MATARAM, ntbkita.com-Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) mengukuhkan 997 lulusan pada wisuda ke-63 Program Pascasarjana, Profesi, Sarjana, dan Diploma. Dari jumlah itu, 226 wisudawan meraih predikat cumlaude, sementara total alumni UMMAT kini mencapai 29.011 orang.
UMMAT menggelar wisuda selama dua hari, 16–17 September 2026, di Auditorium H. Anwar Ikraman UMMAT. Sebelum wisuda kali ini, kampus mencatat 28.014 alumni. Tambahan 997 lulusan membuat jumlah alumninya bertambah menjadi 29.011 orang.
Rektor UMMAT Dr. H. Abdul Wahab, M.A., mengatakan wisuda tidak sekadar menjadi seremoni pengukuhan gelar akademik. Menurut dia, perguruan tinggi juga memikul tanggung jawab menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menghadapi perubahan dan perkembangan zaman.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan mahasiswa menyelesaikan pendidikan tidak lepas dari dukungan keluarga.
“Keberhasilan putra-putri Bapak/Ibu adalah bukti kerja keras dan pengorbanan. Saya yakin, dalam proses penyelesaian studi ini, putra-putri Bapak/Ibu banyak mengalami tantangan dan rintangan. Semoga hari ini menjadi pintu gerbang menuju jalan keberhasilan masa depan yang gemilang di bawah rida Allah,” pesan Abdul Wahab.
Sejumlah unsur Persyarikatan Muhammadiyah dan pemangku kepentingan pendidikan menghadiri rangkaian wisuda. Mereka antara lain Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah yang diwakili Dr. Hendro Widodo, S.Pd.I., M.Pd., LLDIKTI Wilayah VIII, Kopertais Wilayah XIV Bali Nusra, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah NTB, Badan Pembina Harian UMMAT, jajaran pimpinan dan Senat UMMAT, serta keluarga wisudawan.
Delapan Mahasiswa Raih Penghargaan
Selain mengukuhkan lulusan, UMMAT memberikan penghargaan kepada mahasiswa yang mencatat capaian akademik maupun nonakademik.
Pada wisuda hari pertama, Rabu (16/9), Herlina Irani Fahmi dari S1 Farmasi meraih penghargaan kategori kiprah prestasi internasional dan kompetensi global. Sementara itu, Sabrina Tria Yunita dari S1 Kebidanan memperoleh penghargaan kategori riset dan karya ilmiah.
Selanjutnya, Suratih Syahrir dari S1 Farmasi meraih penghargaan kategori inovasi teknologi kreatif. UMMAT juga memilih Tauhid dari Program Pascasarjana sebagai mahasiswa inspiratif.
Pada hari kedua, Kamis (17/9), Wafik Aziza dari Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) meraih penghargaan kategori kiprah prestasi internasional dan kompetensi global.
Selain itu, Indra Purnawirawan dari S1 Teknik Pertanian memperoleh penghargaan kategori pengabdian kepada masyarakat. Alfian Rahaman Hadi dari FKIP meraih kategori riset dan karya ilmiah, sedangkan Metilda Peti dari FISIPOL menjadi mahasiswa inspiratif.
Melalui penghargaan itu, UMMAT ingin mendorong mahasiswa agar tidak hanya mengejar nilai akademik dan gelar. Kampus juga mendorong mahasiswa aktif melakukan riset, menghasilkan inovasi, berkarya, serta memberi kontribusi kepada masyarakat.
Sembilan Program Studi Raih Akreditasi Unggul
Di sisi lain, UMMAT terus mengembangkan kapasitas akademik dan kelembagaan. Dari 38 program studi yang kampus miliki, sembilan program studi telah meraih akreditasi Unggul.
UMMAT juga memperluas lingkungan akademik internasional. Pada Tahun Akademik 2025/2026, kampus menerima 21 mahasiswa internasional yang berasal dari Sudan, Nigeria, Yaman, dan Ghana.
Kehadiran mahasiswa asing menjadi salah satu bagian dari pengembangan internasionalisasi UMMAT. Selain itu, kampus terus mengembangkan kelembagaan dan membuka peluang program akademik baru.
UMMAT kini juga memiliki lima Guru Besar. Sementara itu, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UMMAT telah mengantongi sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Pengembangan akademik, kelembagaan, dan jejaring internasional itu menjadi bagian dari upaya UMMAT mengejar visi sebagai perguruan tinggi yang Islami, mandiri, unggul, dan berdaya saing di kawasan global pada 2028.
Rektor Minta Lulusan Terus Beradaptasi
Kepada para wisudawan, Abdul Wahab menekankan bahwa kelulusan bukan akhir perjalanan. Menurut dia, para alumni justru memasuki tahap baru yang menuntut tanggung jawab, integritas, kreativitas, dan kemampuan memberi manfaat kepada masyarakat.
“Wisuda bukan akhir perjalanan, tapi awal mengukir langkah gemilang,” tegasnya.
Karena itu, Abdul Wahab berharap para alumni mampu membawa ilmu pengetahuan sekaligus nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, ia meminta para lulusan terus beradaptasi dengan perkembangan dunia profesional, menghasilkan inovasi, serta memberi manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Dengan tambahan 997 lulusan pada wisuda ke-63, UMMAT kini memiliki 29.011 alumni. Sementara itu, kampus melanjutkan penguatan akademik melalui peningkatan akreditasi program studi, pengembangan SDM, sertifikasi profesi, serta perluasan lingkungan pendidikan internasional.










Komentar