Polres Lombok Tengah Tingkatkan Patroli Malam, Sasar Titik Rawan dan Keramaian

Avatar photo

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Patroli malam yang dilakukan jajaran Polres Lombok Tengah. (humas polres loteng)

Patroli malam yang dilakukan jajaran Polres Lombok Tengah. (humas polres loteng)

LOMBOK TENGAH, ntbkita.com-Polres Lombok Tengah meningkatkan patroli skala besar untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Patroli ini menyasar sejumlah titik rawan dan pusat aktivitas warga pada malam hari.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto mengatakan, kegiatan itu masuk dalam upaya preventif melalui program Patroli Rinjani Presisi Polda NTB.

“Kami mulai meningkatkan kegiatan preventif melalui Patroli Rinjani Presisi Polda NTB,” kata Eko di Lombok Tengah, Senin.

Patroli menyasar lokasi yang berpotensi menjadi pusat aktivitas masyarakat pada malam hari. Polres Lombok Tengah ingin memastikan kehadiran polisi dapat memberi rasa aman bagi warga.

Petugas juga menyambangi pusat keramaian, lokasi warga berkumpul, titik rawan, dan jalur yang masyarakat pakai pada malam hari.

Baca Juga :  Gedung Baru DPRD NTB Mulai Dibangun 2027, Pemerintah Pusat Tanggung Biayanya

Sasar Titik Rawan

Eko menjelaskan, patroli skala besar melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja. Sinergi antarinstansi itu bertujuan menjaga keamanan wilayah Lombok Tengah.

Menurut Eko, petugas menjalankan patroli secara humanis, profesional, dan responsif. Polres Lombok Tengah ingin mencegah berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selain memantau situasi, petugas berdialog dengan warga. Mereka juga memberi imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengajak warga menjaga lingkungan masing-masing.

“Patroli ini merupakan salah satu upaya preventif untuk mencegah tindak kriminalitas, balap liar, penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, maupun potensi gangguan keamanan lainnya,” ujarnya.

Petugas juga melakukan pendekatan persuasif kepada kelompok masyarakat yang masih berkumpul hingga larut malam. Langkah itu menjadi bagian dari edukasi dan pencegahan gangguan keamanan maupun kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga :  Gedung Baru DPRD NTB Ditarget Mulai Dibangun Akhir 2026

Ajak Warga Jaga Keamanan

Eko menegaskan, patroli itu menjadi bagian dari tugas Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Polres Lombok Tengah juga menunjukkan komitmen untuk menciptakan situasi aman dan tertib.

“Kami ingin memastikan Polri selalu hadir di tengah masyarakat. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” katanya.

Eko berharap peningkatan intensitas patroli secara berkelanjutan mampu menekan angka kriminalitas. Ia juga berharap masyarakat merasakan keamanan dan kenyamanan dalam beraktivitas.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rawan Kekeringan, NTB Minta Pusat Bangun 106 Sumur Bor
Pemprov NTB Dorong Tertib Frekuensi Radio untuk Cegah Gangguan Layanan Vital
Pemprov NTB Perketat Pengawasan Program MBG, SPPG Wajib Patuhi Standar
Gedung Baru DPRD NTB Mulai Dibangun 2027, Pemerintah Pusat Tanggung Biayanya
Gubernur Iqbal: Birokrasi Harus Bertumpu pada Sistem, Bukan Figur
Gubernur Iqbal Paparkan Tantangan Fiskal dan Infrastruktur NTB kepada Komisi V DPR RI
Museum NTB Terima 31.340 Pengunjung, PAD Capai 103 Persen
Gubernur Iqbal: Setiap Rupiah APBD Harus Berdampak bagi Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:19 WITA

Rawan Kekeringan, NTB Minta Pusat Bangun 106 Sumur Bor

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:27 WITA

Pemprov NTB Dorong Tertib Frekuensi Radio untuk Cegah Gangguan Layanan Vital

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:25 WITA

Pemprov NTB Perketat Pengawasan Program MBG, SPPG Wajib Patuhi Standar

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:54 WITA

Gedung Baru DPRD NTB Mulai Dibangun 2027, Pemerintah Pusat Tanggung Biayanya

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:29 WITA

Gubernur Iqbal: Birokrasi Harus Bertumpu pada Sistem, Bukan Figur

Berita Terbaru

Daerah

Rawan Kekeringan, NTB Minta Pusat Bangun 106 Sumur Bor

Sabtu, 25 Jul 2026 - 15:19 WITA