Korwil BGN Lombok Tengah Turun Langsung, Pantau Ketat Pembenahan SPPG

Avatar photo

Selasa, 7 April 2026 - 10:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Lombok Tengah | Lombok Fokus — Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Lombok Tengah, Muhammad Ihsan, turun langsung memantau proses pembenahan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sebelumnya ditutup sementara karena belum memenuhi standar.

Pemantauan lapangan yang dilakukan pada Senin (6/4/2026) tersebut menyasar puluhan titik dapur pelayanan gizi yang tersebar di 12 kecamatan. Langkah ini menegaskan peran aktif Korwil BGN Lombok Tengah dalam memastikan seluruh mitra menjalankan perbaikan secara nyata, bukan sekadar administratif.

“Kami turun langsung untuk memastikan proses pembenahan benar-benar berjalan di lapangan. Ini penting agar semua mitra SPPG memenuhi standar fasilitas sesuai SOP,” tegas Ihsan.

Baca Juga :  KLU Bangun Gedung Inspektorat dan BPBD dengan Anggaran Rp 4,7 Miliar

Dalam pemantauan itu, Korwil BGN Lombok Tengah menitikberatkan pada pembenahan fasilitas utama, seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) serta pemenuhan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), yang menjadi syarat mutlak operasional.

Dari hasil monitoring, sejumlah mitra SPPG mulai menunjukkan progres dengan melakukan pemasangan IPAL dan pengurusan SLHS. Meski demikian, masih ditemukan beberapa kekurangan yang perlu segera dilengkapi.

“Kami ingin memastikan ada komitmen dan keseriusan dari seluruh mitra. Sudah ada yang mulai berbenah, tapi masih ada yang perlu didorong agar memenuhi standar BGN,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemantauan akan terus dilakukan secara berkala hingga seluruh SPPG dinyatakan siap beroperasi kembali. Hal ini penting agar layanan pemenuhan gizi kepada masyarakat tidak terganggu dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Gubernur Iqbal Minta TAPD Sesuaikan APBD-P 2026 dengan Arahan KPK dan BPKP

Namun demikian, Ihsan menegaskan bahwa kewenangan pembukaan kembali SPPG berada di tingkat pusat. Pihaknya hanya melakukan verifikasi dan pelaporan hasil di lapangan.

“Hasil pemantauan sudah kami laporkan melalui sistem. Nanti BGN pusat yang akan menilai dan menentukan SPPG mana yang sudah layak beroperasi kembali,” tandasnya.

Dengan pengawasan langsung dari Korwil BGN Lombok Tengah, diharapkan seluruh mitra SPPG dapat mempercepat pembenahan dan memenuhi standar, sehingga pelayanan gizi bagi masyarakat dapat kembali berjalan optimal dan tepat sasaran.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Lobar Kerucutkan Sasaran Kemiskinan Ekstrem Jadi 4.274 Jiwa lewat Data Digital
Pemprov NTB Perkuat Kepastian Hukum untuk Bangun Kepercayaan Investor
DPRD NTB Setujui Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Rp6,053 Triliun
Lombok Timur Juara III Pemda Berprestasi, Kemendagri Beri Insentif Rp1 Miliar
MTQ Kecamatan Lembar Ditutup, Pemkab Lombok Barat Minta Pembinaan Santri Diperkuat
Jelang MotoGP Mandalika 2026, Maskapai Ajukan 47 Penerbangan Tambahan
Lombok Tengah Uji Program Pencegahan Perundungan di 12 Sekolah
Penanganan Jalan Provinsi Tak Perlu Tunggu Perda, DPRD NTB Usulkan Kesepakatan dengan Gubernur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:30 WITA

Pemprov NTB Perkuat Kepastian Hukum untuk Bangun Kepercayaan Investor

Sabtu, 19 September 2026 - 08:59 WITA

DPRD NTB Setujui Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Rp6,053 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 - 05:24 WITA

Lombok Timur Juara III Pemda Berprestasi, Kemendagri Beri Insentif Rp1 Miliar

Jumat, 18 September 2026 - 16:58 WITA

MTQ Kecamatan Lembar Ditutup, Pemkab Lombok Barat Minta Pembinaan Santri Diperkuat

Jumat, 18 September 2026 - 08:08 WITA

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Maskapai Ajukan 47 Penerbangan Tambahan

Berita Terbaru

Kerja sama peningkatan pelayanan penyakit jantung di RSUD Tripat.

Kesehatan

RSUD Tripat Tingkatkan Layanan Jantung dan Cerebrovascular

Sabtu, 19 Sep 2026 - 12:11 WITA