‎Seorang Pendaki Asal Sukabumi Meninggal Saat Hendak Mendaki Gunung Rinjani

Avatar photo

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

‎‎Lombok Timur ntbkita.com/ – Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), kembali menelan korban, dimana seorang pendaki asal Sukabumi, Jawa Barat, dinyatakan meninggal dunia setelah tim penyelamat mengevaluasi korban ke Puskesmas Sembalun.

‎‎Adapun korban yang meninggal dunia tersebut bernama Endang Subarna (48), warga Kampung Hegar Alam, Cibadak, Sukabumi.

‎‎Dimana diketahui korban bersama rombongan berjumlah 29 orang memulai pendakian melalui pintu Kandang Sapi sembalun pada Kamis, 14 Mei 2026.

Baca Juga :  Pemkab Lombok Barat Bangun Big Data, Citra Satelit BRIN hingga AI Jadi Basis Kebijakan

‎‎Kepala Balai TNGR, Budhi Kurniawan menjelaskan bahwa upaya penyelamatan sempat dilakukan selama 30 menit namun tidak membuahkan hasil.

‎‎"Saat mengetahui ada pendaki pingsan, tim kami langsung ke lokasi untuk memberikan penanganan, namun tidak membuahkan hasil," ujar Budhi melalui saluran telpon pada Jumat, 15 Mei 2026.

Baca Juga :  Putri Mahkota Swedia Lihat Pemulihan Gempa hingga Konservasi Laut dalam Kunjungan Dua Hari di NTB

‎‎"Tim penyelamat kami menduga korban mungkin kelelahan atau ada riwayat sesak napas," lanjut Budhi.

‎‎"Setelah di evakuasi, korban sempat di periksa oleh dokter di puskesmas Sembalun dan dinyatakan meninggal dunia dan korban dibawa ke RSUD Selong," tutupnya.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Lobar Kerucutkan Sasaran Kemiskinan Ekstrem Jadi 4.274 Jiwa lewat Data Digital
Pemprov NTB Perkuat Kepastian Hukum untuk Bangun Kepercayaan Investor
DPRD NTB Setujui Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Rp6,053 Triliun
Lombok Timur Juara III Pemda Berprestasi, Kemendagri Beri Insentif Rp1 Miliar
MTQ Kecamatan Lembar Ditutup, Pemkab Lombok Barat Minta Pembinaan Santri Diperkuat
Jelang MotoGP Mandalika 2026, Maskapai Ajukan 47 Penerbangan Tambahan
Lombok Tengah Uji Program Pencegahan Perundungan di 12 Sekolah
Penanganan Jalan Provinsi Tak Perlu Tunggu Perda, DPRD NTB Usulkan Kesepakatan dengan Gubernur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:30 WITA

Pemprov NTB Perkuat Kepastian Hukum untuk Bangun Kepercayaan Investor

Sabtu, 19 September 2026 - 08:59 WITA

DPRD NTB Setujui Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Rp6,053 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 - 05:24 WITA

Lombok Timur Juara III Pemda Berprestasi, Kemendagri Beri Insentif Rp1 Miliar

Jumat, 18 September 2026 - 16:58 WITA

MTQ Kecamatan Lembar Ditutup, Pemkab Lombok Barat Minta Pembinaan Santri Diperkuat

Jumat, 18 September 2026 - 08:08 WITA

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Maskapai Ajukan 47 Penerbangan Tambahan

Berita Terbaru

Kerja sama peningkatan pelayanan penyakit jantung di RSUD Tripat.

Kesehatan

RSUD Tripat Tingkatkan Layanan Jantung dan Cerebrovascular

Sabtu, 19 Sep 2026 - 12:11 WITA