Pemprov NTB Rancang Wisata Edukasi Sade untuk Jaga Ekonomi Warga

Avatar photo

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, ntbkita.com-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mulai merancang konsep wisata Desa Adat Sade, Kabupaten Lombok Tengah, pascakebakaran.

Pemprov ingin menjaga aktivitas wisata sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh penghasilan dari kunjungan wisatawan.

Salah satu konsep yang muncul yakni menghadirkan kondisi Sade sebelum dan sesudah kebakaran sebagai wisata edukasi.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB Ahmad Nur Aulia mengatakan pemerintah perlu menjaga aktivitas ekonomi harian masyarakat selama masa pemulihan.

“Untuk menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi harian daripada warga-warganya di situ,” ujarnya kepada wartawan di Mataram, Senin (24/8).

Wisata Sade Tetap Berjalan Pascakebakaran

Menurut Aulia, banyak warga Sade menggantungkan pendapatan dari aktivitas pariwisata.

Karena itu, pemerintah ingin menjaga kunjungan wisatawan selama proses pemulihan kawasan.

Disparekraf NTB juga membuka kemungkinan menyesuaikan paket wisata dengan kondisi Sade pascakebakaran.

Langkah itu memberi ruang bagi wisatawan untuk tetap berkunjung tanpa mengabaikan proses pemulihan yang sedang berjalan.

Baca Juga :  Apa Itu Sembeq Buraq? Ritual Adat yang Akan Diterapkan bagi Pendaki Gunung Rinjani

Selain menjaga kunjungan, pemerintah ingin aktivitas wisata tetap memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat setempat.

Kondisi Sebelum dan Sesudah Kebakaran Bisa Jadi Wisata Edukasi

Aulia mengatakan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal memberikan arahan untuk mengembangkan sisi edukasi dari proses pemulihan Sade.

Salah satu gagasannya memperlihatkan kondisi kawasan sebelum dan setelah kebakaran kepada wisatawan.

“Pak Gubernur tadi mungkin semacam museum before-after daripada Sade,” ujarnya.

Konsep itu memungkinkan wisatawan tidak hanya melihat rumah adat dan kehidupan masyarakat Sasak.

Wisatawan juga dapat mengetahui perjalanan Sade menghadapi kebakaran hingga proses pemulihannya.

Namun, pemerintah masih perlu membahas bentuk penyajian yang tepat bersama berbagai pihak.

Selain aspek wisata, konsep akhir juga harus menjaga nilai budaya dan sejarah Desa Adat Sade.

Sade Tetap Jadi Bagian Paket Wisata MotoGP

Disparekraf NTB juga mempertimbangkan posisi Sade dalam rangkaian destinasi wisata saat MotoGP Mandalika berlangsung.

Baca Juga :  Mulud Adat Bayan Naik Panggung Nasional, Keaslian Tradisi Jangan Luntur

Selama ini, Sade masuk dalam paket destinasi yang dikunjungi saat penyelenggaraan MotoGP.

Karena itu, pemerintah melihat keberlanjutan aktivitas wisata Sade memiliki kaitan dengan kawasan Kuta Mandalika.

Disparekraf juga mempertimbangkan kemungkinan menghubungkan pengalaman wisata antara Sade dan Kuta.

“Kalau misalnya suasana dari Sade dibawa ke Kuta atau sebaliknya, itu juga perlu komunikasi,” ucap Aulia.

Karena itu, pemerintah membutuhkan koordinasi dengan berbagai pihak sebelum menentukan konsep akhirnya.

Pemulihan Sade Juga Menyangkut Penghasilan Warga

Bagi Pemprov NTB, pemulihan Sade tidak hanya menyangkut kawasan wisata.

Pemerintah juga harus memperhitungkan masyarakat yang memperoleh penghasilan dari kunjungan wisatawan.

Karena itu, Disparekraf ingin menjaga keseimbangan antara pemulihan kawasan, pelestarian budaya, dan keberlanjutan ekonomi warga.

Pemerintah selanjutnya akan membahas konsep wisata pascakebakaran bersama para pemangku kepentingan.

Melalui konsep itu, Pemprov berharap Sade tetap menarik bagi wisatawan sekaligus memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat selama proses pemulihan.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Sangiang Api Bidik KEN 2027, Sampan Layar Jadi Andalan
Mulud Adat Bayan Naik Panggung Nasional, Keaslian Tradisi Jangan Luntur
Festival Sangiang Api 2026 Angkat Jejak Maritim dan Warisan Pulau Sangiang
Apa Itu Sembeq Buraq? Ritual Adat yang Akan Diterapkan bagi Pendaki Gunung Rinjani
Pendaki Bukit Pergasingan Wajib Bawa Turun Sampah atau Deposit Hangus
Investor Kereta Gantung Rinjani Tak Lagi Berkomunikasi dengan Pemprov NTB
Legenda Putri Mandalika Pukau Ribuan Penonton Jember Fashion Carnaval 2026
BPPD NTB Bidik Wisatawan Yogyakarta untuk Berlibur ke Lombok-Sumbawa

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:26 WITA

Festival Sangiang Api Bidik KEN 2027, Sampan Layar Jadi Andalan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:56 WITA

Pemprov NTB Rancang Wisata Edukasi Sade untuk Jaga Ekonomi Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:22 WITA

Mulud Adat Bayan Naik Panggung Nasional, Keaslian Tradisi Jangan Luntur

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Festival Sangiang Api 2026 Angkat Jejak Maritim dan Warisan Pulau Sangiang

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:14 WITA

Apa Itu Sembeq Buraq? Ritual Adat yang Akan Diterapkan bagi Pendaki Gunung Rinjani

Berita Terbaru

Festival Sangiang Api 2026.

Pariwisata

Festival Sangiang Api Bidik KEN 2027, Sampan Layar Jadi Andalan

Minggu, 30 Agu 2026 - 12:26 WITA

Pariwisata

Pemprov NTB Rancang Wisata Edukasi Sade untuk Jaga Ekonomi Warga

Sabtu, 29 Agu 2026 - 16:56 WITA