Presiden Prabowo Perintahkan Pupuk dan Elpiji Subsidi Lewat Koperasi Merah Putih

Avatar photo

Senin, 13 Juli 2026 - 15:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu, 12 Juli 2026. Foto: BPMI Setpres

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu, 12 Juli 2026. Foto: BPMI Setpres

JAKARTA, ntbkita.com-Presiden Prabowo Subianto ingin Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi pusat ekonomi desa. Koperasi itu juga akan memegang peran utama dalam penyaluran barang subsidi kepada masyarakat.

Prabowo menyampaikan arahan itu pada puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

Ia meminta pemerintah menyalurkan seluruh barang subsidi melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Menurutnya, koperasi dapat memastikan bantuan negara menjangkau masyarakat yang berhak.

“Semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih. Harus, saya katakan ini harus,” tegas Prabowo.

Cegah Penyelewengan Subsidi

Prabowo menilai masyarakat yang membutuhkan harus menerima barang subsidi secara langsung. Ia tidak ingin pihak lain memperdagangkan kembali barang itu demi mencari keuntungan.

“Barang subsidi rakyat tidak boleh diperdagangkan, supaya yang membutuhkan dialah yang terima,” tegasnya.

Ia menyebut pemerintah dapat menyalurkan pupuk dan gas bersubsidi melalui koperasi. Skema itu juga dapat mencakup berbagai kebutuhan masyarakat lainnya.

“Pupuk bersubsidi bisa di koperasi, tabung gas bisa di koperasi. Hampir semua barang-barang subsidi kita salurkan lewat koperasi,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemprov NTB Percepat Koperasi Merah Putih lewat Penguatan Tata Kelola

Prabowo mengatakan pemerintah ingin mempersempit peluang penyelewengan. Ia juga menyoroti risiko penyelundupan barang subsidi ke luar negeri.

“Biar tidak diselewengkan dan diselundupkan ke luar negeri,” kata Prabowo.

Menurutnya, banyak barang subsidi tidak sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Sejumlah pihak justru mengatur penyalurannya untuk kepentingan lain.

“Karena banyak barang subsidi diselewengkan tidak sampai ke rakyat yang perlu. Tapi diatur-atur sedemikian. Bahkan banyak yang diselundupkan ke luar negeri,” ujarnya.

Hadir di 81 Ribu Desa dan Kelurahan

Pemerintah menargetkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih hadir di sekitar 81 ribu desa dan kelurahan. Jumlah itu mengikuti sebaran desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

Prabowo mengatakan gagasan penguatan koperasi desa lahir dari pengalamannya melihat kehidupan masyarakat. Ia pernah bertugas selama berbulan-bulan di desa dan kawasan pegunungan saat masih menjadi tentara.

Pengalaman itu membuatnya memahami kesulitan masyarakat di tingkat akar rumput. Ia pun ingin pemerintah mengambil langkah cepat untuk memperkuat ekonomi desa.

Baca Juga :  Usai Resmikan Bendungan Meninting, Presiden Prabowo Titip Lima Pesan untuk Masyarakat NTB

“Itu latar belakang Koperasi Merah Putih. Kemudian kita mulai rapat, kita susun,” ucapnya.

Prabowo menilai kondisi rakyat memerlukan tindakan konkret. Pemerintah tidak boleh membiarkan prosedur panjang menghambat program bagi masyarakat.

“Kita mulai rapat, kita mulai susun, kita mulai melancarkan. Ada beberapa pilihan kita bisa laksanakan dengan cara-cara biasa. Tapi rakyat yang susah tidak dalam keadaan biasa mereka memerlukan tindakan cepat kita tidak bisa dengan cara-cara biasa,” tegasnya.

Jadikan Koperasi Pusat Ekonomi Desa

Prabowo ingin koperasi menggerakkan kegiatan ekonomi dari tingkat desa. Kehadiran Koperasi Merah Putih juga harus memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dan barang subsidi.

Ia meminta jajaran pemerintah menjalankan program secara cepat, cerdas, dan praktis. Langkah itu harus memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kita harus berpikir besar, berpikir cerdas, berpikir praktis,” tegas Prabowo.

Pemerintah berharap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mampu memperkuat ekonomi masyarakat. Koperasi juga akan membantu pemerintah mengawasi penyaluran subsidi agar lebih tepat sasaran.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Efisiensi Kendaraan Dinas Hemat Anggaran Pemkot Mataram sebesar Rp 3 Miliar
Pemprov NTB Dorong UMKM Naik Kelas lewat KUR hingga Pasar Ekspor
Pemprov NTB Siapkan Petani Muda lewat Sekolah Pertanian
Investasi NTB Tembus Rp 33,73 Triliun, UMKM Naik 22,28 Persen
Kejari Lombok Tengah Pulihkan Rp 2,16 Miliar Tunggakan Pajak Daerah
Ekonomi NTB Melaju 7,41 Persen di Tengah Normalisasi Tambang, Jadi yang Tertinggi Kedua Nasional
BBM Subsidi Langka Bikin Aktivitas Nelayan NTB Lumpuh
Berpotensi Rugi Lagi, Dislutkan NTB Dorong Pihak Ketiga Kelola Pabrik Garam Bima

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:41 WITA

Efisiensi Kendaraan Dinas Hemat Anggaran Pemkot Mataram sebesar Rp 3 Miliar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:32 WITA

Pemprov NTB Dorong UMKM Naik Kelas lewat KUR hingga Pasar Ekspor

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:36 WITA

Pemprov NTB Siapkan Petani Muda lewat Sekolah Pertanian

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:23 WITA

Investasi NTB Tembus Rp 33,73 Triliun, UMKM Naik 22,28 Persen

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:58 WITA

Kejari Lombok Tengah Pulihkan Rp 2,16 Miliar Tunggakan Pajak Daerah

Berita Terbaru

Sudirsah Sujanto

Olahraga

Jelang PON 2028 Gubernur Iqbal Didorong Jadi Ketua KONI NTB

Sabtu, 8 Agu 2026 - 18:52 WITA