatar photo

Jumat, 18 September 2026 - 07:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Cegah Perundungan

Ilustrasi Cegah Perundungan

LOMBOK TENGAH, ntbkita.com-Sebanyak 12 sekolah di Kabupaten Lombok Tengah menjadi pilot project program pencegahan kekerasan, perundungan, eksploitasi, dan praktik yang dapat menghambat tumbuh kembang anak. Program berlangsung selama satu tahun dengan melibatkan sejumlah mitra.

Kepala DP3AP2KB Lombok Tengah Kusriadi mengatakan program itu ingin menciptakan lingkungan pendidikan yang aman bagi peserta didik.

“Program ini untuk mendukung peserta didik memperoleh pendidikan dalam lingkungan yang aman, nyaman, inklusif, bebas dari bullying,” katanya, Kamis (17/9/2026).

Baca Juga :  Gubernur Iqbal dan Wali Kota Mohan Turun ke Rembiga, Cari Solusi Macet dan Jaga UMKM

Program melibatkan Classroom of Hope (COH) Australia, Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTB, serta Gugah Nurani Indonesia (GNI). Tahun ini, program menyasar 12 sekolah, antara lain tiga SD, empat SMP, serta sekolah di lingkungan pondok pesantren.

Perkuat Guru BK dan Konselor Sebaya

Sementara itu, Program Manajer GNI NTB Denok Sari Saputri mengatakan program juga memperkuat kapasitas guru BK dan peer counselor.

Baca Juga :  Persiapan MotoGP Mandalika 2026 Capai 80 Persen Pemprov NTB Perluas Ruang bagi UMKM

Selain pencegahan perundungan, program mencakup pencegahan perkawinan anak, penguatan lingkungan sekolah aman, serta pengelolaan sampah dan lingkungan sekolah.

Ketua LPA NTB Sukran menilai sekolah memiliki posisi strategis dalam perlindungan anak. Karena itu, kolaborasi pemerintah, sekolah, dan mitra menjadi bagian penting untuk memperkuat lingkungan pendidikan yang aman dan ramah anak.

Ke depan, pemerintah merencanakan perluasan program ke seluruh sekolah di Lombok Tengah.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Lobar Kerucutkan Sasaran Kemiskinan Ekstrem Jadi 4.274 Jiwa lewat Data Digital
Pemprov NTB Perkuat Kepastian Hukum untuk Bangun Kepercayaan Investor
DPRD NTB Setujui Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Rp6,053 Triliun
Lombok Timur Juara III Pemda Berprestasi, Kemendagri Beri Insentif Rp1 Miliar
MTQ Kecamatan Lembar Ditutup, Pemkab Lombok Barat Minta Pembinaan Santri Diperkuat
Jelang MotoGP Mandalika 2026, Maskapai Ajukan 47 Penerbangan Tambahan
Penanganan Jalan Provinsi Tak Perlu Tunggu Perda, DPRD NTB Usulkan Kesepakatan dengan Gubernur
Pengelolaan Zakat dan Wakaf Antar Mataram Raih Penghargaan Nasional 2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:30 WITA

Pemprov NTB Perkuat Kepastian Hukum untuk Bangun Kepercayaan Investor

Sabtu, 19 September 2026 - 08:59 WITA

DPRD NTB Setujui Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Rp6,053 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 - 05:24 WITA

Lombok Timur Juara III Pemda Berprestasi, Kemendagri Beri Insentif Rp1 Miliar

Jumat, 18 September 2026 - 16:58 WITA

MTQ Kecamatan Lembar Ditutup, Pemkab Lombok Barat Minta Pembinaan Santri Diperkuat

Jumat, 18 September 2026 - 08:08 WITA

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Maskapai Ajukan 47 Penerbangan Tambahan

Berita Terbaru

Kerja sama peningkatan pelayanan penyakit jantung di RSUD Tripat.

Kesehatan

RSUD Tripat Tingkatkan Layanan Jantung dan Cerebrovascular

Sabtu, 19 Sep 2026 - 12:11 WITA