Pemkab Lombok Barat Latih UMKM Kelola Keuangan dan Pasarkan Produk dengan AI

Avatar photo

Senin, 2 November 2026 - 15:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku UMKM Lombok Barat mengikuti pelatihan memanfaatkan AI.

Pelaku UMKM Lombok Barat mengikuti pelatihan memanfaatkan AI.

LOMBOK BARAT, ntbkita.com-Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar pelatihan manajemen usaha dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pelatihan ini membekali peserta dengan keterampilan pengelolaan keuangan serta penggunaan teknologi digital untuk memperluas promosi dan pemasaran produk.

Kegiatan berlangsung di Pusat Belajar Guru (PBG) Lombok Barat, Jalan Imam Bonjol, Gerung Utara, Senin (2/11/2026).

Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Tenaga Kerja Kabupaten Lombok Barat, Hj. Aisyah Desilina Darmawati, mengatakan pelaku UMKM perlu meningkatkan kemampuan manajemen usaha di tengah perkembangan teknologi dan persaingan pasar.

Menurutnya, pelaku usaha tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan menghasilkan produk. Mereka juga perlu memahami pengelolaan usaha dan memanfaatkan teknologi untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.

“Pelaku UMKM tidak hanya harus fokus pada produksi, tetapi juga bagaimana mengembangkan pengelolaan usahanya. Terlebih saat ini kita sudah berada di era digitalisasi yang membawa banyak perubahan dalam dunia usaha,” ujarnya.

Aisyah menilai UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Lombok Barat. Selain menjadi sumber pendapatan masyarakat, sektor ini juga membuka lapangan kerja dan memperkuat ekonomi keluarga.

Karena itu, pemerintah daerah berupaya meningkatkan kemampuan pelaku usaha agar mampu mengembangkan bisnis sekaligus mendukung pengurangan kemiskinan.

Pelaku UMKM Perlu Pisahkan Keuangan Usaha dan Pribadi

Aisyah menjelaskan, pengelolaan keuangan menjadi salah satu materi penting dalam pelatihan. Ia meminta pelaku UMKM memisahkan keuangan usaha dari kebutuhan pribadi.

Baca Juga :  Pemkab Lombok Barat Jadwalkan Pelantikan Sekda pada 4 November, Nama Terpilih Masih Dirahasiakan

Pemisahan ini membantu pelaku usaha mengetahui jumlah modal, biaya operasional, keuntungan, serta kebutuhan pengembangan bisnis secara lebih jelas.

Selain memperbaiki manajemen keuangan, pelaku UMKM perlu menyesuaikan strategi pemasaran dengan perkembangan teknologi.

Menurut Aisyah, pemanfaatan AI dan berbagai platform digital dapat membantu pelaku usaha memperkenalkan produk kepada konsumen di luar lingkungan tempat tinggal mereka.

Ia berharap produk UMKM Lombok Barat mampu menjangkau pasar antarkabupaten, antarprovinsi, hingga wilayah lain yang lebih luas.

“Kami berharap produk-produk UMKM Lombok Barat tidak hanya dikenal di lingkungan sekitar tempat usaha, tetapi bisa berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan untuk mengembangkan usahanya,” ungkapnya.

Aisyah juga mengaitkan peningkatan kapasitas pelaku usaha dengan perhatian Wakil Bupati Lombok Barat terhadap pengembangan UMKM agar mampu meningkatkan skala bisnis.

Pelatihan AI Fokus pada Promosi dan Perluasan Pasar

Sementara itu, Kepala Bidang Perindustrian, Perdagangan, dan UKM Lombok Barat Baiq Helmi Fitriana menjelaskan, pelatihan memadukan materi manajemen usaha, pengelolaan keuangan, dan pemanfaatan AI untuk pemasaran.

Menurutnya, sebagian pelaku UMKM masih mengandalkan cara pemasaran konvensional. Mereka menjual produk kepada tetangga, masyarakat sekitar, atau pelanggan yang langsung mendatangi tempat usaha.

Baca Juga :  Dongkrak Nilai Jagung Lokal, Pemkab Sumbawa Matangkan Rencana Industri Ayam Terintegrasi

Melalui pelatihan ini, pemerintah daerah ingin memperkenalkan cara pemasaran yang memanfaatkan media sosial dan platform digital lainnya.

Dengan begitu, peserta dapat mempelajari penggunaan teknologi untuk mendukung promosi sekaligus memperluas jangkauan konsumen.

“Kami ingin meningkatkan kapasitas dan pemahaman pelaku UMKM agar bisa naik kelas. Terutama dalam manajemen usaha, pengelolaan keuangan, serta pemanfaatan AI untuk meningkatkan promosi dan pemasaran sehingga jangkauan pasarnya semakin luas,” jelasnya.

Helmi berharap para peserta mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan dari pelatihan dalam kegiatan usaha masing-masing.

Menurutnya, kemampuan mengelola bisnis dan memperluas pemasaran berpeluang membantu pelaku UMKM meningkatkan omzet serta memperbaiki kesejahteraan keluarga.

Pemerintah daerah juga mengharapkan peningkatan daya saing UMKM dapat mendukung target pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lombok Barat, termasuk pengentasan kemiskinan.

Selain Aisyah dan Helmi, kegiatan ini turut menghadirkan perwakilan Bapperida Lombok Barat, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfotik Lombok Barat Lalu Adiwijaya, serta para pelaku UMKM.

Pemkab Lombok Barat berharap peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini untuk memperbaiki pengelolaan usaha, mengembangkan pemasaran digital, dan meningkatkan kemampuan bersaing produk lokal.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov NTB Minta Tata Niaga Tembakau Dibenahi, Petani Butuh Kepastian Harga
214 Gerai Koperasi Merah Putih di NTB Rampung, 119 Unit Mulai Beroperasi
Gubernur NTB Lalu Iqbal Dorong Ekonomi Kreatif Jadi Kunci Pemerataan Kesejahteraan
Dekranasda Sumbawa Gandeng BRIDA NTB Olah Limbah Jagung dan Pewarna Alam Tenun
Aktivitas Ekonomi Menggeliat, Penerimaan Pajak NTB Tembus Rp2,18 Triliun
Manjakan Investor, Pemkab Lombok Tengah Siapkan 4 Poin Kemudahan Ini
Buka Akses Modal UMKM dan Petani, Pemkab Lombok Tengah Dorong Penguatan Inklusi Keuangan
Pemprov NTB Kebut Regulasi Retribusi Demi Buka Operasional Tiga Tambang Rakyat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 15:45 WITA

Pemkab Lombok Barat Latih UMKM Kelola Keuangan dan Pasarkan Produk dengan AI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:33 WITA

Pemprov NTB Minta Tata Niaga Tembakau Dibenahi, Petani Butuh Kepastian Harga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:07 WITA

214 Gerai Koperasi Merah Putih di NTB Rampung, 119 Unit Mulai Beroperasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:50 WITA

Gubernur NTB Lalu Iqbal Dorong Ekonomi Kreatif Jadi Kunci Pemerataan Kesejahteraan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:54 WITA

Dekranasda Sumbawa Gandeng BRIDA NTB Olah Limbah Jagung dan Pewarna Alam Tenun

Berita Terbaru