BRIDA NTB-Smart ID Siapkan Kolaborasi Riset Berdampak

Avatar photo

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, ntbkita.com-Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi NTB membuka peluang kolaborasi dengan Smart ID. Kedua pihak ingin memperkuat riset, inovasi daerah, tata kelola pemerintahan, dan kapasitas sumber daya manusia.

Kepala BRIDA Provinsi NTB I Gede Putu Aryadi bersama jajarannya menerima perwakilan Smart ID di Kantor BRIDA NTB, Senin (13/7). Smart ID merupakan platform teknologi yang berfokus pada tata kelola organisasi, reformasi birokrasi, dan sektor publik.

Audiensi itu menghasilkan kesepahaman awal mengenai pendampingan riset, penyusunan dokumen strategis, dan pengembangan inovasi daerah. Kedua pihak juga membahas peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Kolaborasi itu menyasar peningkatan kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan daerah.

Dorong Riset Terapan dan Hilirisasi

I Gede Putu Aryadi mengatakan, Pemerintah Provinsi NTB terus mengarahkan kebijakan riset dan inovasi berbasis terapan. Kebijakan itu mengacu pada RPJMD dan Roadmap Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Provinsi NTB.

Arah kebijakan itu sejalan dengan konsep Riset dan Inovasi Berdampak dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Konsep itu mendorong setiap hasil riset memberi manfaat nyata kepada masyarakat dan menopang pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga :  BRIN dan BRIDA NTB Jajaki SWRO untuk Atasi Krisis Air di Pesisir Sekotong

Menurut Aryadi, berbagai inovasi digital belum memberi nilai tambah ekonomi secara optimal. Karena itu, BRIDA memperkuat ekosistem inovasi melalui pendampingan, penerapan teknologi, hilirisasi hasil riset, dan komersialisasi produk inovasi.

BRIDA juga memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi, termasuk Universitas Mataram dan UIN Mataram. Kerja sama itu mendorong penerapan hasil penelitian sesuai kebutuhan pembangunan daerah.

“Mulai tahun 2025 BRIDA telah bertransformasi dari organisasi yang didominasi jabatan struktural menjadi organisasi berbasis jabatan fungsional. Dengan terbentuknya Pokja Workshop dan Pusat Sains Iptek, kami ingin mendorong inovasi yang tidak berhenti pada konsep, tetapi mampu diterapkan dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” ujar Kepala BRIDA Provinsi NTB.

Smart ID Tawarkan Pendampingan

Dalam audiensi itu, Smart ID memaparkan sejumlah layanan untuk memperkuat kapasitas pemerintah daerah. Melalui Smart Consulting, Smart ID menawarkan pendampingan penyusunan kajian, riset, dan dokumen strategis.

Smart ID menyediakan skema pendampingan tenaga ahli maupun penyusunan dokumen hingga tahap akhir. Platform itu juga menawarkan layanan telaah dokumen dan narasumber untuk kegiatan ilmiah serta pengembangan kebijakan.

Baca Juga :  BRIDA NTB Bidik Indeks Inovasi Daerah di Atas 75 lewat IGA 2026

Smart ID merancang layanan itu untuk memperkuat kolaborasi pemerintah daerah dengan mitra profesional. Kolaborasi itu menyasar peningkatan kualitas riset, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia.

Melalui pendekatan itu, pemerintah daerah dapat memperkuat kebijakan berbasis data. Pemerintah juga dapat menghasilkan inovasi yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

Pokja Siapkan Data Inovasi Daerah

Kelompok Kerja (Pokja) Inovasi Hilirisasi dan Kemitraan BRIDA NTB juga memaparkan perkembangan data inovasi daerah. Pokja telah menghimpun sebagian besar data perizinan dan profil daerah untuk memenuhi indikator pemerintah pusat.

Pokja menyambut peluang kerja sama dengan Smart ID. Kolaborasi itu mencakup pendampingan, konsultasi, dan pertukaran praktik terbaik dalam memperkuat inovasi daerah.

BRIDA NTB dan Smart ID sepakat membuka ruang kolaborasi berkelanjutan. Sinergi itu menyasar percepatan hilirisasi hasil riset, peningkatan kapasitas aparatur, dan penguatan inovasi daerah.

Kedua pihak berharap kolaborasi itu memberi dampak nyata terhadap pelayanan publik, daya saing daerah, dan kesejahteraan masyarakat.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov NTB Ajukan Perubahan APBD 2026, Belanja Naik Rp 319 Miliar
232 Proposal Sayembara Riset NTB Masuk Seleksi Substansi, Fokus Pangan, Pariwisata, dan Kemiskinan
BRIDA NTB Gandeng HPPBI dan LITPAM Perkuat Riset dan Inovasi
NTB Kirim 56 Peserta ke MTQ Nasional 2026, Ikuti 8 Cabang dan 24 Golongan
MotoGP Mandalika 2026, Garuda hingga Pelita Air Tambah Kapasitas Penerbangan ke Lombok
Gubernur Iqbal Minta TAPD Sesuaikan APBD-P 2026 dengan Arahan KPK dan BPKP
Putri Mahkota Swedia Lihat Pemulihan Gempa hingga Konservasi Laut dalam Kunjungan Dua Hari di NTB
Putri Mahkota Swedia Pelajari Cara Warga Karang Bajo Menjaga Hutan dan Mata Air

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:35 WITA

Pemprov NTB Ajukan Perubahan APBD 2026, Belanja Naik Rp 319 Miliar

Jumat, 11 September 2026 - 19:56 WITA

232 Proposal Sayembara Riset NTB Masuk Seleksi Substansi, Fokus Pangan, Pariwisata, dan Kemiskinan

Jumat, 11 September 2026 - 15:52 WITA

BRIDA NTB Gandeng HPPBI dan LITPAM Perkuat Riset dan Inovasi

Rabu, 9 September 2026 - 12:25 WITA

NTB Kirim 56 Peserta ke MTQ Nasional 2026, Ikuti 8 Cabang dan 24 Golongan

Selasa, 8 September 2026 - 21:20 WITA

MotoGP Mandalika 2026, Garuda hingga Pelita Air Tambah Kapasitas Penerbangan ke Lombok

Berita Terbaru

Kolaborasi riset BRIDA NTB.

Daerah

BRIDA NTB Gandeng HPPBI dan LITPAM Perkuat Riset dan Inovasi

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:52 WITA