Penanganan Jalan Provinsi Tak Perlu Tunggu Perda, DPRD NTB Usulkan Kesepakatan dengan Gubernur

Avatar photo

Jumat, 18 September 2026 - 06:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Aminurlah

Muhammad Aminurlah

MATARAM, ntbkita.com-Anggota DPRD NTB Muhammad Aminurlah meminta pemerintah mempercepat penanganan jalan provinsi tanpa menunggu pembentukan Peraturan Daerah (Perda). Ia mengusulkan kesepakatan antara pimpinan DPRD dan gubernur sebagai alternatif agar perbaikan jalan dapat segera berjalan.

Aminurlah menilai kebutuhan penanganan cukup mendesak, terutama pada sejumlah ruas jalan provinsi di Bima. Menurut dia, proses pembentukan Perda membutuhkan waktu panjang, sementara masyarakat telah menunggu perbaikan sejak 2024.

“Mestinya percepatan bisa dilakukan cukup dengan kesepakatan antara pimpinan DPRD dan kepala daerah (gubernur),” katanya di Mataram, Kamis (17/9/2026).

Usulkan Dasar Hukum Alternatif

Aminurlah mengatakan pemerintah dan DPRD dapat menggunakan dasar hukum alternatif sebelum regulasi baru berlaku.

Ia menyebut Permendagri Nomor 21 Tahun 2011 tentang pengelolaan keuangan daerah serta Pasal 54A sebagai dasar yang dapat digunakan sebelum pemberlakuan PP Nomor 12 terkait penganggaran kegiatan tahun jamak atau multi-years dalam pengelolaan keuangan daerah.

Baca Juga :  Mataram Tumbuh di Usia 33 Tahun, Gubernur Iqbal Minta Capaian Tak Berhenti pada Angka

Selain itu, Aminurlah merujuk pengalamannya saat masih menjadi anggota DPRD Kabupaten Bima. Menurut dia, pemerintah daerah saat itu menggunakan mekanisme kesepakatan antarpimpinan daerah untuk menangani kebutuhan mendesak.

Karena itu, ia menilai kesepakatan pimpinan DPRD dengan gubernur dapat menjadi pilihan agar pemerintah tidak harus menunggu seluruh proses pembentukan Perda.

Menurut Aminurlah, mekanisme itu juga dapat mempercepat eksekusi program karena proses Perda membutuhkan tahapan yang lebih panjang.

Jalan di Bima Jadi Perhatian

Aminurlah menyoroti kondisi ruas jalan provinsi di Bima dan sejumlah wilayah lain. Ia mengatakan persoalan itu telah berlangsung sejak 2024 sehingga pemerintah perlu mempercepat penanganannya.

Baca Juga :  Putri Mahkota Victoria dari Swedia Akan Kunjungi Lombok, Bawa Agenda Pembangunan Berkelanjutan

“Jalan provinsi di Bima ini sangat dibutuhkan. Kalau ditunda, dampaknya akan semakin besar. Ini sudah sejak 2024,” ucapnya.

Menurut dia, keterlambatan penanganan jalan dapat memperbesar dampak bagi masyarakat dan aktivitas ekonomi.

Sementara itu, terkait durasi pekerjaan, Aminurlah mengatakan aturan yang ada memberi fleksibilitas pelaksanaan hingga beberapa tahun anggaran dan masa jabatan kepala daerah.

Karena itu, ia kembali mendorong pimpinan DPRD dan gubernur segera mencapai kesepakatan agar pemerintah dapat memulai perbaikan jalan provinsi, khususnya di Bima.

Aminurlah menilai percepatan itu penting karena masyarakat telah lama menyampaikan kebutuhan perbaikan jalan di berbagai wilayah.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Lobar Kerucutkan Sasaran Kemiskinan Ekstrem Jadi 4.274 Jiwa lewat Data Digital
Pemprov NTB Perkuat Kepastian Hukum untuk Bangun Kepercayaan Investor
DPRD NTB Setujui Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Rp6,053 Triliun
Lombok Timur Juara III Pemda Berprestasi, Kemendagri Beri Insentif Rp1 Miliar
MTQ Kecamatan Lembar Ditutup, Pemkab Lombok Barat Minta Pembinaan Santri Diperkuat
Jelang MotoGP Mandalika 2026, Maskapai Ajukan 47 Penerbangan Tambahan
Lombok Tengah Uji Program Pencegahan Perundungan di 12 Sekolah
Pengelolaan Zakat dan Wakaf Antar Mataram Raih Penghargaan Nasional 2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:30 WITA

Pemprov NTB Perkuat Kepastian Hukum untuk Bangun Kepercayaan Investor

Sabtu, 19 September 2026 - 08:59 WITA

DPRD NTB Setujui Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Rp6,053 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 - 05:24 WITA

Lombok Timur Juara III Pemda Berprestasi, Kemendagri Beri Insentif Rp1 Miliar

Jumat, 18 September 2026 - 16:58 WITA

MTQ Kecamatan Lembar Ditutup, Pemkab Lombok Barat Minta Pembinaan Santri Diperkuat

Jumat, 18 September 2026 - 08:08 WITA

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Maskapai Ajukan 47 Penerbangan Tambahan

Berita Terbaru

Kerja sama peningkatan pelayanan penyakit jantung di RSUD Tripat.

Kesehatan

RSUD Tripat Tingkatkan Layanan Jantung dan Cerebrovascular

Sabtu, 19 Sep 2026 - 12:11 WITA