Peternakan Bebek BUMDes Picu Keluhan, Polisi Fasilitasi Mediasi

Avatar photo

Selasa, 21 April 2026 - 21:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LombokFokus|Lombok Barat – Keluhan warga terkait aktivitas BUMDes di bidang ternak bebek pedaging, di Desa Gunungsari ditindaklanjuti lewat mediasi. Mediasi berlangsung di Kantor Desa Gunungsari, Selasa (21/4/2026), sekitar pukul 11.00 Wita, melibatkan warga, aparat desa, serta unsur keamanan.

“Mediasi ini kami dorong, agar persoalan warga bisa diselesaikan dengan cara musyawarah dan tetap menjaga situasi aman,” ujar Kapolsek Gunungsari Iptu Ida Bagus Adnyana Putra, yang dikonfirmasi terpisah.

Baca Juga :  Markas Yonif TP Disiapkan di Poto Tano, Pemkab KSB Matangkan Lahan

Dikatakan, Bhabinkamtibmas Desa Gunungsari Aipda Jupan bersama Babinsa dan kepala desa, memfasilitasi pertemuan antara pengelola BUMDes dan warga RT 01 Dusun Pakel. Warga menyampaikan keluhan terkait bau pakan serta kotoran bebek, juga suara bising yang dirasa mengganggu lingkungan sekitar.

“Aparat keamanan dari Polri dan TNI hadir, untuk menjembatani komunikasi antara warga dan pengelola, agar ditemukan solusi terbaik tanpa menimbulkan konflik baru,” kata Iptu Adnyana Putra.

Dijelaskan, mediasi tersebut menghasilkan kesepakatan bersama. Aktivitas pemeliharaan bebek tetap berjalan, hingga masa panen akhir bulan, selanjutnya direncanakan relokasi ke tempat lain yang lebih aman bagi lingkungan.

Baca Juga :  Kecelakaan di Manggelewa Berujung Pembakaran Mobil

“Kesepakatan ini jadi langkah awal agar semua pihak merasa nyaman, dan aktivitas usaha tetap berjalan tanpa gangguan bagi warga,” katanya.

Selama kegiatan berlangsung, suasana tetap kondusif. Kehadiran aparat di lokasi memberi rasa aman, sekaligus memastikan komunikasi berjalan lancar hingga tercapai kesepakatan bersama.(djr)

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendagri Siapkan Formula Remunerasi Kepala Daerah untuk Tekan Korupsi
Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol, Gubernur Iqbal Ajak Warga Nobar di Halaman Bumi Gora
BRIDA NTB Buka Sayembara Riset untuk Peneliti Muda
Wamendagri Bima Arya Puji Kehebatan Negosiasi Gubernur NTB Lalu Iqbal dengan Pemerintah Pusat
Gubernur Se-Indonesia Berkumpul di Senggigi, Bahas UMKM dan Fiskal
Pemprov NTB Dorong GTRA Percepat Penyelesaian Konflik Agraria
Mulai 20 Juli, Jalan Dakota Mataram Uji Coba Satu Arah
Pemkot Mataram Gandeng Dunia Usaha Wujudkan Kota Layak Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:47 WITA

Kemendagri Siapkan Formula Remunerasi Kepala Daerah untuk Tekan Korupsi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 04:39 WITA

Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol, Gubernur Iqbal Ajak Warga Nobar di Halaman Bumi Gora

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WITA

BRIDA NTB Buka Sayembara Riset untuk Peneliti Muda

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:22 WITA

Wamendagri Bima Arya Puji Kehebatan Negosiasi Gubernur NTB Lalu Iqbal dengan Pemerintah Pusat

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:30 WITA

Gubernur Se-Indonesia Berkumpul di Senggigi, Bahas UMKM dan Fiskal

Berita Terbaru