KOTA BIMA, ntbkita.com-Pemerintah Kota Bima menyalurkan sekitar 500 unit bantuan rumah layak huni kepada masyarakat sepanjang 2026. Pemkot berencana melanjutkan program itu pada 2027 dan 2028 agar semakin banyak warga memperoleh hunian aman dan layak.
Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin menyampaikan capaian itu saat menyerahkan bantuan Rumah Layak Huni Desa Berdaya kepada Sofiya, warga RT 03 RW 01 Kelurahan Ntobo, Selasa (21/7).
Rahman mengatakan program rumah layak huni menunjukkan kehadiran pemerintah sekaligus kepedulian para muzaki melalui pengelolaan zakat oleh Baznas.
Ntobo Dapat 38 Bantuan BSPS
Rahman menyebut 38 rumah di Kelurahan Ntobo memperoleh bantuan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
“Di Kelurahan Ntobo ada 38 rumah yang menerima bantuan BSPS. Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dan Baznas. Namun karena keterbatasan anggaran, belum semua warga yang membutuhkan bisa menerima bantuan pada saat yang sama,” ujarnya.
Pemkot Bima akan terus memperluas program bantuan rumah sesuai kemampuan keuangan daerah. Rahman berharap program itu tetap berjalan hingga 2028.
Ia juga meminta masyarakat yang belum memperoleh bantuan tetap bersabar. Pemerintah akan mencari dukungan melalui berbagai program perumahan.
Pendataan Harus Objektif
Rahman meminta lurah, ketua RT, dan ketua RW mendata calon penerima secara objektif. Mereka harus mengutamakan warga yang benar-benar menempati rumah tidak layak huni.
“Dahulukan rumah yang memang sudah tidak layak huni dan pastikan pendataan dilakukan secara objektif agar bantuan tepat sasaran,” tegasnya.
Pemkot juga meminta pemerintah kelurahan aktif mengusulkan calon penerima melalui berbagai program perumahan, termasuk BSPS dari pemerintah pusat.
Penerima Dapat Rp 25 Juta
Setiap penerima bantuan Rumah Layak Huni Desa Berdaya memperoleh Rp 25 juta. Para penerima dapat memakai bantuan itu untuk membangun atau memperbaiki rumah.
Program juga dapat mendukung peningkatan ekonomi keluarga melalui penyediaan rombong usaha maupun kios.
Rahman meminta penerima memanfaatkan bantuan secara optimal. Ia berharap bantuan itu mampu meningkatkan kualitas hunian sekaligus kesejahteraan keluarga.









Komentar