Produksi Tembakau NTB Dibidik Tembus 86 Ribu Ton

Avatar photo

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, ntbkita.com-Pemerintah Provinsi NTB optimistis musim tanam tembakau 2026 memberi keuntungan bagi petani. Kondisi cuaca dan dukungan pemerintah diharapkan mampu menjaga produktivitas serta kualitas panen.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi NTB Lalu Mirza mengatakan, tembakau masih menjadi komoditas unggulan daerah. Komoditas itu memberi nilai ekonomi tinggi bagi masyarakat.

“Insya Allah dengan musim yang ada saat ini, pertanaman tembakau kita harapkan menguntungkan. Pemerintah juga sangat peduli kepada petani, termasuk melalui pemberian pupuk untuk mendukung peningkatan produktivitas di lapangan,” kata Mirza, Rabu, 15 Juli 2026.

Pemerintah Dorong Petani Menanam Tembakau

NTB memiliki beragam komoditas pertanian. Namun, tembakau masih menawarkan tingkat keuntungan tinggi bagi petani.

Pemprov NTB pun terus mendorong masyarakat membudidayakan komoditas itu.

“Tembakau merupakan salah satu program unggulan daerah. Komoditas ini memiliki tingkat keuntungan yang cukup tinggi bagi masyarakat, sehingga kami tetap mendorong petani untuk menanam tembakau,” ujarnya.

Baca Juga :  Inflasi NTB Capai 4,03 Persen, NTP Menguat dan Wisnus Tembus 1,41 Juta

Sebagian petani di sejumlah wilayah mulai melakukan panen perdana. Dinas Pertanian juga terus memantau perkembangan harga di tingkat petani.

Tim teknis turun ke lapangan untuk mengawasi harga pembelian. Pemerintah berharap perusahaan membeli hasil panen dengan harga layak.

“Kami terus memantau perkembangan harga di lapangan. Harapannya perusahaan-perusahaan yang membeli hasil tembakau juga dapat memberikan harga yang layak bagi petani,” katanya.

Kualitas Daun Menentukan Harga

Mirza meminta petani meningkatkan kualitas budidaya dan penanganan pascapanen. Industri tembakau menentukan harga berdasarkan kualitas atau grade daun.

Kualitas hasil panen pun menjadi faktor utama dalam penentuan harga jual. Karena itu, petani perlu menjaga mutu tembakau sejak masa tanam hingga pascapanen.

“Kami berharap ada perbaikan dalam budidaya maupun pascapanen sehingga grade tembakau menjadi lebih baik. Harga di perusahaan sangat ditentukan oleh kualitas hasil panen,” jelasnya.

Baca Juga :  Taspen Dorong PPPK Lombok Tengah Siapkan Perlindungan dan Keuangan Masa Depan

Pemprov NTB juga berharap cuaca tetap kondusif hingga masa panen berakhir. Cuaca yang tidak terlalu ekstrem dapat membantu petani menjaga kualitas daun tembakau.

Target Produksi Mendekati Tahun Lalu

Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi NTB memperkirakan target produksi tembakau 2026 hampir sama dengan tahun sebelumnya.

Pada 2025, pemerintah menargetkan luas panen tembakau rakyat mencapai 14.247 hektare. Target produksinya sekitar 21.213 ton.

Sementara itu, tembakau Virginia memiliki target luas panen 33.256 hektare. Pemerintah menargetkan produksi komoditas itu mencapai 64.883 ton.

Secara keseluruhan, target luas panen tembakau NTB pada 2025 mencapai 47.504 hektare. Total target produksinya sekitar 86.097 ton.

“Targetnya tahun ini hampir sama dengan tahun lalu,” kata Mirza.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov NTB Gelar Enam Program Vokasi, Sekda Minta Pelatihan Ikuti Kebutuhan Pasar
Putri Mahkota Swedia Dengarkan Kisah Petani Sajang, Irigasi 450 Meter Perpanjang Masa Tanam
Komisi IV DPR RI Dorong Budidaya Lobster Lombok Timur Naik Kelas
Inflasi NTB Capai 4,03 Persen, NTP Menguat dan Wisnus Tembus 1,41 Juta
Dukung Ketahanan Pangan, Polres Lombok Timur Serahkan Alsintan kepada Petani
55 Desa NTB Terima Rp 16,5 Miliar dari Program Desa Berdaya
Ekonomi NTB Tumbuh 10,42 Persen, Ekonom Unram Ingatkan Manfaatnya Harus Sampai ke Warga
Disparekraf NTB Siapkan Creative Hub dan Ekraf Satu Data

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:30 WITA

Pemprov NTB Gelar Enam Program Vokasi, Sekda Minta Pelatihan Ikuti Kebutuhan Pasar

Minggu, 6 September 2026 - 07:54 WITA

Putri Mahkota Swedia Dengarkan Kisah Petani Sajang, Irigasi 450 Meter Perpanjang Masa Tanam

Jumat, 4 September 2026 - 10:30 WITA

Komisi IV DPR RI Dorong Budidaya Lobster Lombok Timur Naik Kelas

Rabu, 2 September 2026 - 08:09 WITA

Inflasi NTB Capai 4,03 Persen, NTP Menguat dan Wisnus Tembus 1,41 Juta

Selasa, 1 September 2026 - 16:48 WITA

Dukung Ketahanan Pangan, Polres Lombok Timur Serahkan Alsintan kepada Petani

Berita Terbaru

Kolaborasi riset BRIDA NTB.

Daerah

BRIDA NTB Gandeng HPPBI dan LITPAM Perkuat Riset dan Inovasi

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:52 WITA