Smelter Tembaga AMMAN Rampung, Kapasitas Olah 900 Ribu Ton Konsentrat

Avatar photo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWA BARAT, ntbkita.com-PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN) resmi merampungkan proyek pembangunan smelter tembaga di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat.

AMMAN dan China Nonferrous Metal Industry’s Foreign Engineering and Construction Co., Ltd. (NFC) menandatangani Completion and Project Acceptance Certificate (PAC) di kantor pusat NFC, Beijing, Tiongkok, pada 18 Juli 2026.

Penandatanganan PAC menandai selesainya seluruh pekerjaan konstruksi dan item punch list terkait komisioning sesuai ruang lingkup kontrak.

Smelter tembaga AMMAN telah beroperasi selama lebih dari satu tahun. Fasilitas itu juga telah memenuhi seluruh uji jaminan kinerja atau performance guarantee test sesuai persyaratan kontrak.

AMMAN kini memasuki fase operasi jangka panjang setelah menuntaskan seluruh tahapan proyek.

AMMAN Perkuat Hilirisasi Nasional

Presiden Direktur AMMAN Arief Sidarto mengatakan penyelesaian proyek itu menjadi hasil dedikasi dan kolaborasi seluruh karyawan serta mitra perusahaan.

“Rampungnya proyek smelter ini merupakan pencapaian penting bagi AMMAN. Di baliknya terdapat kerja keras, ketangguhan, dan kolaborasi yang kuat dari seluruh karyawan serta para mitra kami dalam menghadapi berbagai tantangan selama proses pembangunan dan komisioning. Beroperasinya smelter ini menegaskan komitmen kami untuk mendukung agenda hilirisasi nasional. Ke depan, kami berharap ekosistem kebijakan yang mendukung daya saing industri pengolahan dan pertambangan dalam negeri dapat terus diperkuat agar Indonesia mampu memaksimalkan manfaat hilirisasi dan tetap kompetitif di tengah dinamika global,” ujar Arief.

Baca Juga :  Administasi Anak di Sumbawa Barat Diperkuat Lewat Program Jawara

Chairman NFC Liu Yu menilai penyelesaian proyek smelter AMMAN mencerminkan kuatnya kolaborasi internasional. Kerja sama itu mendukung pengembangan industri pengolahan mineral berskala besar dan bernilai tambah tinggi.

Olah Konsentrat Batu Hijau dan Elang

AMMAN merancang smelter berstatus Proyek Strategis Nasional itu untuk mengolah hingga 900 ribu metrik ton konsentrat per tahun.

Smelter akan mengolah konsentrat dari Tambang Batu Hijau. Pada masa mendatang, fasilitas itu juga akan mengolah konsentrat dari Tambang Elang.

Baca Juga :  Kriya dan Wastra NTB Masuk Etalase UNIQLO

Kompleks terintegrasi itu akan menghasilkan katoda tembaga berkualitas tinggi, emas, perak, asam sulfat, dan selenium.

Berbagai sektor membutuhkan produk itu, mulai dari energi terbarukan, mobilitas listrik, teknologi digital, hingga manufaktur berteknologi tinggi.

Produk smelter juga akan mendukung kebutuhan mineral kritis dunia yang terus meningkat.

Integrasikan Teknologi Pengolahan Terkini

Fasilitas smelter AMMAN mengintegrasikan teknologi pengolahan terkini dengan sistem pengelolaan lingkungan kelas dunia.

Teknologi itu mendukung pemulihan logam secara optimal, meningkatkan efisiensi energi, dan memperkuat keandalan operasional. Sistem tersebut juga mendukung pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Rampungnya proyek smelter membuka fase baru bagi AMMAN sebagai perusahaan yang mengintegrasikan kegiatan pertambangan dan pengolahan mineral.

Kehadiran smelter itu juga memperkuat ekosistem hilirisasi nasional dan meningkatkan nilai tambah mineral Indonesia di pasar global.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Efisiensi Kendaraan Dinas Hemat Anggaran Pemkot Mataram sebesar Rp 3 Miliar
Pemprov NTB Dorong UMKM Naik Kelas lewat KUR hingga Pasar Ekspor
Pemprov NTB Siapkan Petani Muda lewat Sekolah Pertanian
Investasi NTB Tembus Rp 33,73 Triliun, UMKM Naik 22,28 Persen
Kejari Lombok Tengah Pulihkan Rp 2,16 Miliar Tunggakan Pajak Daerah
Ekonomi NTB Melaju 7,41 Persen di Tengah Normalisasi Tambang, Jadi yang Tertinggi Kedua Nasional
BBM Subsidi Langka Bikin Aktivitas Nelayan NTB Lumpuh
Berpotensi Rugi Lagi, Dislutkan NTB Dorong Pihak Ketiga Kelola Pabrik Garam Bima

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:32 WITA

Pemprov NTB Dorong UMKM Naik Kelas lewat KUR hingga Pasar Ekspor

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:36 WITA

Pemprov NTB Siapkan Petani Muda lewat Sekolah Pertanian

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:23 WITA

Investasi NTB Tembus Rp 33,73 Triliun, UMKM Naik 22,28 Persen

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:58 WITA

Kejari Lombok Tengah Pulihkan Rp 2,16 Miliar Tunggakan Pajak Daerah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:50 WITA

Ekonomi NTB Melaju 7,41 Persen di Tengah Normalisasi Tambang, Jadi yang Tertinggi Kedua Nasional

Berita Terbaru

Sudirsah Sujanto

Olahraga

Jelang PON 2028 Gubernur Iqbal Didorong Jadi Ketua KONI NTB

Sabtu, 8 Agu 2026 - 18:52 WITA