Putri Mahkota Swedia Tinjau Sekolah Tahan Gempa dan Layanan Digital di Lombok Utara

Avatar photo

Sabtu, 5 September 2026 - 20:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Putri Mahkota Victoria bersama Gubernur NTB mengunjungi sekolah dan fasilitas kesehatan di Lombok Utara

Putri Mahkota Victoria bersama Gubernur NTB mengunjungi sekolah dan fasilitas kesehatan di Lombok Utara

LOMBOK UTARA, ntbkita.com-Putri Mahkota Swedia Victoria Ingrid Alice Desiree melihat langsung jejak pemulihan Lombok Utara setelah gempa 2018. Ia mengunjungi SMKN 1 Pemenang yang kini memiliki gedung tahan gempa serta Puskesmas Pemenang yang memanfaatkan teknologi dalam pelayanan kesehatan, Sabtu (5/9/2026).

Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal mendampingi Victoria dalam kunjungan ke dua fasilitas pelayanan publik itu.

Agenda ini menjadi bagian dari kunjungan Victoria sebagai Goodwill Ambassador UNDP untuk Pembangunan Berkelanjutan.

Victoria Temui Siswa SMKN 1 Pemenang

Di SMKN 1 Pemenang, Victoria melihat perkembangan sekolah setelah UNDP ikut mendukung pembangunan kembali fasilitas pendidikan pascagempa 2018.

Ia juga berdialog dengan para siswa mengenai pengalaman mereka menjalani masa setelah gempa, terutama ketika sekolah harus mempertahankan akses pendidikan di tengah berbagai keterbatasan.

Pada masa pemulihan, para siswa mengikuti kegiatan belajar di kelas darurat.

Sekolah kemudian menggunakan gedung baru dengan konstruksi tahan gempa secara penuh mulai 2022.

Kini, kegiatan belajar kembali berlangsung di fasilitas yang lebih aman. Victoria bersama Iqbal dan rombongan berkeliling melihat aktivitas warga sekolah serta berbagai sarana pembelajaran.

SMKN 1 Pemenang memiliki laboratorium bahasa dan hotel mini untuk menunjang pembelajaran vokasi.

Baca Juga :  Belajar dari Gempa NTT, Gubernur Iqbal Siapkan Satgas Kebencanaan NTB

Sekolah memanfaatkan fasilitas itu bagi sejumlah program keahlian, termasuk pariwisata, perhotelan, dan tata boga.

Mitigasi Bencana Jadi Perhatian

Victoria tidak hanya menaruh perhatian pada bangunan sekolah.

Ia juga menanyakan kesiapan sekolah menghadapi kemungkinan bencana pada masa mendatang, termasuk sistem mitigasi, kesiapsiagaan, dan peringatan dini.

Kepala SMKN 1 Pemenang Aswida Windartiningsih menjelaskan sekolah sudah memasukkan edukasi kebencanaan ke dalam pembelajaran.

Para siswa secara berkala mengikuti simulasi, kegiatan kesiapsiagaan, serta latihan penanganan bencana.

Melalui kegiatan itu, sekolah ingin membekali siswa dengan pengetahuan dan kemampuan untuk menghadapi kondisi darurat.

Iqbal menilai pengalaman SMKN 1 Pemenang menunjukkan pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan membangun kembali infrastruktur.

Pemerintah juga perlu memperkuat pengetahuan, kesiapan, dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi risiko.

“Pemerintah provinsi juga memiliki program pembangunan terkait kebencanaan agar lebih siap sebagai daerah yang memang rawan bencana,” kata Miq Iqbal.

Puskesmas Pemenang Manfaatkan Teknologi

Setelah melihat sektor pendidikan, Victoria melanjutkan kunjungan ke Puskesmas Pemenang bersama Gubernur NTB dan rombongan UNDP.

Kunjungan itu menyoroti pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  Lombok Tengah Uji Program Pencegahan Perundungan di 12 Sekolah

Puskesmas menggunakan sistem terintegrasi untuk mendukung pemantauan vaksinasi serta pengendalian populasi dalam menghadapi penyebaran berbagai virus dan bakteri.

Pemanfaatan teknologi memberi gambaran lain mengenai proses pemulihan Lombok Utara setelah gempa.

Sekolah memperkuat ruang belajar sekaligus kesiapsiagaan generasi muda. Sementara itu, layanan kesehatan terus menyesuaikan sistem dengan kebutuhan masyarakat.

Pemulihan Tak Berhenti pada Bangunan

Kunjungan ke SMKN 1 Pemenang dan Puskesmas Pemenang memperlihatkan dua sisi pembangunan berkelanjutan yang menjadi perhatian Victoria.

Di sektor pendidikan, siswa kembali memperoleh ruang belajar yang lebih aman dan sekolah memperkuat budaya kesiapsiagaan.

Di sektor kesehatan, puskesmas memanfaatkan teknologi untuk membantu pelayanan dan pemantauan kesehatan masyarakat.

Delapan tahun setelah gempa 2018, pemulihan Lombok Utara tidak hanya tampak melalui bangunan yang kembali berdiri.

Sekolah kembali hidup, siswa belajar dengan lebih aman, tenaga pendidik memperkuat kesiapsiagaan, dan layanan kesehatan terus beradaptasi dengan teknologi.

Kunjungan Victoria memberi ruang bagi Lombok Utara untuk memperlihatkan perjalanan itu kepada dunia.

Pemulihan pascabencana tidak hanya mengembalikan fasilitas yang rusak. Pemerintah dan masyarakat juga membangun kesiapan agar warga lebih tangguh menghadapi risiko pada masa mendatang.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sulap Wajah Kota, Pemkab Dompu Kucurkan Rp2,95 Miliar Bangun Dua Sentra Kuliner UMKM
Gubernur NTB Raih Penghargaan Pendukung Zakat Terbaik pada BAZNAS Awards 2026
HUT ke-81 Lombok Tengah, Gubernur Iqbal Tekankan Pemerataan Manfaat Pembangunan
TGH Lalu Muhammad Turmudzi Badaruddin Wafat, Indonesia Kehilangan Ulama Karismatik
Kominda NTB Petakan Isu Daerah, dari MotoGP hingga Ancaman Kekeringan
Pemkab Lobar Kerucutkan Sasaran Kemiskinan Ekstrem Jadi 4.274 Jiwa lewat Data Digital
Pemprov NTB Perkuat Kepastian Hukum untuk Bangun Kepercayaan Investor
DPRD NTB Setujui Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Rp6,053 Triliun

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:18 WITA

Sulap Wajah Kota, Pemkab Dompu Kucurkan Rp2,95 Miliar Bangun Dua Sentra Kuliner UMKM

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Gubernur NTB Raih Penghargaan Pendukung Zakat Terbaik pada BAZNAS Awards 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:09 WITA

HUT ke-81 Lombok Tengah, Gubernur Iqbal Tekankan Pemerataan Manfaat Pembangunan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:19 WITA

TGH Lalu Muhammad Turmudzi Badaruddin Wafat, Indonesia Kehilangan Ulama Karismatik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:44 WITA

Kominda NTB Petakan Isu Daerah, dari MotoGP hingga Ancaman Kekeringan

Berita Terbaru