BRIDA NTB Bedah Efektivitas Makan Bergizi Gratis: Serap Pangan Lokal Demi Dongkrak Ekonomi

Avatar photo

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BRIDA NTB menggelar evaluasi pelaksanaan MBG.

BRIDA NTB menggelar evaluasi pelaksanaan MBG.

LOMBOK BARAT – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Nusa Tenggara Barat mengevaluasi total pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah strategis ini bertujuan menyusun rekomendasi kebijakan berbasis data konkret guna mendongkrak status gizi siswa sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat setempat.

Tim peneliti memaparkan hasil kajian tersebut dalam Seminar Hasil Kajian di Ruang Rapat BRIDA NTB, Selasa (13/10/2026). Kajian mengungkap fakta bahwa program MBG terbukti meringankan beban pengeluaran uang saku para siswa di sekolah.

Sejumlah Catatan Evaluasi dan Menu

Meski membawa dampak positif, tim peneliti menyoroti beberapa catatan penting yang memerlukan pembenahan segera. Aspek krusial tersebut mencakup ketepatan jadwal distribusi makanan, keberagaman serta kelezatan menu, hingga takaran porsi yang wajib memenuhi standar gizi anak.

Peneliti juga mencermati pengaruh program terhadap fokus kegiatan belajar siswa di kelas. Dari sektor ekonomi, tim riset mendorong keterlibatan aktif pemasok lokal agar perputaran dana program langsung menyentuh masyarakat NTB.

Baca Juga :  Peringatan Sumpah Pemuda ke-98 di NTB, Pemuda Berprestasi Terima Penghargaan

Dorong Peran Petani dan Peternak Daerah

Kepala BRIDA NTB, I Gede Putu Aryadi, menegaskan bahwa kesuksesan MBG memiliki dimensi yang jauh lebih luas daripada sekadar urusan pemenuhan nutrisi harian anak. Keberhasilan program turut menyangkut perlindungan anak, ketahanan pangan keluarga, dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“NTB memiliki potensi pertanian, peternakan, dan perikanan yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan program. Karena itu, evaluasi berbasis data diperlukan untuk mengetahui sejauh mana potensi lokal telah terlibat dalam rantai pasok MBG,” kata I Gede Putu Aryadi.

Pihak Bappeda NTB pun menyuarakan komitmen serupa demi menyelaraskan pasokan bahan pangan. Bappeda meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyerap hasil panen para petani, peternak, dan nelayan lokal secara optimal.

Baca Juga :  TGH Lalu Muhammad Turmudzi Badaruddin Wafat, Indonesia Kehilangan Ulama Karismatik

Perkuat Akurasi Riset dan Pengawasan

Dalam kesempatan yang sama, akademisi dari Universitas 45 Mataram mengingatkan pentingnya menambah sampel penelitian pada kajian lanjutan. Langkah ini akan mempertajam akurasi data serta memperjelas disparitas kondisi antara kawasan perkotaan dan perdesaan.

Para peserta seminar juga mengupas sejumlah hambatan lapangan, mulai dari perizinan riset hingga urgensi pengawasan keamanan pangan secara ketat. Sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah dan kampus menjadi kunci utama agar program tepat sasaran.

Melalui data riset yang solid ini, BRIDA NTB siap menyerahkan policy brief resmi kepada Gubernur NTB. Dokumen tersebut akan menjadi pijakan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang terukur dan berdampak nyata.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PUPR NTB Mulai Perbaiki Jalan Penujak–Montong Ajan, Sasar Ruas 6,5 Kilometer
Sebanyak 754 Hektare Kebun Mete di Dompu Masuk Program Peremajaan Kementan
BRIDA NTB dan Kementerian Hukum Siapkan Pendampingan Kekayaan Intelektual
Dekranasda NTB Ingin Riset Tenun Lombok Perkuat Daya Saing Perajin
Peringatan Sumpah Pemuda ke-98 di NTB, Pemuda Berprestasi Terima Penghargaan
KPK Jadikan NTB Satu Data Referensi Pengembangan Sistem Analitik Pemberantasan Korupsi
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Santri of The Year 2026
Kementerian PU Guyur Rp182,6 Miliar ke Bima, Genjot Irigasi hingga Tangkal Banjir

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:04 WITA

PUPR NTB Mulai Perbaiki Jalan Penujak–Montong Ajan, Sasar Ruas 6,5 Kilometer

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:13 WITA

Sebanyak 754 Hektare Kebun Mete di Dompu Masuk Program Peremajaan Kementan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:08 WITA

BRIDA NTB dan Kementerian Hukum Siapkan Pendampingan Kekayaan Intelektual

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:44 WITA

Peringatan Sumpah Pemuda ke-98 di NTB, Pemuda Berprestasi Terima Penghargaan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:49 WITA

KPK Jadikan NTB Satu Data Referensi Pengembangan Sistem Analitik Pemberantasan Korupsi

Berita Terbaru