MATARAM, ntbkita.com-Putri Mahkota Victoria dari Swedia akan mengunjungi Lombok, Nusa Tenggara Barat, dalam kapasitasnya sebagai Goodwill Ambassador atau Duta Kehormatan UNDP untuk Pembangunan Berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi NTB menyambut rencana kunjungan itu sebagai momentum untuk memperkuat kerja sama antarbangsa sekaligus memperlihatkan berbagai praktik pembangunan berkelanjutan yang tumbuh di daerah.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan hal itu melalui Juru Bicara Pemprov NTB Ahsanul Halik di Gedung Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur NTB, Kamis (3/9/2026).
Menurut Iqbal, kehadiran Putri Mahkota Victoria menjadi kehormatan bagi NTB sekaligus memperkuat semangat persahabatan dan kerja sama antarbangsa.
NTB Ingin Tunjukkan Pembangunan yang Berpusat pada Manusia
Iqbal menilai pembangunan berkelanjutan tidak hanya berbicara mengenai pertumbuhan ekonomi dan lingkungan.
Agenda itu juga menyangkut manusia dan kualitas kehidupannya.
Karena itu, Pemprov melihat kunjungan Putri Mahkota Victoria memiliki keterkaitan dengan berbagai upaya NTB dalam memperkuat sumber daya manusia, kesehatan, kehidupan sosial, ketahanan masyarakat, serta pengelolaan lingkungan dan sumber daya.
“Bagi NTB, kunjungan ini bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan bahwa pembangunan berkelanjutan adalah pembangunan yang memperkuat manusia, masyarakat dan lingkungan secara bersamaan,” ujar pria yang akrab disapa Aka, menyampaikan pesan Gubernur.
Victoria Jadi Duta Kehormatan UNDP sejak 2023
Putri Mahkota Victoria menjabat sebagai Goodwill Ambassador UNDP untuk Pembangunan Berkelanjutan sejak Oktober 2023.
Dalam kapasitas itu, ia menjalankan tiga peran utama, yakni advokasi, mobilisasi, dan witness atau saksi lapangan.
Melalui peran advokasi, Victoria ikut meningkatkan kesadaran publik mengenai berbagai tantangan pembangunan.
Selain itu, ia mendorong dukungan bagi agenda pembangunan berkelanjutan.
Sementara melalui peran witness, Victoria melihat langsung pengalaman dan aspirasi masyarakat, kemudian membawa cerita itu kepada khalayak yang lebih luas.
UNDP Punya Sejumlah Program di NTB
Lombok menjadi bagian dari agenda kunjungan karena UNDP memiliki kemitraan jangka panjang dengan Pemprov NTB dan masyarakat.
Kemitraan itu mencakup penguatan ketahanan masyarakat, mata pencaharian berkelanjutan, serta pembangunan inklusif.
Salah satunya melalui PETRA yang mendukung pemulihan pascagempa 2018.
Selain itu, UNDP menjalankan SMILE untuk memperkuat rantai pasok kesehatan.
Program Coral Reef Insurance juga menyentuh pengembangan ekonomi biru, sedangkan ASSIST Joint SDG Fund mendukung usaha lokal dan UMKM.
Karena itu, kunjungan Putri Mahkota Victoria akan membawa perhatian pada berbagai pengalaman pembangunan di NTB.
Cakupannya mulai dari pemulihan pascabencana, penguatan layanan kesehatan, ekonomi biru, dan ekosistem pesisir.
Agenda itu juga menyentuh upaya masyarakat adat menjaga hutan, sumber daya air, pertanian, mata pencaharian, serta identitas budaya.
Kunjungan Juga Punya Makna Diplomatik
Putri Mahkota Victoria tidak hanya datang sebagai Duta Kehormatan UNDP.
Ia juga merupakan pewaris takhta Kerajaan Swedia.
Victoria berada dalam garis penerus kepemimpinan monarki dari ayahandanya, Raja Carl XVI Gustaf, yang saat ini menjadi kepala negara Swedia.
Karena itu, Pemprov NTB melihat kunjungan ke Lombok juga membawa makna lebih luas dalam hubungan persahabatan antarbangsa.
Pertemuan itu mempertemukan agenda pembangunan berkelanjutan dengan hubungan antara NTB, Indonesia, dan Swedia.
NTB Ingin Bawa Praktik Lokal ke Percakapan Global
Pemprov NTB juga ingin menggunakan momentum kunjungan untuk menunjukkan bahwa pembangunan berkelanjutan tidak hanya hidup sebagai agenda global.
Masyarakat NTB telah menjalankan berbagai praktiknya dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menjaga lingkungan hingga memperkuat ekonomi dan ketahanan komunitas.
Selain itu, pemerintah ingin memperlihatkan pengalaman lokal yang tumbuh melalui kerja sama masyarakat, pemerintah, dan mitra pembangunan.
Pemprov berharap pengalaman serta solusi dari NTB dapat masuk ke dalam percakapan pembangunan berkelanjutan pada tingkat global.
Dengan demikian, kunjungan Putri Mahkota Victoria tidak hanya menjadi agenda kehormatan.
NTB juga memperoleh kesempatan untuk menunjukkan bagaimana masyarakat menerapkan pembangunan berkelanjutan melalui kerja nyata di tingkat lokal.










Komentar