Helikopter Evakuasi Pendaki Asal Belanda yang Alami Cedera Kaki di Gunung Rinjani

Avatar photo

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Evakuasi pendaki di Gunung Rinjani

Evakuasi pendaki di Gunung Rinjani

LOMBOK TIMUR, ntbkita.com-Tim gabungan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) mengerahkan helikopter untuk mengevakuasi seorang pendaki asal Belanda berinisial ET (28). Korban mengalami kecelakaan saat melintasi jalur pendakian Sembalun di kawasan Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Akibat insiden tersebut, pendaki perempuan ini menderita luka serius yang membuatnya kehilangan kemampuan berjalan. Tim penyelamat langsung mengambil tindakan darurat untuk menyelamatkan korban dari medan terjal.

“Korban mengalami cedera pada kaki hingga tidak mampu berdiri dan membutuhkan penanganan medis segera,” ujar Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai TNGR, Astekita Ardiarsito, dalam keterangan resmi yang diterima di Mataram, Kamis.

Kronologi Evakuasi Medis

Balai TNGR menerima laporan kejadian pertama kali pada pukul 07.27 Wita. Petugas segera menggalang koordinasi cepat dengan berbagai unsur terkait demi memproses evakuasi medis sesuai jaminan asuransi premium milik korban.

Baca Juga :  Bagaimana Pergub NTB Dibuat? Ini Tahapan yang Harus Dilalui di Biro Hukum dan HAM Pemprov NTB

Armada helikopter penyelamat mendarat di Pelawangan 2 tepat pada pukul 12.12 Wita untuk menjemput korban. Tim medis langsung menerbangkan ET menuju Denpasar dan mendarat di Benoa Heliport sebelum membawanya ke rumah sakit rujukan.

“Evakuasi medis udara pun dilakukan. Helikopter tiba di Pelawangan 2 pada pukul 12.12 Wita dan korban diterbangkan menuju Denpasar dan tiba di Benoa Heliport untuk selanjutnya dirujuk ke rumah sakit,” ungkap Astekita.

Sinergi Tim dan Pesan Keselamatan

Pihak Balai TNGR menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi solid lintas instansi. Operasi ini melibatkan Basarnas Mataram, Asuransi Syariah Kita Bisa, EMHC, SGI Air Bali, Nusa Medika Clinic, para relawan, serta jajaran petugas lapangan.

Baca Juga :  Museum Sade Tak Sekadar Pajang Koleksi, Perjalanan Warga Jadi Cerita Utama

Astekita menegaskan bahwa insiden ini harus menjadi peringatan keras bagi para pencinta alam untuk menomorsatukan keselamatan. Setiap pendaki wajib memastikan kesiapan fisik, mengenakan perlengkapan berstandar resmi, dan menaati arahan pemandu maupun petugas.

“Sebab, keberhasilan sebuah pendakian bukan hanya tentang mencapai puncak, tetapi juga tentang kembali dengan selamat,” tutur Astekita.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat dan wisatawan mancanegara agar mematuhi seluruh regulasi yang berlaku demi keamanan diri serta kelestarian ekosistem alam.

“Kami mengimbau kepada para pendaki untuk tetap mematuhi aturan untuk keselamatan dan kelestarian kawasan Gunung Rinjani,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gagasan Museum Desa dari NTB Tembus Konferensi Permuseuman Dunia ICOM CECA 2026
Pemprov NTB Percepat Pencairan Dana Desa Berdaya, 131 Desa Belum Lengkapi Berkas
Angka Stunting Lombok Timur Turun Jadi 18,4 Persen pada Agustus 2026
Antisipasi Kemarau, Kodim Lombok Tengah Bangun Lima Titik Sumur Bor
Pesawat Amfibi Siap Mengudara di NTB, Bendungan Batujai Jadi Lokasi Pendaratan Perdana
Pemkab Dompu Perjuangkan Listrik Mandiri untuk 1.491 Titik Wilayah Terpencil
Sulap Wajah Kota, Pemkab Dompu Kucurkan Rp2,95 Miliar Bangun Dua Sentra Kuliner UMKM
Gubernur NTB Raih Penghargaan Pendukung Zakat Terbaik pada BAZNAS Awards 2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:05 WITA

Gagasan Museum Desa dari NTB Tembus Konferensi Permuseuman Dunia ICOM CECA 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:12 WITA

Pemprov NTB Percepat Pencairan Dana Desa Berdaya, 131 Desa Belum Lengkapi Berkas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:56 WITA

Helikopter Evakuasi Pendaki Asal Belanda yang Alami Cedera Kaki di Gunung Rinjani

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:07 WITA

Antisipasi Kemarau, Kodim Lombok Tengah Bangun Lima Titik Sumur Bor

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:22 WITA

Pesawat Amfibi Siap Mengudara di NTB, Bendungan Batujai Jadi Lokasi Pendaratan Perdana

Berita Terbaru