DOMPU, ntbkita.com- Kementerian Pertanian mendukung peremajaan 754 hektare kebun jambu mete di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, pada 2026. Program ini menyasar kelompok tani di empat kecamatan untuk meningkatkan produktivitas perkebunan dan pendapatan petani.
Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu Assyadat mengatakan, petani akan memperoleh dukungan benih, pupuk, serta pendampingan teknis. Program ini melibatkan Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Surabaya.
Namun, pelaksanaan program masih menunggu kelengkapan administrasi kelompok tani calon penerima bantuan.
Kecamatan Pekat Dapat Alokasi Terluas
Kecamatan Pekat memperoleh alokasi peremajaan seluas 377,1 hektare di Desa Nangamiro dan Kadindi. Sementara itu, Kecamatan Manggelewa mendapat 210 hektare yang mencakup Desa Kampasi Meci, Tanju, Banggo, Sukadamai, dan Naga Tumpu.
Selanjutnya, Kecamatan Kempo memperoleh 117 hektare di Desa Tolo Kalo dan Songgaja. Adapun Kecamatan Pajo mendapat alokasi 49,9 hektare di Desa Woko.
Produktivitas Mete Menurun
Assyadat menjelaskan, sebagian tanaman mete di Dompu telah berusia tua sehingga hasil panennya menurun. Gangguan penyakit dan terbatasnya peremajaan ikut menghambat produktivitas komoditas perkebunan ini.
Sebelumnya, jambu mete menjadi salah satu komoditas andalan petani Dompu, terutama di kawasan transmigrasi. Namun, penurunan produktivitas membuat sebagian petani beralih ke tanaman musiman seperti jagung yang lebih cepat menghasilkan.
Menurut Assyadat, keberhasilan peremajaan tidak cukup hanya melalui penanaman bibit baru. Petani juga perlu memelihara tanaman hingga memasuki masa produktif.
“Selama tanaman jambu mete belum menghasilkan, petani dapat memanfaatkan lahan untuk menanam komoditas sela yang sesuai dengan kondisi setempat,” katanya.
Selain tanaman sela, petani berpeluang mengembangkan peternakan apabila kondisi kebun dan kemampuan mereka memungkinkan.
Pemerintah daerah berharap peremajaan dan pendampingan dapat memulihkan produktivitas kebun mete sekaligus memperkuat sumber pendapatan petani di Dompu.









Komentar