LOMBOK BARAT, ntbkita.com-Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat Saeful Ahkam meminta pembinaan santri terus berjalan secara berkelanjutan setelah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-32 Tingkat Kecamatan Lembar berakhir. Pemkab juga meminta panitia meningkatkan akurasi data peserta untuk pelaksanaan MTQ berikutnya.
Saeful Ahkam menutup MTQ Kecamatan Lembar di Desa Lembar Selatan, Kamis (17/9/2026) malam. Ia hadir mewakili Wakil Bupati Lombok Barat.
Menurut Ahkam, pola pembinaan melalui utusan desa perlu terus diperkuat. Dengan pola itu, LPTQ dan pemerintah desa dapat membina generasi muda dan santri sepanjang tahun, bukan hanya menjelang perlombaan.
“Pembinaan harus dilakukan sejak dini dan secara berkelanjutan. LPTQ kami dorong untuk terus memasifkan pembinaan para santri di seluruh wilayah Lombok Barat, sehingga MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun generasi Qur’ani,” katanya.
Selain pembinaan, Ahkam memberi perhatian pada sistem pendaftaran peserta. Ia meminta panitia memastikan akurasi data kependudukan, termasuk Nomor Induk Kependudukan (NIK), agar sistem e-MTQ dapat mencatat peserta secara sah berdasarkan domisili Kabupaten Lombok Barat.
Pemkab Apresiasi Kolaborasi Pelaksanaan MTQ
Ahkam juga mengapresiasi Camat Lembar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), kepala desa, LPTQ, panitia, serta masyarakat yang mendukung pelaksanaan MTQ.
Menurut dia, kolaborasi dan komunikasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga ikut menopang pelaksanaan kegiatan selama tiga hari.
“Alhamdulillah, Bapak Camat menutup masa tugasnya di Kecamatan Lembar dengan menjadikan kegiatan ini sebagai sebuah kegiatan yang husnul khatimah. Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat,” ujar Ahkam.
Sementara itu, Camat Lembar Sapoan mengatakan MTQ ke-32 Tingkat Kecamatan Lembar berlangsung pada 15–17 September 2026.
Panitia mempertandingkan empat cabang dengan 10 mata lomba. Peserta berasal dari desa-desa di wilayah Kecamatan Lembar.
Pada penutupan itu, Sapoan juga berpamitan kepada masyarakat karena akan memasuki masa purna tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada akhir September 2026.
Ia mengatakan telah bertugas sebagai Camat Lembar selama satu tahun 22 hari. Selama masa itu, menurut Sapoan, komunikasi antarpihak membantu pemerintah kecamatan menjalankan berbagai program sekaligus menangani persoalan yang muncul.
“Selama bertugas satu tahun 22 hari di Lembar, penerimaan masyarakat sangat luar biasa. Berbagai program kerja maupun potensi permasalahan dapat diselesaikan berkat komunikasi dan sinergi yang solid bersama Forkopimcam, anggota DPRD, para kepala desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat,” ungkapnya.
Karena itu, Sapoan berharap pemerintah kecamatan dan masyarakat tetap menjaga hubungan serta pola kerja sama yang telah terbangun untuk mendukung pembangunan dan pelayanan di Kecamatan Lembar.
Pemenang MTQ Terima Piala
Anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat H. Beni Basuki, jajaran Forkopimcam Kecamatan Lembar, Sekretaris Dinas Kominfotik Lombok Barat H. Iswarta Mahmuluddin, serta para kepala desa se-Kecamatan Lembar turut menghadiri acara penutupan.
Dalam rangkaian acara, panitia menyerahkan cinderamata kepada Camat Lembar dan Kapolsek Lembar.
Selanjutnya, Ketua LPTQ Kecamatan Lembar membacakan Surat Keputusan penetapan juara. Panitia kemudian menyerahkan piala kepada para pemenang pada masing-masing cabang perlombaan.
Setelah MTQ Kecamatan Lembar berakhir, Pemkab Lombok Barat mendorong LPTQ dan pemerintah di tingkat kecamatan maupun desa untuk melanjutkan pembinaan. Pemerintah menempatkan kegiatan MTQ sebagai salah satu bagian dari pembinaan generasi muda dalam membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.










Komentar