Bale Tenun NTB Bawa Kriya Lombok-Sumbawa ke Makassar

Avatar photo

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, ntbkita.com-Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTB memperkuat promosi dan pembinaan perajin melalui Pameran Kriya dan Wastra di Atrium Trans Studio Mall Makassar.

Pameran untuk memeriahkan HUT ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) itu berlangsung pada 9-12 Juli 2026.

Ketua Dekranasda NTB Hj. Sinta M. Iqbal menegaskan komitmen Pemprov NTB dalam memperluas pasar produk unggulan daerah. Pemerintah juga ingin meningkatkan daya saing wastra dan kriya karya perajin lokal.

Bale Tenun Hadirkan Produk Lombok dan Sumbawa

Dekranasda NTB mengusung konsep Bale Tenun NTB. Stan itu menghadirkan berbagai produk unggulan dari Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

Produk yang tampil meliputi kain tenun tradisional, anyaman ketak, gerabah, mutiara, serta beragam kriya. Seluruh karya mencerminkan kekayaan budaya dan kreativitas perajin NTB.

Dekranasda NTB tidak hanya memanfaatkan pameran sebagai sarana promosi. Kegiatan itu juga membuka ruang belajar untuk memperkuat pembinaan perajin dan memperluas jaringan pemasaran.

Baca Juga :  Bale Kita Diresmikan, Rumah Baru UMKM NTB

“Kami memperoleh banyak pembelajaran dari Ketua Umum dan Ketua Harian Dekranas Pusat. Kami didorong untuk semakin memperkuat pembinaan kepada para perajin agar produk-produk unggulan NTB mampu bersaing dan menembus pasar nasional,” ujar Sinta M. Iqbal.

Cari Perajin Berbakat yang Belum Tersentuh

Sinta mengatakan, Dekranas Pusat mendorong setiap daerah untuk aktif menggali potensi hidden talent para perajin.

NTB memiliki kekayaan budaya, keterampilan, dan sumber daya perajin yang besar. Dekranasda perlu mendampingi mereka agar mampu meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk.

“NTB memiliki potensi kerajinan yang luar biasa. Tugas kami adalah menemukan lebih banyak perajin berbakat, mendampingi mereka, meningkatkan kualitas produknya, dan membuka akses pasar yang lebih luas sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Karnaval Tenun Srimananti Hidupkan Warisan Budaya Pringgasela

Dekranasda NTB akan memakai berbagai praktik baik dari kegiatan itu untuk menyempurnakan program pembinaan.

Program itu mencakup pengembangan desain, peningkatan kualitas produk, penguatan kemasan, dan strategi pemasaran yang mengikuti kebutuhan pasar.

Perluas Konsultasi dan Akses Pasar

Sinta mengapresiasi Dekranas Pusat karena membuka ruang konsultasi bagi seluruh Dekranasda di Indonesia.

Ruang konsultasi itu membantu daerah memperkuat kapasitas perajin dan pelaku UMKM berbasis kerajinan.

Melalui Bale Tenun NTB, Dekranasda tidak hanya membawa produk. Stan itu juga memperkenalkan tradisi, identitas budaya, dan keterampilan lintas generasi.

Partisipasi pada HUT ke-46 Dekranas menjadi bagian dari penguatan ekonomi kreatif berbasis budaya. Pemprov NTB berharap pembinaan yang terarah dan pemasaran yang luas dapat membantu perajin naik kelas.

Wastra dan kriya NTB juga berpeluang menjadi penggerak ekonomi sekaligus duta budaya di pasar nasional dan internasional.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Putri Mahkota Swedia Dengarkan Kisah Petani Sajang, Irigasi 450 Meter Perpanjang Masa Tanam
Komisi IV DPR RI Dorong Budidaya Lobster Lombok Timur Naik Kelas
Inflasi NTB Capai 4,03 Persen, NTP Menguat dan Wisnus Tembus 1,41 Juta
Dukung Ketahanan Pangan, Polres Lombok Timur Serahkan Alsintan kepada Petani
55 Desa NTB Terima Rp 16,5 Miliar dari Program Desa Berdaya
Ekonomi NTB Tumbuh 10,42 Persen, Ekonom Unram Ingatkan Manfaatnya Harus Sampai ke Warga
Disparekraf NTB Siapkan Creative Hub dan Ekraf Satu Data
Sensus Ekonomi NTB Capai 94 Persen, Pemprov Perkuat Kebijakan Berbasis Data

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 07:54 WITA

Putri Mahkota Swedia Dengarkan Kisah Petani Sajang, Irigasi 450 Meter Perpanjang Masa Tanam

Jumat, 4 September 2026 - 10:30 WITA

Komisi IV DPR RI Dorong Budidaya Lobster Lombok Timur Naik Kelas

Rabu, 2 September 2026 - 08:09 WITA

Inflasi NTB Capai 4,03 Persen, NTP Menguat dan Wisnus Tembus 1,41 Juta

Selasa, 1 September 2026 - 16:48 WITA

Dukung Ketahanan Pangan, Polres Lombok Timur Serahkan Alsintan kepada Petani

Selasa, 1 September 2026 - 08:44 WITA

55 Desa NTB Terima Rp 16,5 Miliar dari Program Desa Berdaya

Berita Terbaru