BIMA, ntbkita.com-Polres Bima mengajak seluruh lapisan masyarakat mengambil peran aktif memberantas peredaran gelap narkotika di lingkungannya. Aparat kepolisian menegaskan bahwa keberanian warga melapor menjadi kunci penting memutus rantai peredaran barang haram tersebut.
Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar menegaskan, aparat penegak hukum tidak dapat bergerak sendirian dalam menumpas sindikat narkotika. Sinergi antara kepolisian dan warga sekitar menjadi fondasi utama penegakan hukum.
“Saya mengajak masyarakat untuk ikut berperan dalam mencegah peredaran narkoba,” ujar Anton pada Jumat (23/10).
Saluran Pengaduan Resmi untuk Masyarakat
Anton meminta warga segera menghubungi pihak berwenang jika melihat transaksi mencurigakan di kawasan mereka. Masyarakat memiliki akses langsung untuk menyampaikan pengaduan ke kantor polisi terdekat maupun kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bima.
“Kami mengimbau kepada masyarakat jika mengetahui dugaan peredaran gelap narkotika diminta menyampaikan informasi kepada kepolisian atau BNN Kabupaten Bima,” kata Anton.
Menurut Anton, setiap laporan valid membantu petugas mengambil tindakan hukum yang cepat dan terukur. Langkah ini sekaligus melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan zat berbahaya.
Prioritaskan Langkah Rehabilitasi Keluarga
Selain melapor ke aparat, Anton mengingatkan masyarakat agar tidak menutup mata terhadap anggota keluarga yang terjerumus narkoba. Pendekatan medis dan rehabilitasi harus berjalan efektif bagi para pengguna.
“Anggota keluarga atau kerabat yang terindikasi menggunakan narkoba sebaiknya diarahkan untuk mendapatkan bantuan dari pihak berwenang, termasuk kemungkinan rehabilitasi sesuai ketentuan yang berlaku,” tutur Anton.
Hasil Penindakan 530 Gram Sabu
Sebelum seruan ini muncul, Satresnarkoba Polres Bima sukses membongkar dua kasus narkotika yang melibatkan dua orang pelaku utama. Dalam operasi tersebut, polisi menyita dan memusnahkan barang bukti sabu seberat 530,303 gram.
Anton mengapresiasi kinerja jajarannya sekaligus menekankan pentingnya pencegahan yang berkesinambungan. Penindakan tegas ini selaras dengan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan agenda prioritas Kapolri.
“Saya berharap masyarakat semakin berani menyampaikan informasi melalui saluran resmi serta tidak membiarkan dugaan peredaran narkoba berlangsung di lingkungannya,” pungkas Anton.










Komentar