‎BAZNAS Lombok Timur dan BPJS Ketenagakerjaan Bersinergi, Pastikan Perlindungan Jaminan Sosial Guru Swasta

Avatar photo

Kamis, 9 April 2026 - 07:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

‎‎Lombok Timur Lombokgokus.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus memperkuat komitmennya dalam memperhatikan nasib para pejuang pendidikan di lini swasta. Pada hari Selasa, 07 April 2026.

‎‎Sebuah langkah administratif yang krusial dilaksanakan dengan menyerahkan data guru swasta kepada BPJS Ketenagakerjaan.

‎‎Agenda ini menjadi titik awal bagi ribuan guru honorer untuk mendapatkan akses perlindungan jaminan sosial yang lebih layak dan terjamin oleh negara.

‎‎Prosesi penyampaian data tersebut berlangsung khidmat di Ruang Rapat Utama Kantor BAZNAS Kabupaten Lombok Timur. Ruangan yang menjadi saksi bisu koordinasi strategi ini dipenuhi oleh jajaran pimpinan BAZNAS dan perwakilan manajemen BPJS Ketenagakerjaan yang sepakat untuk mempercepat proses validasi.

‎‎Kehadiran kedua belah pihak menegaskan bahwa perlindungan bagi tenaga kerja di sektor pendidikan non-ASN merupakan prioritas yang tidak dapat ditunda lagi.

‎‎Data yang diserahkan merupakan hasil kurasi dan verifikasi faktual yang dilakukan oleh tim BAZNAS untuk memastikan bahwa bantuan premi atau kepesertaan tepat sasaran.

Baca Juga :  Kemiskinan Lombok Utara Turun Menjadi 20,23 Persen

‎‎Fokus utama dari kerja sama ini adalah memberikan payung hukum dan perlindungan finansial bagi para guru yang selama ini memiliki batasan akses terhadap jaminan sosial mandiri. Dengan penyerahan data ini, usulan calon penerima manfaat kini memasuki tahapan sistem integrasi yang lebih formal.

‎‎Langkah ini juga menjadi bentuk nyata pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS untuk sektor produktif dan protektif. Alih-alih hanya memberikan bantuan konsumtif sekali bayar, BAZNAS memilih untuk berinvestasi pada ketenangan jiwa para guru melalui iuran jaminan sosial.

‎‎Hal ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi kerja para pendidik karena mereka kini terlindungi dari berbagai risiko yang mungkin terjadi saat menjalankan tugas profesinya.

‎‎Pihak BPJS Ketenagakerjaan menyambut baik inisiatif proaktif dari BAZNAS Lombok Timur dalam menyodorkan data yang akurat dan terstruktur. Sinergi ini dianggap sebagai model kolaborasi ideal antara lembaga pengelola zakat dan badan penyelenggara jaminan sosial dalam menekan angka kemiskinan baru akibat risiko kecelakaan kerja atau kematian.

Baca Juga :  Wabup Sumbawa Ingatkan Pejabat Jauhi Korupsi, Anggaran Harus Transparan

‎‎Setelah data diterima, pihak BPJS akan segera melakukan tindak teknis lebih lanjut agar kartu kepesertaan dapat segera diterbitkan dan didistribusikan.

‎‎Sebagai penutup, kegiatan yang berlangsung pada pekan pertama April ini diharapkan menjadi pemantik bagi lembaga lain untuk turut memikirkan kesejahteraan tenaga pendidik di pelosok daerah.

‎‎BAZNAS Lombok Timur berkomitmen untuk terus mengawal proses ini hingga seluruh guru yang terdaftar benar-benar merasakan manfaat nyata dari program tersebut. Inisiatif ini bukan sekedar penyerahan dokumen di atas meja, melainkan simbol hadirnya kepedulian bagi mereka yang telah mengabdi demi masa depan bangsa.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KUA-PPAS 2027 Disepakati, Pendapatan NTB Ditargetkan Rp 6,22 Triliun
Pemprov NTB Minta Polemik Warga Lombok di Bali Tak Jadi Sentimen Antardaerah
Karhutla NTB Capai 8.895 Hektare, Pemprov NTB Perkuat Kesiapsiagaan
Titik Panas NTB Melonjak Jadi 139, BMKG Ingatkan Risiko Kebakaran
BRIN dan BRIDA NTB Jajaki SWRO untuk Atasi Krisis Air di Pesisir Sekotong
NTB Kirim 465 Anggota Pramuka ke Jamnas XII 2026
Gubernur Iqbal Minta Manajemen Risiko Jadi Dasar Keputusan Pemprov NTB
Tumpukan Sampah TPS Sandubaya Menyusut Jadi 2.000–3.000 Ton

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:56 WITA

KUA-PPAS 2027 Disepakati, Pendapatan NTB Ditargetkan Rp 6,22 Triliun

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:46 WITA

Pemprov NTB Minta Polemik Warga Lombok di Bali Tak Jadi Sentimen Antardaerah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:34 WITA

Titik Panas NTB Melonjak Jadi 139, BMKG Ingatkan Risiko Kebakaran

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:23 WITA

BRIN dan BRIDA NTB Jajaki SWRO untuk Atasi Krisis Air di Pesisir Sekotong

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:35 WITA

NTB Kirim 465 Anggota Pramuka ke Jamnas XII 2026

Berita Terbaru

Event Ekraf Mania

Ekonomi

Disparekraf NTB Siapkan Creative Hub dan Ekraf Satu Data

Jumat, 14 Agu 2026 - 17:50 WITA