MATARAM, ntbkita.com-Bilal Hasan langsung mencuri perhatian pada penampilan pertamanya di UFC. Petarung berjuluk The IndoNinja itu menutup debut dengan kemenangan KO sekaligus membawa pulang bonus Performance of the Night.
Bilal mengalahkan Nilson Rojas pada UFC Shanghai di Shanghai Oriental Sports Center, China, Sabtu (29/8/2026). Pukulan kanan petarung kelas terbang itu menghentikan Rojas pada menit 2:28 ronde kedua.
Kemenangan itu terasa semakin istimewa karena Bilal baru mengamankan kontrak UFC pada 11 Agustus 2026. Artinya, hanya 18 hari setelah mendapat tempat di organisasi MMA terbesar itu, ia langsung masuk oktagon dan mencetak kemenangan KO.
Rojas Sempat Beri Perlawanan
Bilal membuka pertarungan dengan agresif.
Pada ronde pertama, ia menekan Rojas melalui serangan ke tubuh. Bilal kemudian membawa petarung Peru itu ke kanvas dan melanjutkan tekanan dari posisi bawah.
Rojas tidak menyerah begitu saja. Menjelang akhir ronde pertama, ia mulai menemukan ritme dan memberikan perlawanan.
Memasuki ronde kedua, Rojas bahkan sempat membuat Bilal jatuh melalui push kick.
Namun, momentum itu tidak bertahan lama.
Bilal kembali berdiri dan mencari celah. Tidak lama kemudian, pukulan kanan bersih mendarat tepat di dagu Rojas.
Serangan itu langsung mengakhiri pertandingan pada menit 2:28 ronde kedua. UFC mencatat kemenangan Bilal sebagai KO melalui pukulan kanan.
Langsung Raih Performance of the Night
Penampilan agresif Bilal tidak hanya menghasilkan kemenangan.
UFC juga memberikan penghargaan Performance of the Night kepada The IndoNinja. Bonus itu menjadi penanda kuat pada malam pertamanya sebagai petarung resmi UFC.
UFC menilai Bilal mampu mengatasi tekanan sebelum menemukan celah pada ronde kedua dan menutup pertarungan melalui pukulan kanan.
Selain Bilal, Song Yadong juga memperoleh Performance of the Night setelah mengalahkan Umar Nurmagomedov pada laga utama.
Bagi Bilal, penghargaan itu memperpanjang perjalanan cepat yang ia mulai hanya beberapa pekan sebelumnya.
Kontrak UFC Datang hanya dalam 45 Detik
Bilal merebut tiket menuju UFC melalui Dana White’s Contender Series Season 10 Week 1 di Meta APEX, Las Vegas, 11 Agustus 2026.
Saat itu, ia menghadapi petarung India Mridul Saikia dalam duel kelas terbang.
Bilal hanya membutuhkan 45 detik.
Ia menangkap momentum dari tendangan Saikia lalu melepaskan pukulan kanan keras yang menjatuhkan lawannya. Bilal kemudian menghujani Saikia dengan pukulan di kanvas hingga wasit Herb Dean menghentikan pertarungan.
Kemenangan TKO ronde pertama itu membuat Presiden UFC Dana White memberinya kontrak bersama tiga petarung lain pada malam yang sama.
Delapan belas hari kemudian, Bilal membuktikan dirinya mampu membawa performa itu ke panggung UFC.
The IndoNinja Bawa Identitas Indonesia
Julukan The IndoNinja bukan sekadar nama panggung.
UFC menjelaskan Bilal menggunakan julukan itu sebagai penghormatan kepada akar Indonesianya.
Orang tua Bilal bermigrasi dari Indonesia menuju Hawaii. Bilal lahir di Hawaii sebelum keluarganya kemudian pindah ke Washington, Amerika Serikat. Kini, petarung berusia 25 tahun itu berlatih di Charlie’s Combat Club.
Bilal juga secara terbuka membawa identitas Indonesia dalam perjalanan kariernya.
UFC menampilkan bendera Indonesia pada profil pertandingannya melawan Rojas. Organisasi itu juga menyebut Bilal sebagai petarung kedua dari Indonesia yang berhasil mengamankan kontrak UFC.
Sebelum menekuni MMA profesional, Bilal memiliki latar belakang taekwondo. Ia pernah berkompetisi bersama Tim Nasional Taekwondo Amerika Serikat pada level junior.
Selain itu, Bilal beberapa kali berlatih bersama mantan juara kelas terbang UFC sekaligus anggota UFC Hall of Fame Demetrious “Mighty Mouse” Johnson.
Rekor Tak Terkalahkan Berlanjut
Kemenangan atas Rojas membuat perjalanan profesional Bilal tetap tanpa kekalahan.
Sebelum debut UFC, ia sudah membangun reputasi melalui Cage Fury Fighting Championships dan Dana White’s Contender Series.
UFC mencatat Bilal pernah memegang gelar kelas terbang Cage Fury FC dan mempertahankannya tiga kali. Ia juga dikenal memiliki kemampuan menyelesaikan pertarungan tanpa harus menunggu keputusan juri.
Kini, kemenangan atas Rojas menambah satu lagi penyelesaian dalam kariernya.
Lebih penting lagi, Bilal tidak membutuhkan masa adaptasi panjang setelah mendapatkan kontrak UFC.
Ia datang ke Shanghai sebagai pendatang baru. Dua ronde kemudian, The IndoNinja meninggalkan oktagon dengan kemenangan KO dan bonus penampilan terbaik.
Debut itu membuka perjalanan baru bagi Bilal Hasan sekaligus membawa nama Indonesia semakin terlihat di panggung UFC.










Komentar