BRIDA NTB Dorong Kampus Hasilkan Riset untuk Atasi Masalah Daerah

Avatar photo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, ntbkita.com-Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi NTB I Gede Putu Aryadi mendorong perguruan tinggi menghasilkan riset dan inovasi yang menjawab permasalahan daerah. Hasilnya juga harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Aryadi menyampaikan dorongan itu dalam Semiloka Berdampak Link and Match antara perguruan tinggi di lingkungan LLDIKTI Wilayah VIII dan mitra Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA) se-NTB. Universitas Al-Azhar, Mataram, menjadi lokasi kegiatan pada Jumat (24/7/2026).

Perwakilan perguruan tinggi swasta, LLDIKTI Wilayah VIII, pemerintah daerah, dan mitra DUDIKA mengikuti kegiatan itu. Mereka membahas kolaborasi untuk meningkatkan mutu pendidikan, riset, inovasi, serta pengembangan potensi unggulan daerah.

Baca Juga :  BRIDA NTB Buka Sayembara Riset untuk Peneliti Muda

Riset Harus Berlanjut Menjadi Inovasi

Aryadi membawakan materi bertema “Sinergi Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi, dan Dunia Usaha untuk Penguatan Potensi Unggulan Daerah”.

Ia menegaskan riset tidak boleh berhenti pada laporan atau publikasi. Perguruan tinggi perlu mengembangkan hasil riset menjadi inovasi yang dapat diterapkan.

“Riset harus dimulai dari identifikasi masalah, dilanjutkan dengan penelitian, inkubasi, pengujian, implementasi, hingga tahap pengembangan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Aryadi menilai sebagian besar inovasi masih berada pada tahap dasar. Belum banyak inovasi yang mencapai tahap pengembangan.

Karena itu, pemerintah, perguruan tinggi, lembaga penelitian, dunia usaha, masyarakat, dan media perlu membangun kolaborasi melalui pendekatan pentahelix.

Baca Juga :  Belum Masuk Dapodik, 26 Kepsek NTB Tak Bisa Kelola BOS

BRIDA Siapkan Sayembara Riset

BRIDA NTB merencanakan Sayembara Riset dan Inovasi Daerah pada 2026. Program itu akan menjaring hasil riset dan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.

BRIDA NTB juga mendorong perguruan tinggi mendukung tiga prioritas pembangunan NTB. Prioritas itu mencakup pengentasan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan, dan pengembangan pariwisata berkelas dunia.

Semiloka itu mendorong kerja sama penelitian, hilirisasi inovasi, dan pengembangan teknologi.

Kolaborasi juga mencakup program magang, peningkatan kompetensi mahasiswa, serta penguatan hubungan antara perguruan tinggi dan dunia kerja.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Revitalisasi Tahap II Sasar 19 TK dan PAUD di Lombok Timur
Belum Masuk Dapodik, 26 Kepsek NTB Tak Bisa Kelola BOS
Tak Ada Jalur Titipan, Sekolah Rakyat Lotim Hanya Terima Anak Keluarga Miskin
Gubernur Iqbal Pastikan 41 Jabatan Kepala Sekolah Terisi Juli
Gubernur Iqbal Luncurkan Lima Program Reformasi Pendidikan NTB
Gubernur Iqbal Dorong Gerakan Tanam Cabai di Sekolah
Raperda Sumbangan Dana Pendidikan, Ombudsman NTB: Bisa Berupa Uang, Barang, dan Jasa
HMTA UMMAT Juara 1 Studi Lapangan Pertambangan NTB

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:25 WITA

BRIDA NTB Dorong Kampus Hasilkan Riset untuk Atasi Masalah Daerah

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:09 WITA

Revitalisasi Tahap II Sasar 19 TK dan PAUD di Lombok Timur

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:48 WITA

Belum Masuk Dapodik, 26 Kepsek NTB Tak Bisa Kelola BOS

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:19 WITA

Tak Ada Jalur Titipan, Sekolah Rakyat Lotim Hanya Terima Anak Keluarga Miskin

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:51 WITA

Gubernur Iqbal Pastikan 41 Jabatan Kepala Sekolah Terisi Juli

Berita Terbaru

Pendidikan

BRIDA NTB Dorong Kampus Hasilkan Riset untuk Atasi Masalah Daerah

Sabtu, 25 Jul 2026 - 07:25 WITA