LOMBOK TENGAH, ntbkita.com-Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1620/Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mengambil langkah konkret guna mengatasi potensi krisis air bersih. Mereka membangun lima unit sumur bor baru untuk menjamin ketersediaan air bersih bagi warga setempat.
Komandan Satgas TMMD ke-130 Kodim 1620 Lombok Tengah Letkol Arh Mohamad Arifin menegaskan komitmen tersebut pada Kamis lalu. Langkah ini menjadi strategi utama dalam memitigasi dampak kekeringan yang kerap melanda kawasan tersebut.
“Program penyediaan sarana air bersih ini menjadi salah satu sasaran fisik TMMD untuk mendukung ketersediaan air bagi warga, terutama dalam menghadapi musim kemarau,” kata Arifin.
Menyesuaikan Kondisi Tanah dan Kedalaman
Tim teknis di lapangan mengebor tanah dengan mempertimbangkan kondisi geografis serta karakteristik lahan setempat. Berdasarkan pemetaan kontur tanah, kedalaman pengeboran sumur bor rata-rata menembus angka 60 hingga 70 meter demi mendapatkan sumber air berkualitas.
Fasilitas air bersih ini menyasar lima titik strategis di Kabupaten Lombok Tengah. Titik-titik persebaran tersebut meliputi Desa Batujai, Desa Sukaraja, Desa Muncan, Desa Sepakek, dan Kelurahan Praya.
“Pembangunan sumur bor tersebut diharapkan menjadi solusi untuk membantu masyarakat memperoleh akses air bersih yang lebih mudah dan memadai bagi kebutuhan sehari-hari mulai dari memasak, mandi, mencuci, hingga keperluan rumah tangga lainnya,” ujar Arifin.
Perkuat Kemanunggalan dan Rawat Bersama
Arifin juga mengajak seluruh warga penerima manfaat untuk menjaga infrastruktur publik ini secara bergotong royong. Pemeliharaan mandiri oleh warga akan menjamin masa pakai fasilitas dalam jangka panjang.
“Pembangunan lima titik sumur bor tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat dalam mendapatkan air bersih, khususnya saat musim kemarau,” kata Arifin.
Ia menambahkan bahwa program TMMD tidak sekadar mengejar target pembangunan fisik, melainkan juga memperkuat kemanunggalan TNI bersama masyarakat. Langkah nyata ini secara langsung menyentuh kebutuhan mendasar warga di perdesaan.
“Kami berharap akses air bersih warga semakin terbantu dan mampu menunjang aktivitas rumah tangga dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah sasaran TMMD,” pungkasnya.










Komentar