Lima Jamaah Haji NTB Meninggal sebelum Armusna

Avatar photo

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ibadah haji 2026. (kemenhaj)

Ibadah haji 2026. (kemenhaj)

MATARAM, ntbkita.com-Kabar duka datang dari pelaksanaan ibadah haji Embarkasi Lombok. Lima jamaah haji asal NTB meninggal dunia di Arab Saudi sebelum pelaksanaan Armusna atau puncak ibadah haji di Arafah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) NTB Lalu Muhamad Amin membenarkan laporan itu. Ia mengatakan, total jamaah haji NTB yang meninggal sebanyak lima orang.

“Sampai saat ini total kematian yang dilaporkan ada lima orang. Tiga perempuan dan dua laki-laki,” ujarnya di Mataram, Kamis.

Amin menyebut, jamaah yang meninggal berasal dari Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Lombok Timur, dan Kabupaten Lombok Tengah.

“Kematian jamaah ini terjadi sebelum pelaksanaan Armusna atau puncak ibadah haji di Arafah,” terang Lalu Muhamad Amin.

Baca Juga :  Pemprov NTB Integrasikan SPM dengan Perencanaan dan Anggaran Daerah

Menurut Amin, kematian jamaah dipengaruhi beberapa faktor. Mulai dari usia lanjut, penyakit penyerta, hingga kelelahan atau efek suhu tinggi di Arab Saudi.

“Jadi, beberapa jamaah yang kondisi menurun diperkirakan mengalami kelelahan berlebih sehingga kesehatan menurun hingga meninggal,” terang mantan Kepala Bidang Haji dan Umrah di Kanwil Kemenag NTB ini.

Jamaah Dalam Observasi

Amin mengatakan, sejauh ini kondisi jamaah haji NTB pascapuncak pelaksanaan ibadah haji dari kloter 1 hingga kloter 15 dalam keadaan sehat walafiat. Meski begitu, sebagian jamaah mengalami penurunan kondisi kesehatan akibat kelelahan.

Beberapa jamaah juga sedang dalam observasi tim kesehatan.

Baca Juga :  Gubernur Iqbal Buka Jalan Kepastian Kelola Hutan Sesaot setelah Penantian 40 Tahun

“Saat melempar jumroh beberapa jamaah menunjukkan penurunan kondisi fungsional (kelelahan berlebih). Penurunan sering terjadi setelah aktivitas (kembali ke hotel) sehingga terjadi fisik jamaah drop,” ujarnya.

Untuk menjaga kondisi jamaah, PPIH Arab Saudi terus melakukan pengawasan. Pengawasan dilakukan di lapangan maupun di fasilitas kesehatan atau rumah sakit setempat untuk mencegah kejadian serupa dan memastikan kondisi jamaah tetap stabil.

“Beberapa jamaah masih dirawat dalam status observasi oleh tim kesehatan setempat. Tim kesehatan bertugas mendampingi dan melakukan observasi terhadap kasus-kasus yang menurun kondisinya. Sementara, pelayanan makanan dan dukungan logistik dilaporkan memadai, mendukung penanganan di lapangan,” katanya.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Lobar Kerucutkan Sasaran Kemiskinan Ekstrem Jadi 4.274 Jiwa lewat Data Digital
Pemprov NTB Perkuat Kepastian Hukum untuk Bangun Kepercayaan Investor
DPRD NTB Setujui Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Rp6,053 Triliun
Lombok Timur Juara III Pemda Berprestasi, Kemendagri Beri Insentif Rp1 Miliar
MTQ Kecamatan Lembar Ditutup, Pemkab Lombok Barat Minta Pembinaan Santri Diperkuat
Jelang MotoGP Mandalika 2026, Maskapai Ajukan 47 Penerbangan Tambahan
Lombok Tengah Uji Program Pencegahan Perundungan di 12 Sekolah
Penanganan Jalan Provinsi Tak Perlu Tunggu Perda, DPRD NTB Usulkan Kesepakatan dengan Gubernur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:30 WITA

Pemprov NTB Perkuat Kepastian Hukum untuk Bangun Kepercayaan Investor

Sabtu, 19 September 2026 - 08:59 WITA

DPRD NTB Setujui Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Rp6,053 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 - 05:24 WITA

Lombok Timur Juara III Pemda Berprestasi, Kemendagri Beri Insentif Rp1 Miliar

Jumat, 18 September 2026 - 16:58 WITA

MTQ Kecamatan Lembar Ditutup, Pemkab Lombok Barat Minta Pembinaan Santri Diperkuat

Jumat, 18 September 2026 - 08:08 WITA

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Maskapai Ajukan 47 Penerbangan Tambahan

Berita Terbaru

Kerja sama peningkatan pelayanan penyakit jantung di RSUD Tripat.

Kesehatan

RSUD Tripat Tingkatkan Layanan Jantung dan Cerebrovascular

Sabtu, 19 Sep 2026 - 12:11 WITA