KRYD Polsek Gunungsari, Warga Diajak Waspada terhadap Aksi 3C

Avatar photo

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LombokFokus|Lombok Barat – Jajaran Polsek Gunungsari, Sabtu (16/5/2026) malam, menggelar patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di seputaran Desa Ranjok, Kecamatan Gunungsari. Patroli itu difokuskan untuk mencegah aksi 3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor pasca libur bersama.

“Patroli malam kami intensifkan untuk memberi rasa aman, sekaligus mengingatkan warga agar tetap waspada,” ujar Kapolsek Gunungsari Iptu Ida Bagus Adnyana Putra yang memimpin KRYD.

Baca Juga :  Sekda NTB: Teknologi Tak Bisa Gantikan Sentuhan Manusia dalam Pelayanan Publik

Kegiatan dimulai sekitar pukul 21.00 Wita. Tim patroli terdiri dari Aiptu I Dewa Wirasmara, Aipda Jupan, Aipda Andika, dan Brigadir Arfan Lestyono. Kapolsek Gunungsari turut hadir bersama Kanit Samapta selaku perwira pengawas, Kanit Propam, dan Kepala Desa Ranjok.

“Selain patroli, anggota juga menyerap informasi dari masyarakat terkait situasi keamanan di lingkungan masing-masing,” kata Iptu Adnyana Putra.

Baca Juga :  Tempah Dedoro Mataram Tembus 1.249 Unit dan Kurangi Sampah ke TPA

Dalam patroli tersebut, petugas menyambangi warga dan menyampaikan imbauan kamtibmas. Masyarakat diajak meningkatkan kewaspadaan, mengamankan kendaraan, serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.

“Kami mengajak masyarakat terus menjaga lingkungan secara bersama-sama, agar situasi tetap kondusif,” ucapnya.

Kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan aman. Kehadiran polisi di tengah masyarakat, diharapkan mampu menekan potensi gangguan kamtibmas di wilayah Gunungsari.(djr)

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KUA-PPAS 2027 Disepakati, Pendapatan NTB Ditargetkan Rp 6,22 Triliun
Pemprov NTB Minta Polemik Warga Lombok di Bali Tak Jadi Sentimen Antardaerah
Karhutla NTB Capai 8.895 Hektare, Pemprov NTB Perkuat Kesiapsiagaan
Titik Panas NTB Melonjak Jadi 139, BMKG Ingatkan Risiko Kebakaran
BRIN dan BRIDA NTB Jajaki SWRO untuk Atasi Krisis Air di Pesisir Sekotong
NTB Kirim 465 Anggota Pramuka ke Jamnas XII 2026
Gubernur Iqbal Minta Manajemen Risiko Jadi Dasar Keputusan Pemprov NTB
Tumpukan Sampah TPS Sandubaya Menyusut Jadi 2.000–3.000 Ton

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:56 WITA

KUA-PPAS 2027 Disepakati, Pendapatan NTB Ditargetkan Rp 6,22 Triliun

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:46 WITA

Pemprov NTB Minta Polemik Warga Lombok di Bali Tak Jadi Sentimen Antardaerah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:34 WITA

Titik Panas NTB Melonjak Jadi 139, BMKG Ingatkan Risiko Kebakaran

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:23 WITA

BRIN dan BRIDA NTB Jajaki SWRO untuk Atasi Krisis Air di Pesisir Sekotong

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:35 WITA

NTB Kirim 465 Anggota Pramuka ke Jamnas XII 2026

Berita Terbaru

Event Ekraf Mania

Ekonomi

Disparekraf NTB Siapkan Creative Hub dan Ekraf Satu Data

Jumat, 14 Agu 2026 - 17:50 WITA