Penjual Jagung Madaprama Ditemukan Meninggal di Lapaknya

Avatar photo

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perempuan ditemukan meninggal dunia di lapak jagung, Madaprama, Dompu.

Perempuan ditemukan meninggal dunia di lapak jagung, Madaprama, Dompu.

DOMPU, ntbkita.com-Personel Polsek Woja bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga soal temuan perempuan tak sadarkan diri di sebuah lapak penjualan jagung di wilayah Tekasire, Dusun Mada Oi U’a, Desa Madaprama, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Rabu (3/6/2026) sore.

Korban berinisial N (55). Ia sehari-hari menjual jagung rebus dan berdomisili di Dusun Mada Oi U’a, Desa Madaprama.

Warga menemukan korban sekitar pukul 17.25 Wita. Saat itu, korban terbaring di belakang lapak miliknya.

Saksi di lokasi menyebut seorang pengendara yang melintas pertama kali mengetahui kondisi korban. Pengendara itu lalu memberi tahu warga sekitar.

Polisi Evakuasi ke RSUD Dompu

Kapolsek Woja IPTU Muh. Norkurniawan, S.H. langsung memerintahkan personel piket menuju lokasi setelah menerima laporan warga.

Baca Juga :  Pemprov NTB Pastikan Rekomendasi BPK Sudah Ditindaklanjuti

Petugas melakukan tindakan kepolisian di lokasi. Polisi juga mengamankan sejumlah barang yang berada di sekitar korban untuk kepentingan pemeriksaan.

Personel Polsek Woja kemudian membawa korban menggunakan kendaraan patroli menuju RSUD Dompu. Petugas medis lalu melakukan pemeriksaan menggunakan alat Elektrokardiogram (EKG).

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan tidak ada aktivitas denyut jantung pada korban. Pihak keluarga kemudian meminta pemeriksaan medis dan visum.

Dokter tidak menemukan tanda kekerasan maupun luka akibat benda tumpul pada tubuh korban. Keluarga menyatakan menerima dan mengikhlaskan peristiwa itu.

Keluarga juga menolak autopsi dengan membuat surat pernyataan resmi.

Polisi Lakukan Pendalaman

Kapolsek Woja menyampaikan, hasil pemeriksaan awal dan keterangan di lapangan mengarah pada dugaan sementara bunuh diri.

Baca Juga :  Jelang MotoGP 2026, Polda NTB Matangkan Pengamanan di Bandara Lombok

Meski begitu, polisi tetap melakukan pendalaman. Polsek Woja juga berkoordinasi dengan keluarga dan pihak terkait untuk melengkapi administrasi penyelidikan.

Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika mengapresiasi respons cepat personel Polsek Woja.

Menurut Nyoman, personel bergerak cepat merespons laporan masyarakat, membawa korban ke rumah sakit, mengamankan lokasi kejadian, serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan keluarga korban.

Ia juga mengimbau masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Komunikasi dalam keluarga juga perlu terus menguat untuk mencegah peristiwa serupa.

Polsek Woja bersama unsur terkait tetap memantau situasi dan berkoordinasi guna menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah itu.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Putri Mahkota Swedia Tinjau Sekolah Tahan Gempa dan Layanan Digital di Lombok Utara
Putri Mahkota Victoria Kagumi Songket Sasak, Dengarkan Kisah Perajin Bangkit Pascagempa
Putri Mahkota Swedia Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Racikan 11 Rempah
Belanja 2026 Naik Rp 319 Miliar, Pemprov-DPRD NTB Sepakati KUA-PPAS Perubahan
Pemkab Lombok Barat Bangun Big Data, Citra Satelit BRIN hingga AI Jadi Basis Kebijakan
Gubernur Iqbal Ingin Hentikan Hibah Uang lewat Pokir DPRD, Ganti dengan Program
Tanpa Open Bidding, BKD NTB Targetkan Pengisian Jabatan Tuntas Akhir September
Nyemulak Jadi Titik Awal Sade Bangkit dari Kebakaran

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 20:08 WITA

Putri Mahkota Swedia Tinjau Sekolah Tahan Gempa dan Layanan Digital di Lombok Utara

Sabtu, 5 September 2026 - 16:58 WITA

Putri Mahkota Swedia Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Racikan 11 Rempah

Sabtu, 5 September 2026 - 06:54 WITA

Belanja 2026 Naik Rp 319 Miliar, Pemprov-DPRD NTB Sepakati KUA-PPAS Perubahan

Jumat, 4 September 2026 - 13:45 WITA

Pemkab Lombok Barat Bangun Big Data, Citra Satelit BRIN hingga AI Jadi Basis Kebijakan

Jumat, 4 September 2026 - 10:22 WITA

Gubernur Iqbal Ingin Hentikan Hibah Uang lewat Pokir DPRD, Ganti dengan Program

Berita Terbaru