Negara Terkecil di Piala Dunia 2026 Bikin Ekuador Frustrasi

Avatar photo

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pertandingan Ekuador vs Curacao berakhir imbang.

Pertandingan Ekuador vs Curacao berakhir imbang.

MATARAM, ntbkita.com-Curacao mencetak sejarah besar di Piala Dunia 2026. Negara kecil dari kawasan Karibia itu menahan Ekuador 0-0 pada laga Grup E di Kansas City.

Hasil imbang ini menjadi poin pertama Curacao sepanjang sejarah Piala Dunia. Pencapaian itu terasa istimewa karena Curacao datang sebagai negara terkecil yang pernah tampil di putaran final.

Curacao memiliki populasi sekitar 156 ribu jiwa. Namun, tim asuhan mereka mampu memberi perlawanan keras kepada Ekuador yang lebih berpengalaman.

Eloy Room Jadi Pahlawan

Kiper Curacao Eloy Room menjadi tokoh utama dalam laga ini. Penjaga gawang berusia 37 tahun itu tampil luar biasa di bawah mistar.

Room mencatat 15 penyelamatan sepanjang pertandingan. Catatan itu menjadi rekor baru penyelamatan terbanyak dalam satu laga 90 menit Piala Dunia.

Ekuador sebenarnya tampil sangat dominan. Mereka menguasai permainan dan melepaskan lebih dari 20 tembakan ke gawang Curacao.

Namun, semua peluang Ekuador kandas. Room berkali-kali menggagalkan serangan lawan dan menjaga gawang Curacao tetap aman hingga laga berakhir.

Baca Juga :  Amerika Serikat Pecahkan Penantian 96 Tahun di Piala Dunia 2026

Bangkit Setelah Dihajar Jerman

Hasil imbang ini menjadi respons kuat dari Curacao. Enam hari sebelumnya, mereka kalah telak 1-7 dari Jerman pada laga debut Piala Dunia.

Kekalahan itu sempat memunculkan keraguan. Curacao dinilai akan kesulitan bersaing di Grup E yang dihuni Jerman, Pantai Gading, dan Ekuador.

Namun, laga melawan Ekuador mengubah cerita. Curacao menunjukkan disiplin bertahan dan mental kuat.

Mereka tidak hanya bertahan total. Curacao juga beberapa kali mencoba keluar dari tekanan dan membangun serangan balik.

Bagi Ekuador, hasil imbang ini menjadi pukulan. Mereka datang ke Kansas City dengan kebutuhan meraih kemenangan setelah kalah 0-1 dari Pantai Gading pada laga pertama.

Ekuador juga membawa modal bagus sebelum menghadapi Curacao. Mereka sempat datang dengan catatan panjang tidak terkalahkan.

Namun, dominasi permainan tidak cukup. Ekuador gagal memecah kebuntuan dan harus puas membawa satu poin dari dua laga awal.

Baca Juga :  Porprov NTB Jadi Ujian Kesiapan Menuju PON 2028

Hasil ini membuat persaingan Grup E semakin menarik. Jerman berada dalam posisi lebih aman setelah menang atas Pantai Gading, sementara Ekuador harus bekerja lebih keras pada laga berikutnya.

Format Baru Mulai Bicara

Pencapaian Curacao juga memberi cerita menarik dalam Piala Dunia 2026. Turnamen edisi ini menjadi yang pertama memakai format 48 tim.

Banyak pihak sempat khawatir format baru akan menghadirkan terlalu banyak laga tidak seimbang. Kekalahan telak Curacao dari Jerman sempat memperkuat kekhawatiran itu.

Namun, hasil imbang melawan Ekuador memberi sudut pandang berbeda. Negara kecil tetap bisa menghadirkan perlawanan, drama, dan cerita besar di panggung dunia.

Curacao kini belum tentu melangkah jauh. Namun, mereka sudah menulis sejarah.

Satu poin melawan Ekuador menjadi bukti bahwa Piala Dunia tidak selalu milik negara besar. Kadang, kisah paling kuat justru lahir dari tim kecil yang menolak menyerah.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang PON 2028 Gubernur Iqbal Didorong Jadi Ketua KONI NTB
Pathul Bahri Dinilai Punya Empat Modal Kuat Pimpin KONI NTB
Astindo NTB Gandeng Mitra Malaysia Pasarkan Tiket MotoGP Mandalika 2026
Mahasiswi Farmasi UMMAT Raih Perak Bridge Porprov NTB 2026
Mahasiswa Ummat Raih Perunggu Grasstrack Porprov NTB 2026
Kota Mataram Juara Umum Porprov NTB 2026 dengan 200 Emas
Warga NTB Dapat Diskon 50 Persen Tiket MotoGP Mandalika 2026
Porprov NTB Jadi Ujian Kesiapan Menuju PON 2028

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:52 WITA

Jelang PON 2028 Gubernur Iqbal Didorong Jadi Ketua KONI NTB

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:48 WITA

Pathul Bahri Dinilai Punya Empat Modal Kuat Pimpin KONI NTB

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:32 WITA

Astindo NTB Gandeng Mitra Malaysia Pasarkan Tiket MotoGP Mandalika 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:01 WITA

Mahasiswi Farmasi UMMAT Raih Perak Bridge Porprov NTB 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:57 WITA

Mahasiswa Ummat Raih Perunggu Grasstrack Porprov NTB 2026

Berita Terbaru

Sudirsah Sujanto

Olahraga

Jelang PON 2028 Gubernur Iqbal Didorong Jadi Ketua KONI NTB

Sabtu, 8 Agu 2026 - 18:52 WITA