Protes Kelangkaan Gas LPG 3 Kg, Aliansi GEMPUR Gelar Aksi di Depan Kantor Bupati Lombok Timur

Avatar photo

Senin, 13 April 2026 - 13:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

0-0x0-0-0#

0-0x0-0-0#

Lombok Timur ntbkita.com/ – Gerakan Elemen Masyarakat Peduli Rakyat (GEMPUR) gelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Kabupaten Lombok Timur pada Senin, 13 April 2026.

‎‎Aksi ini digelar untuk menyuarakan keprihatinan masyarakat Lombok Timur terhadap kelangkaan Gas LPG 3 kg yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat Lombok Timur.

‎ ‎Dalam orasinya, Zaini, Ketua Umum LSM Garuda yang turut tergabung dalam aksi tersebut, menegaskan komitmen elemen masyarakat dalam memperjuangkan hak rakyat. "Kami bukan hanya mengkritik di media sosial, hari ini kami turun ke jalan untuk membuktikan bahwa kami serius terhadap apa yang kami suarakan di media sosial," ujar Zaini.

Baca Juga :  Diskominfo Lombok Tengah Ingatkan Pelajar: Judol Jual Harapan Palsu

‎ ‎Para peserta aksi membawa berbagai spanduk dan poster yang berisi tuntutan agar pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret dan tegas untuk mengatasi kelangkaan gas bersubsidi tersebut.

‎‎Mereka juga menekankan pentingnya distribusi yang lancar dan harga yang terjangkau bagi masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah yang sangat bergantung pada Gas LPG 3 kg.

Baca Juga :  Pesan Gubernur Iqbal di HAN 2026: PMI Video Call Anak Minimal Sekali Seminggu

‎‎"Bupati jangan hanya berpangku tangan di dalam kantor, dan memberikan statement yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan," ujar Asdarudidn Ketua LSM GEMPUR

‎‎"Masyarakat Lombok Timur butuh jaminan dari bupati untuk menjaga pendistribusian gas LPG 3 kg ini agar tepat sasaran dengan harga yang sesuai dengan HET," Lanjutnya.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KUA-PPAS 2027 Disepakati, Pendapatan NTB Ditargetkan Rp 6,22 Triliun
Pemprov NTB Minta Polemik Warga Lombok di Bali Tak Jadi Sentimen Antardaerah
Karhutla NTB Capai 8.895 Hektare, Pemprov NTB Perkuat Kesiapsiagaan
Titik Panas NTB Melonjak Jadi 139, BMKG Ingatkan Risiko Kebakaran
BRIN dan BRIDA NTB Jajaki SWRO untuk Atasi Krisis Air di Pesisir Sekotong
NTB Kirim 465 Anggota Pramuka ke Jamnas XII 2026
Gubernur Iqbal Minta Manajemen Risiko Jadi Dasar Keputusan Pemprov NTB
Tumpukan Sampah TPS Sandubaya Menyusut Jadi 2.000–3.000 Ton

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:56 WITA

KUA-PPAS 2027 Disepakati, Pendapatan NTB Ditargetkan Rp 6,22 Triliun

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:46 WITA

Pemprov NTB Minta Polemik Warga Lombok di Bali Tak Jadi Sentimen Antardaerah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:34 WITA

Titik Panas NTB Melonjak Jadi 139, BMKG Ingatkan Risiko Kebakaran

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:23 WITA

BRIN dan BRIDA NTB Jajaki SWRO untuk Atasi Krisis Air di Pesisir Sekotong

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:35 WITA

NTB Kirim 465 Anggota Pramuka ke Jamnas XII 2026

Berita Terbaru

Event Ekraf Mania

Ekonomi

Disparekraf NTB Siapkan Creative Hub dan Ekraf Satu Data

Jumat, 14 Agu 2026 - 17:50 WITA