MATARAM, ntbkita.com-Amerika Serikat mulai mencuri perhatian di Piala Dunia 2026. Tuan rumah itu memastikan langkah ke babak 32 besar setelah meraih dua kemenangan awal di Grup D.
AS membuka turnamen dengan kemenangan 4-1 atas Paraguay. Mereka kemudian menaklukkan Australia 2-0 di Seattle Stadium.
Kemenangan itu terasa istimewa. AS untuk pertama kalinya dalam 96 tahun mampu meraih dua kemenangan beruntun di Piala Dunia pria.
Tuan Rumah Mulai Percaya Diri
Keberhasilan AS lolos lebih cepat membuat publik mulai menyorot proyek besar sepak bola mereka. Selama ini, AS lebih sering dipandang sebagai pasar olahraga besar, bukan kekuatan utama sepak bola dunia.
Namun, Piala Dunia 2026 memberi panggung berbeda. Bermain di rumah sendiri, AS mulai menunjukkan kepercayaan diri lebih besar.
Kemenangan atas Australia juga terasa penting karena AS tampil tanpa Christian Pulisic. Meski kehilangan salah satu pemain paling dikenal, tim asuhan Mauricio Pochettino tetap mampu mengontrol laga.
Peluang Bicara Lebih Jauh
AS kini menatap babak 32 besar dengan modal kuat. Posisi mereka di Grup D juga semakin aman setelah Paraguay mengalahkan Turki 1-0.
Hasil itu membuat AS mengunci posisi teratas grup. Sementara Turki tersingkir dari persaingan.
Situasi ini memberi ruang bagi Pochettino untuk mengatur tenaga pemain pada laga terakhir fase grup melawan Turki, 25 Juni 2026.
Format Baru Bikin Drama Lebih Panjang
Piala Dunia 2026 menjadi edisi pertama dengan 48 tim dan 104 pertandingan. FIFA menggelar turnamen ini di 16 kota tuan rumah di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
Format baru membuat babak gugur dimulai dari 32 besar. Selain juara dan runner-up grup, tim peringkat tiga terbaik juga masih punya peluang lolos.
Bagi AS, start sempurna memberi keuntungan besar. Mereka tidak perlu menunggu hitung-hitungan rumit untuk menjaga asa melaju.
Meski begitu, label generasi emas belum sepenuhnya aman. AS masih harus membuktikan diri pada fase gugur.
Dua kemenangan awal memang memberi sinyal kuat. Namun, tekanan Piala Dunia biasanya meningkat drastis setelah fase grup.
Untuk sementara, AS telah mengirim pesan jelas. Mereka bukan sekadar tuan rumah Piala Dunia 2026, tetapi juga tim yang mulai layak diperhitungkan.










Komentar