MATARAM, ntbkita.com-Provinsi Nusa Tenggara Barat mengirim 56 peserta untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah. NTB akan turun pada seluruh kategori yang mencakup delapan cabang dan 24 golongan.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal melepas Kafilah NTB di Pendopo Gubernur, Rabu (9/9). Rombongan akan berangkat menuju Semarang pada 11 September 2026.
MTQ Nasional 2026 berlangsung pada 11-20 September 2026.
Iqbal Minta Peserta Tak Hanya Mengejar Juara
Iqbal meminta seluruh peserta meluruskan niat sebelum mengikuti kompetisi tingkat nasional.
Menurutnya, peserta tidak seharusnya menjadikan gelar juara, bonus, maupun penghargaan sebagai tujuan utama.
“InsyaAllah, saya minta kepada ananda sekalian untuk meluruskan niat. Niat kita bukan untuk mencari bonus, penghargaan, atau juara. Niat kita adalah syiar, untuk mengangkat kalimat Allah,” pesan Gubernur.
Iqbal mengatakan prestasi tetap penting sebagai penghargaan atas kerja keras peserta.
Namun, ia meminta kafilah menempatkan syiar dan proses belajar sebagai tujuan utama selama mengikuti MTQ.
“Kalau nanti ada yang juara, itu bonus, bentuk apresiasi dari perjuangan dan latihan. Niatkan untuk syiar dan belajar. Kalian akan bertemu dengan qari, qariah, hafiz dan hafizah dalam Festival Al-Qur’an terbesar. Ini niatnya syiar dan belajar,” ujarnya.
Menurut Iqbal, peserta dapat memanfaatkan MTQ Nasional untuk memperluas wawasan dan belajar dari qari, qariah, hafiz, serta hafizah terbaik dari berbagai daerah.
Iqbal Minta Kafilah Jaga Nama NTB
Gubernur juga meminta para peserta, terutama qari dan qariah senior, memberikan kemampuan terbaik selama kompetisi.
“Lakukan yang terbaik. Jaga kehormatan NTB. Kita ingin menunjukkan bahwa kajian dan pengembangan Al-Qur’an masih hidup di NTB,” tegasnya.
NTB akan mengikuti seluruh cabang dan golongan dalam MTQ Nasional 2026.
Iqbal menilai partisipasi penuh itu menunjukkan keseriusan daerah dalam membina generasi Qur’ani.
“Kita ingin menunjukkan bahwa kajian dan pengembangan Al-Qur’an masih hidup di NTB. Kita angkat kembali kenangan lama tahun 70-an, ketika orang melihat NTB dan merasa gentar kalau datang,” katanya.
Peserta Jalani Pemusatan Latihan Lebih dari Sebulan
Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) NTB bersama tim pelatih telah membina peserta selama lebih dari satu bulan.
Kafilah mengikuti pemusatan latihan secara tatap muka maupun daring sebagai persiapan menuju Semarang.
Iqbal mengapresiasi proses pembinaan itu.
Ia berharap LPTQ dapat memperpanjang dan meningkatkan intensitas latihan pada masa mendatang.
“Anak-anak kita sudah bisa mengalami pemusatan pelatihan dalam waktu yang cukup panjang. Harapan kita tentu lebih panjang dan lebih intens dari ini. Tetapi karena fiskal kita sangat kecil, alhamdulillah kita masih bisa hadir,” ungkapnya.
Pemprov tetap ingin memberi ruang kepada generasi Qur’ani NTB untuk berkompetisi di tingkat nasional meski pemerintah menghadapi keterbatasan fiskal.
Latihan Harus Berlanjut setelah MTQ
Iqbal juga meminta pembinaan tidak berhenti setelah peserta pulang dari Semarang.
Ia ingin LPTQ menggunakan hasil MTQ Nasional sebagai bahan evaluasi sekaligus dasar menyiapkan kompetisi berikutnya.
“Sepulang dari MTQ, latihan tidak selesai. Pulangnya kita langsung siapkan MTQ yang akan datang. Kaderisasi harus berjalan dengan baik,” pesannya.
Selain pembinaan jangka panjang, Iqbal mengingatkan peserta menjaga kesehatan menjelang keberangkatan dan selama kompetisi.
“Jaga betul kesehatan. Maksimal secara fisik, maksimal hafalannya, dan maksimal penampilannya. InsyaAllah,” kata Gubernur.
Total Rombongan NTB Capai 80 Orang
Ketua Panitia/Training Center Kafilah NTB untuk MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang Abdul Aziz Fahmi mengatakan NTB akan mengikuti delapan cabang dan 24 golongan.
Kafilah membawa 56 peserta.
Selain itu, rombongan mencakup dua pendamping peserta disabilitas netra, 10 pelatih, dan 12 official.
Dengan komposisi itu, total rombongan NTB mencapai 80 orang.
Kementerian Agama juga menetapkan tiga orang asal NTB sebagai Dewan Hakim MTQ Nasional 2026.
Kepercayaan itu menambah keterlibatan NTB dalam penyelenggaraan MTQ Nasional di Semarang.
Kafilah Berangkat 11 September
Kafilah NTB akan bertolak ke Kota Semarang pada 11 September 2026.
Panitia menjadwalkan pembukaan MTQ Nasional pada 12 September 2026 dan berharap Presiden Republik Indonesia membuka agenda nasional itu.
Pemprov NTB menargetkan peserta tidak hanya mengejar prestasi.
Pemerintah juga ingin kafilah membawa semangat syiar Al-Qur’an, menjaga nama baik daerah, serta memperkuat proses pembinaan generasi Qur’ani di NTB.
Bagi Iqbal, kompetisi di Semarang juga menjadi bagian dari proses kaderisasi jangka panjang. Karena itu, pembinaan harus terus berjalan setelah MTQ Nasional berakhir agar NTB memiliki generasi penerus pada setiap cabang dan golongan.










Komentar