Pemkot Bima Salurkan 500 Bantuan Rumah Layak Huni Sepanjang 2026

Avatar photo

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BIMA, ntbkita.com-Pemerintah Kota Bima menyalurkan sekitar 500 unit bantuan rumah layak huni kepada masyarakat sepanjang 2026. Pemkot berencana melanjutkan program itu pada 2027 dan 2028 agar semakin banyak warga memperoleh hunian aman dan layak.

Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin menyampaikan capaian itu saat menyerahkan bantuan Rumah Layak Huni Desa Berdaya kepada Sofiya, warga RT 03 RW 01 Kelurahan Ntobo, Selasa (21/7).

Rahman mengatakan program rumah layak huni menunjukkan kehadiran pemerintah sekaligus kepedulian para muzaki melalui pengelolaan zakat oleh Baznas.

Ntobo Dapat 38 Bantuan BSPS

Rahman menyebut 38 rumah di Kelurahan Ntobo memperoleh bantuan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Baca Juga :  Ekonomi NTB Tumbuh 10,42 Persen, Ekonom Unram Ingatkan Manfaatnya Harus Sampai ke Warga

“Di Kelurahan Ntobo ada 38 rumah yang menerima bantuan BSPS. Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dan Baznas. Namun karena keterbatasan anggaran, belum semua warga yang membutuhkan bisa menerima bantuan pada saat yang sama,” ujarnya.

Pemkot Bima akan terus memperluas program bantuan rumah sesuai kemampuan keuangan daerah. Rahman berharap program itu tetap berjalan hingga 2028.

Ia juga meminta masyarakat yang belum memperoleh bantuan tetap bersabar. Pemerintah akan mencari dukungan melalui berbagai program perumahan.

Pendataan Harus Objektif

Rahman meminta lurah, ketua RT, dan ketua RW mendata calon penerima secara objektif. Mereka harus mengutamakan warga yang benar-benar menempati rumah tidak layak huni.

Baca Juga :  Putri Mahkota Swedia Dengarkan Kisah Petani Sajang, Irigasi 450 Meter Perpanjang Masa Tanam

“Dahulukan rumah yang memang sudah tidak layak huni dan pastikan pendataan dilakukan secara objektif agar bantuan tepat sasaran,” tegasnya.

Pemkot juga meminta pemerintah kelurahan aktif mengusulkan calon penerima melalui berbagai program perumahan, termasuk BSPS dari pemerintah pusat.

Penerima Dapat Rp 25 Juta

Setiap penerima bantuan Rumah Layak Huni Desa Berdaya memperoleh Rp 25 juta. Para penerima dapat memakai bantuan itu untuk membangun atau memperbaiki rumah.

Program juga dapat mendukung peningkatan ekonomi keluarga melalui penyediaan rombong usaha maupun kios.

Rahman meminta penerima memanfaatkan bantuan secara optimal. Ia berharap bantuan itu mampu meningkatkan kualitas hunian sekaligus kesejahteraan keluarga.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SIHT Barabali Mulai Beroperasi, Produk Perdana Dikirim ke Pulau Jawa
Pemerintah Jamin Pasokan BBM Bersubsidi, Bahlil Minta Kelompok Mampu Beralih ke Nonsubsidi
Presiden Prabowo Instruksikan Persiapan E50, Pemerintah Perkuat Kemandirian Energi
Pemprov NTB Gelar Enam Program Vokasi, Sekda Minta Pelatihan Ikuti Kebutuhan Pasar
Putri Mahkota Swedia Dengarkan Kisah Petani Sajang, Irigasi 450 Meter Perpanjang Masa Tanam
Komisi IV DPR RI Dorong Budidaya Lobster Lombok Timur Naik Kelas
Inflasi NTB Capai 4,03 Persen, NTP Menguat dan Wisnus Tembus 1,41 Juta
Dukung Ketahanan Pangan, Polres Lombok Timur Serahkan Alsintan kepada Petani

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 11:11 WITA

SIHT Barabali Mulai Beroperasi, Produk Perdana Dikirim ke Pulau Jawa

Jumat, 18 September 2026 - 10:09 WITA

Pemerintah Jamin Pasokan BBM Bersubsidi, Bahlil Minta Kelompok Mampu Beralih ke Nonsubsidi

Jumat, 18 September 2026 - 06:30 WITA

Presiden Prabowo Instruksikan Persiapan E50, Pemerintah Perkuat Kemandirian Energi

Kamis, 10 September 2026 - 20:30 WITA

Pemprov NTB Gelar Enam Program Vokasi, Sekda Minta Pelatihan Ikuti Kebutuhan Pasar

Minggu, 6 September 2026 - 07:54 WITA

Putri Mahkota Swedia Dengarkan Kisah Petani Sajang, Irigasi 450 Meter Perpanjang Masa Tanam

Berita Terbaru

Kerja sama peningkatan pelayanan penyakit jantung di RSUD Tripat.

Kesehatan

RSUD Tripat Tingkatkan Layanan Jantung dan Cerebrovascular

Sabtu, 19 Sep 2026 - 12:11 WITA