Pemerintah Jamin Pasokan BBM Bersubsidi, Bahlil Minta Kelompok Mampu Beralih ke Nonsubsidi

Avatar photo

Jumat, 18 September 2026 - 10:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers kepada awak media di Istana Merdeka Jakarta, pada Kamis, 17 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers kepada awak media di Istana Merdeka Jakarta, pada Kamis, 17 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

JAKARTA, ntbkita.com-Pemerintah memastikan terus menyiapkan stok BBM bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Di sisi lain, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta kelompok masyarakat mampu menggunakan BBM nonsubsidi agar subsidi menjangkau warga yang berhak.

Bahlil menyampaikan hal itu seusai mengikuti Sidang Paripurna Dewan Energi Nasional (DEN) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

“Kami pemerintah akan menyiapkan stok kebutuhan masyarakat, khususnya terkait dengan BBM bersubsidi,” ujar Bahlil.

Selain menjaga pasokan, pemerintah memberi perhatian pada ketepatan sasaran subsidi. Bahlil menyoroti pergeseran konsumsi dari BBM nonsubsidi ke BBM bersubsidi.

Menurut dia, masyarakat dengan kemampuan ekonomi memadai seharusnya tetap menggunakan BBM nonsubsidi. Dengan demikian, pemerintah dapat menjaga alokasi subsidi bagi kelompok masyarakat yang memang membutuhkan.

Bahlil Soroti Pengguna Mobil Kelas Atas

Bahlil secara khusus menyinggung pemilik kendaraan kelas atas yang ikut menggunakan BBM bersubsidi.

Baca Juga :  Buka Akses Modal UMKM dan Petani, Pemkab Lombok Tengah Dorong Penguatan Inklusi Keuangan

“Persoalan shifting dari yang tadinya tidak memakai subsidi dan sekarang mereka memakai subsidi, saran saya sebagai warga negara Indonesia kepada saudara-saudara saya yang mampu, yang mohon maaf mobilnya pakai BMW, kemudian mobil-mobil yang kelas tinggi, ya mohonlah kita pakai hati juga. Janganlah kita pakai BBM subsidi,” ucapnya.

Menurut Bahlil, pemerintah menyediakan BBM bersubsidi bagi masyarakat yang memiliki hak atas manfaat tersebut. Karena itu, ia menempatkan ketepatan sasaran sebagai bagian penting dalam pengelolaan subsidi.

“Itu kan untuk saudara-saudara kita yang berhak menerima itu, dengan metode lain adalah subsidi harus tepat sasaran,” lanjutnya.

Pemerintah Pertimbangkan Penguatan Regulasi

Sementara itu, pemerintah masih mempertimbangkan kemungkinan memperkuat regulasi untuk mengatur penyaluran BBM bersubsidi.

Bahlil mengatakan perubahan aturan membutuhkan proses. Karena itu, ia memilih lebih dahulu menyampaikan imbauan kepada masyarakat mampu agar tidak menggunakan BBM bersubsidi.

Baca Juga :  Pemprov NTB dan Jawa Barat Perkuat Rantai Pasok Pangan serta Buka Peluang Investasi

“Saya akan mempertimbangkan, nanti kita lihat. Tapi kan saya harus ngomongin dulu, kalau regulasi itu butuh proses. Tapi imbauan ini penting,” ujarnya.

Selanjutnya, Bahlil kembali meminta masyarakat dengan kemampuan ekonomi lebih baik memberi ruang kepada kelompok yang benar-benar membutuhkan subsidi.

“Kalau yang punya gaji cukup, rumah bagus, pakai hatilah. Ya memang saya harus ngomong begini karena saya ini kan menteri yang pernah makan beras subsidi. Jadi berikanlah hak rakyat yang punya hak itu punya mereka. Jangan yang mampu yang mengambilnya,” tegasnya.

Pemerintah selanjutnya akan menjaga pasokan BBM sekaligus membenahi penyaluran subsidi. Langkah itu diarahkan agar BBM bersubsidi tersedia bagi masyarakat sekaligus menjangkau kelompok yang berhak menerima manfaatnya.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Lombok Barat Latih UMKM Kelola Keuangan dan Pasarkan Produk dengan AI
Pemprov NTB Minta Tata Niaga Tembakau Dibenahi, Petani Butuh Kepastian Harga
214 Gerai Koperasi Merah Putih di NTB Rampung, 119 Unit Mulai Beroperasi
Gubernur NTB Lalu Iqbal Dorong Ekonomi Kreatif Jadi Kunci Pemerataan Kesejahteraan
Dekranasda Sumbawa Gandeng BRIDA NTB Olah Limbah Jagung dan Pewarna Alam Tenun
Aktivitas Ekonomi Menggeliat, Penerimaan Pajak NTB Tembus Rp2,18 Triliun
Manjakan Investor, Pemkab Lombok Tengah Siapkan 4 Poin Kemudahan Ini
Buka Akses Modal UMKM dan Petani, Pemkab Lombok Tengah Dorong Penguatan Inklusi Keuangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 15:45 WITA

Pemkab Lombok Barat Latih UMKM Kelola Keuangan dan Pasarkan Produk dengan AI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:33 WITA

Pemprov NTB Minta Tata Niaga Tembakau Dibenahi, Petani Butuh Kepastian Harga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:07 WITA

214 Gerai Koperasi Merah Putih di NTB Rampung, 119 Unit Mulai Beroperasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:50 WITA

Gubernur NTB Lalu Iqbal Dorong Ekonomi Kreatif Jadi Kunci Pemerataan Kesejahteraan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:54 WITA

Dekranasda Sumbawa Gandeng BRIDA NTB Olah Limbah Jagung dan Pewarna Alam Tenun

Berita Terbaru