Pemprov NTB Percepat Koperasi Merah Putih lewat Penguatan Tata Kelola

Avatar photo

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tasyakuran Hari Koperasi Nasional.

Tasyakuran Hari Koperasi Nasional.

MATARAM, ntbkita.com-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memperkuat tata kelola dan kapasitas sumber daya manusia koperasi. Langkah itu sekaligus mendukung percepatan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Selain itu, Pemprov NTB mendorong modernisasi koperasi agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah juga ingin menjadikan koperasi sebagai salah satu pilar ekonomi daerah.

Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri menyampaikan komitmen itu saat menghadiri tasyakuran Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Provinsi NTB, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan berlangsung di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB.

Pemprov Dorong Koperasi Lebih Sehat

Indah mengatakan Harkopnas harus menjadi momentum untuk membangkitkan kembali semangat berkoperasi.

Pada saat yang sama, pemerintah dan gerakan koperasi perlu membenahi kelembagaan agar semakin sehat, profesional, dan mampu menjawab perkembangan zaman.

“Koperasi yang kita miliki saat ini kondisinya beragam. Ada yang berkembang dengan baik, ada yang membutuhkan penguatan tata kelola, dan ada pula yang memerlukan pembinaan lebih intensif agar kembali sehat dan produktif,” ujarnya.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan kemudahan akses informasi membuka peluang besar bagi transformasi koperasi.

Karena itu, pemerintah perlu meningkatkan kompetensi pengurus dan memperkuat manajemen. Selanjutnya, pengelola Koperasi Merah Putih juga membutuhkan pelatihan secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Perintahkan Pupuk dan Elpiji Subsidi Lewat Koperasi Merah Putih

NTB Andalkan Data dan Potensi Lahan

Indah optimistis NTB memiliki modal kuat untuk menyukseskan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Selain kesiapan data koperasi, NTB memiliki potensi aset dan lahan yang dapat mendukung pengembangan usaha koperasi di desa dan kelurahan.

“Ketersediaan lahan menjadi tantangan di sejumlah daerah. Di NTB, potensi tersebut menjadi keunggulan yang dapat mendukung pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara lebih optimal,” katanya.

Menurut Indah, koperasi telah membantu pemberdayaan ekonomi masyarakat. Koperasi juga berperan meningkatkan pendapatan keluarga dan memperkuat usaha mikro.

Di sisi lain, keberadaan koperasi wanita turut membantu keluarga memenuhi kebutuhan pendidikan anak.

Gerakan Koperasi Kelola Harkopnas

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB Wirawan mengatakan peringatan Harkopnas tahun ini memberi ruang lebih besar kepada gerakan koperasi.

Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) NTB menjadi pelaksana utama seluruh rangkaian kegiatan.

Rangkaian itu meliputi pelantikan pengurus, temu bisnis, pasar rakyat, jalan sehat, dan tasyakuran.

Gerakan koperasi menginisiasi sekaligus mendukung kegiatan. Sementara itu, pemerintah mengambil peran sebagai fasilitator melalui pendampingan dan penguatan kebijakan.

Baca Juga :  Narmada Jadi Air Minum Resmi MotoGP Mandalika 2026

“Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dari koperasi, oleh koperasi, dan untuk koperasi. Pemerintah hadir sebagai mitra yang mendukung tumbuh dan berkembangnya gerakan koperasi,” jelasnya.

Wirawan menilai pola itu dapat memperkuat rasa memiliki dan meningkatkan transparansi. Selain itu, pola serupa dapat membangun tata kelola organisasi yang lebih akuntabel dan profesional.

Dekopinwil Siap Perluas Kolaborasi

Ketua Dekopinwil NTB Lalu Anis Mudjahid Akbar mengapresiasi kepercayaan Pemprov NTB kepada gerakan koperasi.

Menurutnya, sinergi pemerintah dan gerakan koperasi menjadi fondasi penting untuk memperkuat kualitas kelembagaan.

Kolaborasi itu juga dapat memperluas akses pembiayaan dan meningkatkan daya saing koperasi di NTB.

“Kami siap terus berkolaborasi dengan pemerintah untuk mewujudkan koperasi yang sehat, profesional, modern, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui momentum Harkopnas ke-79, Pemprov NTB ingin memperkuat koperasi sebagai fondasi ekonomi kerakyatan.

Karena itu, pemerintah akan mendorong penguatan tata kelola, peningkatan kualitas pengelola, dan kolaborasi bersama gerakan koperasi. Langkah itu akan menopang pengembangan Koperasi Merah Putih di seluruh NTB.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Siapkan 50 Kapal dan SPBUN untuk Nelayan Teluk Ekas
Menko Zulhas Targetkan Nilai Tukar Nelayan Naik ke 120 lewat Kampung Nelayan Merah Putih
KADIN Dorong Pemprov NTB Jamin Kepastian Regulasi bagi Investor
Pemkot Bima Pasang 21 Alat Perekam Transaksi untuk Cegah Kebocoran PAD
DPRD NTB Dorong Tambang Rakyat di Sumbawa Masuk Jalur Legal
Zakat Produktif NTB Naik 427 Persen, 15 Persen Mustahik Jadi Muzakki
Ekonomi NTB Tumbuh 13,24 Persen, Kadin Siap Dorong Investasi
Revitalisasi Pasar Kuta Hubungkan Pedagang dengan Industri Pariwisata Mandalika

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:00 WITA

Pemerintah Siapkan 50 Kapal dan SPBUN untuk Nelayan Teluk Ekas

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Menko Zulhas Targetkan Nilai Tukar Nelayan Naik ke 120 lewat Kampung Nelayan Merah Putih

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:40 WITA

Pemprov NTB Percepat Koperasi Merah Putih lewat Penguatan Tata Kelola

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:49 WITA

KADIN Dorong Pemprov NTB Jamin Kepastian Regulasi bagi Investor

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:10 WITA

Pemkot Bima Pasang 21 Alat Perekam Transaksi untuk Cegah Kebocoran PAD

Berita Terbaru

Pendidikan

Pemprov NTB Dorong Pembukaan Fakultas Kedokteran Gigi

Sabtu, 1 Agu 2026 - 20:08 WITA