Pemprov NTB Lantik 118 Pejabat Fungsional dan Perkuat Layanan Publik

Avatar photo

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Abul Chair melantik pejabat fungsional Pemprov NTB.

Sekda Abul Chair melantik pejabat fungsional Pemprov NTB.

MATARAM, ntbkita.com-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melantik 118 pejabat fungsional di Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur NTB, Jumat (31/7/2026).

Sekretaris Daerah NTB Abul Chair memimpin pelantikan itu. Dari 118 pejabat, sebanyak 99 orang menjalani pengangkatan pertama pada berbagai jabatan fungsional.

Melalui pelantikan ini, Pemprov NTB ingin memperkuat kualitas sumber daya manusia aparatur. Selain itu, pemerintah menargetkan peningkatan kinerja perangkat daerah dan pelayanan publik.

Negara Akui Kompetensi ASN

Abul menegaskan pelantikan pejabat fungsional bukan sekadar mengisi jabatan. Menurutnya, negara mengakui keahlian, kompetensi, dan profesionalisme setiap aparatur.

“Hari ini bukan tentang jabatan, tetapi tentang pengakuan negara atas keahlian, kompetensi, dan profesionalisme masing-masing,” tegas Sekda Abul.

Beragam jabatan fungsional juga mencerminkan penguatan kompetensi aparatur di lingkungan Pemprov NTB.

Karena itu, Abul meminta seluruh pejabat terus meningkatkan kapasitas melalui pembelajaran, inovasi, dan pengembangan kompetensi.

Baca Juga :  NTB Usulkan Rp 200 Miliar Lebih untuk Tiga Jalan dan Dua Jembatan

Menurutnya, aparatur tidak cukup hanya meniru praktik baik. Mereka juga perlu mencari referensi, memperkaya pengetahuan, dan melahirkan inovasi sesuai perkembangan zaman.

Pejabat Fungsional Jadi Penggerak Organisasi

Abul menilai pejabat fungsional memiliki peran penting dalam mendukung pencapaian target perangkat daerah.

“Jabatan struktural adalah nahkoda organisasi, sedangkan jabatan fungsional menjadi penggerak melalui keahlian dan kompetensinya. Karena itu, saya berharap seluruh pejabat fungsional dapat mendukung pencapaian target kinerja perangkat daerah,” kata Sekda Abul.

Selanjutnya, setiap pejabat perlu memakai keahlian profesional untuk membantu organisasi memecahkan persoalan.

Abul juga meminta mereka menjadi pusat pengetahuan sesuai bidang masing-masing. Dengan demikian, organisasi dapat memperoleh solusi berdasarkan kompetensi dan pengalaman.

“Jadilah orang yang dicari karena mampu memberikan solusi, bukan karena memiliki kewenangan,” pesan Sekda Abul.

Keputusan Harus Berbasis Data dan Etika

Di sisi lain, Abul mengingatkan tingginya harapan masyarakat terhadap kualitas pelayanan pemerintah.

Baca Juga :  Warga Taman Ayu Dapat Bantuan Beras dan Minyak

Karena itu, aparatur harus memberikan layanan secara profesional, akuntabel, dan berintegritas.

Ia juga meminta pejabat fungsional menjadikan ilmu pengetahuan, standar profesi, data, dan etika sebagai dasar pengambilan keputusan.

“Keputusan yang diambil harus lahir dari ilmu, standar profesi, data, etika, dan integritas, bukan karena tekanan ataupun asumsi,” ujar Sekda Abul.

Menurutnya, sikap profesional akan memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas kebijakan pemerintah.

Pemprov Siapkan Tenaga Ahli

Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya Pemprov NTB memperkuat sumber daya manusia untuk mendukung pembangunan daerah.

Selain mengisi kebutuhan organisasi, pemerintah ingin menyiapkan lebih banyak tenaga ahli pada berbagai bidang.

“Provinsi NTB sedang bergerak maju dengan menyiapkan tenaga-tenaga ahli yang diperlukan untuk membawa NTB ke arah yang lebih baik,” tutup Sekda Abul.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov NTB Perbaiki Jalan Menuju RSUD Sering dengan Anggaran Rp 1 Miliar
Dewan Nilai 116 Jabatan Kosong Hambat Pembangunan Lombok Tengah
Pemerintah Pulangkan Anak PMI Lombok Tengah yang Diduga Diperjualbelikan Pengasuh
BRIDA NTB Bidik Indeks Inovasi Daerah di Atas 75 lewat IGA 2026
Reforma Agraria Lantan-Karangsidemen, Gubernur Iqbal Tetapkan Empat Prinsip
ITDC Tambah Slot UMKM di MotoGP Mandalika dan Dekatkan Lapak ke Penonton
NTB Siapkan Raperda Pinjol Ilegal dan Judi Online, DPRD Dorong Pembentukan Satgas
Sekda NTB: Teknologi Tak Bisa Gantikan Sentuhan Manusia dalam Pelayanan Publik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:47 WITA

Pemprov NTB Perbaiki Jalan Menuju RSUD Sering dengan Anggaran Rp 1 Miliar

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:58 WITA

Dewan Nilai 116 Jabatan Kosong Hambat Pembangunan Lombok Tengah

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:40 WITA

Pemerintah Pulangkan Anak PMI Lombok Tengah yang Diduga Diperjualbelikan Pengasuh

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:40 WITA

BRIDA NTB Bidik Indeks Inovasi Daerah di Atas 75 lewat IGA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:54 WITA

Reforma Agraria Lantan-Karangsidemen, Gubernur Iqbal Tetapkan Empat Prinsip

Berita Terbaru

Pendidikan

Pemprov NTB Dorong Pembukaan Fakultas Kedokteran Gigi

Sabtu, 1 Agu 2026 - 20:08 WITA